AntiMonkey Series: Love X Monkey!

Love X Monkey! ~ AntiMonkey Series (Keichi's Love)

"Apa?! Momono si pink monkey itu?"
"Jangan bercanda Kei!"
"Ya ampun, Kei! Kau suka sama monyet itu? Otakmu rusak ya?"

ARRRRGGGHHH!

Kepalaku sakit! Dari tadi para sobatku membicarakanku. Ya tentang aku yang entah-kenapa-kok-bisa suka sama Momono Asagi--gadis yang tingkahnya aneh. Gadis yang maniak warna pink. Gadis yang dicap para cowok sebagai cewek yang 'nggak banget' deh. Dan parahnya lagi dia maniak banget sama yang namanya MONYET!!

Kalaupun rasa cinta itu bisa memilih sesuka hati, pastilah aku akan memilih Misa Hanazono. Gadis cantik yang anggun. Gadis yang cerdas. Gadis yang memukau siapa pun yang melihatnya.

ARRRRRGGGGHH!

Ini semua karena Pak Narumi yang seenaknya memasangkanku dan Momono Asagi sebagai rekan sekelas-semeja-sebangku-sekelompok. Andai saja kejadian 14 Febuari itu tidak menimpaku.

---Flashback: 14 Febuari---

Seorang gadis manis berlari kecil menersuri lorong sekolah yang sepi, menghampiriku. Tangannya menggenggam sekotak kecil cokelat yang terbungkus rapi.

"Keichi-kun!"
"Hmm."
"Ada yang mau kubicarakan."
"Apa?"
"A-anu.. A-aku sebenarnya s-su-"
"47."
"A-apa?"
"Kau orang ke-47 yang kutolak," aku menatap gadis itu dingin. Ekspresi gadis itu syok. Dia mundur perlahan-lahan dan berlari sambil menangis.

"Ckckckck! Kei-kun! Kau membuat cewek menangis lagi," Ryu menepuk bahuku keras sampai aku tersentak dan terbatuk-batuk.

"Apa-apaan sih kau!"
"Tidak baik lho menolak mereka seperti itu. Image Keichi Yamato yang keren, baik hati, dingin dan misterius itu bisa rusak lho!" Ryu meniru gerakan 'cara mengaggumi Kei-kun' yang dibuat oleh Keichi Lovers. Kaki kanan diangkat, kedua tangan dikepal di depan dagu dan mata 'puppy eyes' berkelap-kelip.

"Aku tidak peduli. Mereka sendiri yang berangan-angan aku seperti itu. Dan hentikanlah bergaya menjijikan seperti itu."
"Aih! Kei-kun jahat! Padahal kau senang-senang saja dicap seperti itu. Bwahahaha! Tapi sebetulnya kau ini orangnya panikan dan polos sekali."

Benar-benar deh. Aku jadi ingin menonjok wajah centil cengengesannya Ryu.

Yeah!

Aku tahu yang dikatakan Ryu itu benar. Aku memang orang yang panikan dan polos. Hanya AntiMonkey, klub berangotakan aku, dan tiga temanku lainnya (Ryu, Ren dan Kuga) yang tahu sifat asliku--panikan, polos, emosian dan kekanak-kanakan. Di luar itu--siswa-siswi lainnya hanya tau kalau aku itu dingin, misterius dan cuek. Bahkan aku sampai heran ada yang mengatakan aku baik hati. Itu terjadi juga karena aku malas berinteraksi dengan orang selain AntiMonkey. Ngomong-ngomong AntiMonkey itu hanya klub iseng yang kudirikan bersama Ren. Tapi hebatnya klub itu menjadi popular di sekolah dan para siswi mencap group tersebut sebagai klub elit (menurut mereka karena klub kami secara kebetulan semua anggotanya memiliki wajah di atas rata-rata dan sebagainya). Padahal AntiMonkey adalah klub yang membenci semua berbau monyet. Ya aku tidak bercanda. Baik aku atau anak-anak AntiMonkey lainnya punya kenangan buruk dengan hewan bernama monyet:

Ryu pernah kecebur got dan gegar otak parah gara-gara dia menghindari monyet liar saat dia bersepeda.

Ren benci monyet karena Ayah yang dikaguminya tewas saat berusaha menyelamatkan monyet peliharaannya dari hantaman mobil.

Kuga kehilangan boneka monyet betina kesayangannya (dibuat oleh mendiang ibunya) yang ternyata dicuri monyet.

Dan aku benci banget sama monyet gara-gara.. entahlah.. aku juga tidak tahu-kenapa aku arlegi hebat saat menyentuh monyet.

