Perang Saudara_Q

Suatu hari...
kampus terlihat Lengang. Kulekukkan tangan kiriku... sudah pukul 08.00. Heran. Jalan yang biasa ku lalui ini terlihat sunyi, tak seperti biasanya. Orang-orang dengan berbagai kondisi wajah, rambut dan kostum sibuk dengan urusannya masing-masing. Namun, kali ini tak ada mereka yang menemaniku berjalan menuju tempatku beradu dengan ilmu.

Suatu keramaian terlihat. Apakah mereka yang kucari ada di tempat itu? aku belum tau pasti. Aku mendekati tempat itu.
Dan...
Kaca berhamburan, asap pertanda apipun menjilat. Ada apa?? tanyaku dan tentu saja menjadi tanya orang-orang sekitarku.
bisikan terdengar dari mulut ke mulut.PERANG SAUDARA. Ya... perang saudara itu terjadi lagi. mendengar sepasang kata itu seperti membenturkan kepalaku pada batu besar yang indah.
Hhh... mereka bertikai lagi tanpa peduli status. Tentu saja, kala emosi menguasai diri, tak ada lagi yang bisa terpikir. "Dendam lama". Itulah alasan mereka yang paling sering terdengar dan membuat mereka bangga. Bangga dengan keburukan budi yang orang lain tau.
Kalian...
Apa yang kalian pikirkan selama ini? tidakkah kalian memikirkan orang-orang yang begitu khawatir dengan perilaku kalian?
Akupun hanya bisa terdiam dan terus bertanya. Kapankah pertikaian menjadi senyum??

cukup sampai di situ.
Dan hanya itu...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer centuryno
centuryno at Perang Saudara_Q (9 years 44 weeks ago)
60

kapan ya perang senyuman ?

Writer Awan-kelabu
Awan-kelabu at Perang Saudara_Q (9 years 44 weeks ago)

hm.. ntar kalw batunya udah hagis..
hahahaha