Menghilang pada jeda setelah tanda titik

ku temukan kau pada sebuah sampul surat.
di sudutnya kau membeku dalam sebuah nama.

sedang aku menderu di bibir meja,
meragu pada rindu.

dalam remang lilin ku lihat kau berbicara lewat garis pena.

kata mu...
''di sini, musim terhenti pada puncak utara.
tepat di kota para pengembara''

''di sini, senja terikat di balik jendela,
dan malam hanya setinggi atap-atap rumah''

''di sini, cerita terhenti di pintu stasiun''

''jikalau kau datang ke tempat ini,
ku titipkan cerita pada pluit kereta''

sejarak Jogja pada Jakarta.
lalu kau terdiam dan menghilang pada jeda setelah tanda titik.

Read previous post:  
Read next post:  
Writer cat
cat at Menghilang pada jeda setelah tanda titik (10 years 25 weeks ago)
90

Aku baru baca puisi yang ini.

Aku suka penyusunan kata2nya.

Dan makna yang terkandung di dalamnya.

Kudoakan Jarak Jogja - Jakartanya bisa dilipat.

40

Saya seperti mengenal diksi yang dipakai di ending, semoga saya salah menebak.

ini sebenarnya bagus, tapi tidak terlalu bagus, untuk seorang penulis yang saya yakin bukan pemula. Anda terlalu ceroboh menggunakan tanda baca.

"menghilang jeda setelah tanda titik" ending yang ini?

betul, dan saya masih terus belajar tentang EYD dan tanda baca

terimakasih . .

100

kenapa jogja jakarta??

aku lho bandung jogja...:(
hihihih

sama-sama jauh...

masih bertahankan bandung-jogjanya
teruskan

trims dah mampir, maaf jamuannya ala kadar

ternyata tidak bertahan karena jarak yang cukup jauh sampai butuh 12 jam perjalanan,, * doh curhat dia, hihihih tidak apa jamuan ala kadarnya, tidak di usirpun sudah untung,,hihihih

hahahahaahhahahaah
tos
kita sama.. loh..

padahal hanya sejarak pagi pada senja

100

manis sekali, aku suka bagian ini : ''di sini, senja terikat di balik jendela, dan malam hanya setinggi atap-atap rumah''

Jogja - Jakarta, serupa kisahku :)

hehehe trimakasih.... (tuhkan masih latah pake tanda titik2)

jogja jakarta, tapi masih langgeng kan.
ta doakan.

ada bagian yang gk di suka gk?
kasih tau dung

Jogja - Jakarta. sayangnya aku tak seberuntung itu.. :)

10 point, tentu saja aku suka semuanya, yang kutandai tadi adalah bagian yang paling kusuka. :)

jogja - jakarta
ketidakberuntungan yang serupa :(

dan disetiap hujan selalu ada cerita tentang jogja - jakarta

100

hmm..aku suka pemilihan diksinya yang lembut. :)

meresapi angin yang melewati bumi~~
hilang~

terimakasih buat semua.. puisi cuil karena masih kecil..heheheheheh

80

lalu menghilang,takkan kembali?

100

merasuk dalam pikiranku...
salam...

70

puisi yg manis.
perpisahan yg miris?