"Oi! Kei! Lihat para siswi hasil penolakkanmu datang,” suara Ryu dan derap langkah kaki menyadarkanku kembali. Para siswi mendekati kami dengan ekspresi marah, kecewa dan kesal. Di tangan mereka masing-masing memegang cokelat-cokelat yang tadinya mau diberikan kepadaku. Tidak tahu apa yang mau mereka lakukan, aku berusaha tenang dan diam saja menatap mereka. Seorang cewek berambut pendek maju dengan percaya diri dari kerumunannya. Aku bisa merasakan amarah yang meledak-ledak dalam dirinya.

“Hey! Keichi Nakazawa! Kami persatuan ikatan fans AntiMonkey atau bisa disingkat PIFAM dan nickname kerennya FAM menyatakan kami kecewa dengan kelakuanmu menolak kami semua!”

Bisa dikatakan sekarang aku melongo mendengar cewek itu. Apa tadi dia sebut? PIFAM? FAM? Mana ada keren-kerennya?

“Hei! Hei! Tenanglah! Kalian ini mau apa?” Ryu bersuara lembut.

Cewek itu menyunggingkan seyum lebar, matanya berbinar-binar menatap Ryu.

“Aaahh… Ryu-kun! Ka-kami mau Ryu memakan cokelat buatanku,” ucapnya malu-malu. Sontak cewek itu ditarik kebelakang oleh seorang cewek yang mukanya lebih sangar.

“Kami mau Keichi Nakazawa menerima salah satu dari kami!”

“Huh? Menerima apa?” tanyaku polos.

GUBRAK!

“Kau ini. Polos sekali,” ujarnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.

“Maksud kami adalah, Keichi Nakazawa harus memilih salah satu dari kami untuk menjadi pacarmu!” kata cewek itu.

Sontak semua siswi jadi pada rebut. Mereka berteriak dan berseru mempromosikan dirinya untuk menjadi pacarku. Huh? Yang benar saja! Aku harus bagaimana?!

“Hey! Kenapa aku harus memilih kalian?! Ini tidak adil! Aku tidak menaruh perasaan pada siapapun di antara kalian!”

“Tidak mau tahu! Pokoknya pilih saja di antara kami! Itu sebagai penebus permintaan maaf pada kami!”

Oh God!
Bahkan aku tidak tahu aku telah berbuat salah pada mereka. Bukankah menolak seseorang yang tidak kita sukai atau tidak ada rasa apapun itu wajar?

“Oi, lebih baik kau kabur saja. Tampaknya para FAM itu mulai tidak waras. Bisa-bisa mereka menciummu hidup-hidup,” peringat Ryu.

Aku setuju dengan apa yang dikatakan Ryu. Aku tidak mau mereka menciumku hidup-hidup.

LARI!!

Aku dan Ryu berlari menghindari kejaran para FAM itu. Melewati koridor dan akhirnya sampai di taman belakang sekolah. Para FAM itu masih mengejar kami dengan sorot mata ganas.

“Sial! Bagaimana ini? Kita terpojok!”
“Sudahlah, panjat saja! Mereka tidak mungkin memanjat pohon ini!”
“Ta-tapi..”
“Sudah ayo cepat! Mereka mendekat!” bentak Ryu.

Dengan panik dan waswas aku memanjat pohon besar yang berdiri menjulang tinggi di sudut taman. Ryu mengikutiku di belakang. Dari balik pohon aku dapat melihat para FAM itu sibuk celingak-celingukan.

25 menit kemudian…

“Ayo kembali! Sepertinya mereka sudah pulang!” seru siswi sangar itu. Dan akhirnya mereka meninggalkan taman yang sepi ini.

“Hhhhhh… selamat. Ayo kita tu- UWAAAAAAAH!” kakiku menginjak dahan pohon yang retak. Aku memejamkan mata, merasakan bagaimana tubuhku terjun bebas dari ketinggian empat meter. Sebentar lagi mungkin aku akan mati. Oh Tuhan… Hidupku begitu singkat. Aku bahkan belum lulus SMA, belum membeli buku komik favoritku yang terbaru, belum merasakan indahnya pacaran, belum ini, belum itu… Dan sebelum aku selesai mendaftar apa saja yang ingin dan belum kulakukan, aku merasakan tubuhku menghantam sesuatu.

Kubuka mataku dan samar-samar aku melihat sesosok gadis rupawan menatapku cemas. Dia tampak bersinar dan memilaukan. Apa dia bidadari?

Apa aku sudah mati?

“Keichi! Sadarlah!” itu suara Ryu. Apa Ryu ikut ke surga bersamaku?

Plak! Plok! Plak!

“Aduh! Apa-apaan sih kau ini!” aku mengaduh kesakitan, pipiku ditampar berkali-kali oleh Ryu.

