Gelap

Mencintaimu kelam bagiku,
Berdarah di hati

Yang ku lihat burung gagak terbang menyerupai awan,
memendungkan hatiku.

//

Wanita peziarah datang ke halaman suci

Duduk kelam di bangku taman kehidupan

Hanya kamboja bisu bersaksi tentang kedatangan wanita peziarah

Dalam kesendirian yang bergentayangan
Mencoba membangunkan ruh-ruh yang terkubur bersama jasad-jasad busuk di liangnya

Ratapan demi ratapan, berkumandang di tanah suci,
Tapi dunia telah mati bersama nurani-nurani legam jasad pezinah

Februari 2009
By, aku tak seindah

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer arydhamayanti
arydhamayanti at Gelap (10 years 25 weeks ago)
90

gelapnya terdeskripsi

Writer PaltiRS
PaltiRS at Gelap (10 years 27 weeks ago)
100

hmmm..

Writer blueyes
blueyes at Gelap (10 years 27 weeks ago)

pointnya tertinggal, hhee

Writer blueyes
blueyes at Gelap (10 years 27 weeks ago)
90

pointnya tertinggal, hhee

Writer blueyes
blueyes at Gelap (10 years 27 weeks ago)

nuansa gelapnya sangat blueyes resapi

Writer cnt_69
cnt_69 at Gelap (10 years 27 weeks ago)
80

aku suka sekali. gelapnya sangat terasa, bahkan bisa kurasa ruh2 yg bangkit (padahal siang ini)

Writer dewisun
dewisun at Gelap (10 years 27 weeks ago)
100

puisimu menohok hatiku ****ugh...gelap-terang/siang-malam = hidup ^_^

Writer luna arata
luna arata at Gelap (10 years 27 weeks ago)
90

aku benci gelap

Writer septy
septy at Gelap (10 years 27 weeks ago)
90

gelapnya, dari kata dan rasa ^^

Writer siluet sendja
siluet sendja at Gelap (10 years 27 weeks ago)

Mayat Masih ada kok om (walau blakangan dia jrg nulis krna sibuk krja), pake id lain, id lamany g bs d buka lg..

Jejakgelap om id ny

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Gelap (10 years 27 weeks ago)
90

Duh, gelap nian kehidupan....