“Kau berat tahu!” teriaknya kesal.

Setelah kesadaranku penuh. Aku cepat-cepat turun dari gendongannya. Melihat siapa penolongku, aku kaget bukan main.

“K-kau! Pink monkey!”

---Flashback selesai---

Sejak saat itu aku tidak tahu kenapa tidak bisa berhenti memikirkannya. Bayang-bayang wajahnya selalu ada di benakku. Dan sejak saat itu juga alergiku kambuh!

“Bwahahahahaha.. Ini bisa hebat Kei-kun!” Ryu tertawa terbahak-bahak memukul bahuku. Aku mendelik marah ke arahnya tapi dia tetap saja tertawa.
“Ini bisa jadi ancaman untuk klub AntiMonkey,” ujar Ren dengan mimik seriusnya.
“Maksudmu? Kenapa? Bukannya ini berita baik, Keichi yang belum pernah merasakan cinta pada pandangan pertama akhirnya melabuhkan hatinya kepada seorang errrr.. ya ke Pink Monkey,” ujar Ryu.
“Ya kami tahu, kalau Keichi yang polos ini tiba-tiba jatuh cinta pada seorang gadis tentu kami mendukung sepenuhnya. Tapi ini dengan Pink Monkey! Musuh kita,” timpal Kuga.

Aku tahu yang mereka katakan benar. Tapi bukan salahku juga kenapa aku bisa punya perasaan seperti itu padanya!!

“Kita bantu Kei melupakan Pink Monkey itu.”

Aku, Ryu dan Kuga sontak mendongak menatap Ren.

“Apa?”
“Kita akan membuat Kei membenci Pink Monkey.”

***

Lanjut ga ya....???
Mohon tinggalkan komennya... ~w~ *merana mode on*

Read previous post:  
Read next post:  
90

Halo nana..ini asli keren..sambil membaca aku bisa membayangkan ekspresi masing-masing tokoh..apalagi pas si Ren (atau Ryu ya, lupa) menirukan gaya Kei fans (kaki kanan diangkat, kedua tangan di bawah dagu, mata berbinar-binar)..nuansa komiknya dapet bgt..mengingatkan pada komik berjudul Hi School tentang cowo yg alergi cewe.

Ditunggu terus tulisannya ^__^

90

lucu,, hehheeh...

Cool ^^d

80

Udah lama ga baca yang kejepang-jepangan begini hehehehe... Lanjut ke bab berikutna~

Writer leona_cha
leona_cha at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 30 weeks ago)
90

Hoho..
Moga" si cewek yg ditaksir punya peliharaan monyet

semoga... wkwkwkwk..
makasih bnyk yaa...

90

wow, cerita rasa komik^^
ga ada kritik, paling suka cerkom seperti ini :D

begitu ya..
makasih bnyk kumiiko-chan! xD

Writer bangden
bangden at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 32 weeks ago)
20

wih keren ceritanya..
apa ada niat mau dibikin komiknya ni ka?

thanks.. :)
sayangnya Nana ga bisa bikin komik.. :D

Writer apple_tea
apple_tea at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
70

bagus..lucu...
ada2 aja antimonkey...ada fansnya pula...
disuruh milih jadian sama siapa....*ngakak*
lanjutkan, lanjutkan!
-salam kenal-

makasih... xD
part 2nya dah ada kok..
lam kenal juga.. xD

80

Helo nana chaan~ saya mampir, hoho :)
Wah, baca ceritamu yang ini nuansanya shoujo manga sekali ^^
Btw, sebelum saya lupa ada typo di bagian ini:

Dan aku benci banget sama monyet gara-gara.. entahlah.. aku juga tidak tahu-kenapa aku arlegi hebat saat menyentuh monyet.

Alergi kan maksudnya.

Lanjuut~

Hmm, idenga unik juga, membentuk sebuah kelompok karena ada pengalaman buruk soal monkey. Dan kenapa Keichi alergi monkey ya? Dari sononya kali yak,hahaha. Masih penasaran sama tokoh si pink monkey,xD.

Dan untuk si FAM ini, mereka masih terlihat seperti fans menurut saya,xD. Kalo antifans, bakal lebih sadis lagi, misal dikirim tissu bekas, atau apa gitu,xD.

Oke, lanjuut~

asiiiik kak stilldaydreaming mampir.. xD
Ah iya bener, mksudnya alergi.. Nana salah ngeja.. -_-a
Kalo FAM emang fansnya AntiMonkey bukan antifans.. :D
makasih banyak yaa.. xD

Oh iyaaaa, maap
saya salah baca,xD
Soalnya gini: kami fans Antimonkey
Kenapa saya bisa slh baca gitu yak,wkwkwk
my mistake, gomenasai >.<

hooo... yoo gpp.. dimaklumi karena mungkin ada embel2 "Anti" hehe.. :D

Writer Kurenai86
Kurenai86 at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)

Lucu banget!
kayak baca manga ya
ini fanfic atau karangan sendiri, kk?

karangan sendiri.. Nana paling ga bisa bikin fandic -_-a
makasih yaa.. xD

Writer H.Lind
H.Lind at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
100

Gila keren banget si Kei cara nolaknya. Cool. Hehe :D
ceritanya lanjut donk, aku penasaran.

part 2nya dah ada dari dulu cuma ya kena writer's block.. T_T
Apa kurevisi aja (sekalian membangun karakter yg lebih kuat)?
Anyway, makasih bnyk kak!

90

hahaha, sepertinya saya juga terinspirasi membuat 'ketikan' yang bisa berhaha-hihi.. :)
saya simpan, ya

Nana, tolong kritik dan sarannya yang(jujur)
http://www.kemudian.com/node/250947

selamat berjuang dgn 'ketikan' hahahihinya.. :D

aih dari kata2mu seperti Nana ini tukang bohong bgt.. T_T

90

kocak , seru banget, msk saya blm pernah ad pengalaman liat co yg dipaksa milih, ckckck, beruntungnya Kei-kun ^^~
Tapi kasian jg Asagi-nya, kejatoan bulan, eh,, Kei-kun XD *is she fine? ga perlu ke UKS?*
Yosh, ditunggu kelanjutannya ^^~

yaaay! revelo-chan mampir \(><)/
gpp coz si Asagi fisiknya kuat.. kekeke..
lanjutannya masih diubrek2 (karna documen lama cuma ada 2 part n blom slese.. -_-")
makasih bnyk yaa... xD

90

salam kenal kak nana, benar2 deh, mirza membacanya dengan asyik, sambil senyum2..
.
ini benar2 menarik
.
mirza mengakui kalau narasi mungkin masih perlu ditambahkan, tapi toh meskipun begitu cerita ini tetap enjoy dibaca. kayak mirza lagi maem kue donat, enjoy aja...

kyaaa.. mirza-sama mampir.. oh iy, lam kenal juga.. \(><)/
umm.. narasi ya.. emang itu "musuh" terbesar Nana.. -_-a
makasih bnyk yaa.. xD

Writer neko-man
neko-man at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
100

Anu keichi-samaaa chu.. ('Dan keichi sama pun masuk ugd')
.
Hehehe enjoy.

waduh, kalo keichi masuk ugd Nana yg repot.. ><
hahaha..
makasih banyak neko-sama! xD

Writer cat
cat at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
80

Cerita dgn rasa komik.
Agak berantak di penulisan tp tetep menikmatinya

ga ngerti maksud berantakan itu apanya... -_-" *lemod mode on*
makasih bnyk kak! xD

Writer Riesling
Riesling at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
100

I LOVE THIS!!! Hilarious, unique them. KEREN!!!

buset mpe dicaps lock.. 0_0a
makasih banyak Riesling! xD

100

Pas bagian gubrak dan pura2 pingsan kok perasaan agak aneh ya... Mungkin cuma perasaan saja...

Karakter maho? Tidaa~ak!

Tapi ceritanya bagus kok, kaya baca shoujou manga...

Saya kadang suka baca shoujo manga juga, walaupun Yaoi content-nya bikin merinding...

memang aneh dari awal.. hahaha..
nanti kalo ada inspirasi Nana coba revisi deh..
eh? Yaoi? itu sih emang istilah 'maho tingkat tinggi'. Kalo shonen ai itu kadar mahonya ga se-maho yaoi.. *ga jelas mode on*
Makasih bnyk ya! xD

Writer Alfare
Alfare at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
70

Hoo, cerita lama ya? Ya sudah. Ga akan kukomen banyak.
.
Berantakan sih, tapi aku lumayan nikmatin bacanya.

iyap, dokumen lama..
dikomen panjang jg gpp kok..
makasih bnyk ya kak! xD

Writer suararaa
suararaa at AntiMonkey Series: Love X Monkey! (11 years 33 weeks ago)
80

aih aih, sungguh kocak...
aku suka, deh.
kayak baca manga..
hehehe..


ngomogn2, karakter Ryu kayak cewek deh.... (apakah ini hanya perasaanku saja ya?)

Horeee! K Suararaa mampir! \(><)/
Hmm.. bahkan Nana dah lupa gimana mengkarakterisasi si Ryu (mungkin waktu itu kubuat kayak maho ya)

Makasih bnyk yaa... xD

100

Iseng2 upload tulisan lamaaaaaa.. So Nana maklum kalo banyak banget kekurangannya.. ><