う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG

Bahu gadis itu bergerak turun dan naik. Tubuh lunglainya bersandar pada badan kereta yang masih menanti penumpang yang masuk dengan teratur. Apa gadis itu tidak tahu, berbahaya kalau bersandar pada kereta seperti itu? Ah, tidak. Kurasa ia tahu. Mungkin ia memang ingin cari mati. Daripada membuat kehebohan, bagaimana kalau kubantu saja?

“Maaf nona, tidakkah kau tahu berbahaya berdiri seperti itu di dekat kereta? Sebentar lagi kereta akan berangkat.”

Gadis itu menolehkan wajahnya padaku. Maskara luntur dan lipstick yang belepotan adalah pemandangan yang kudapat, yang terlukis pada wajah gadis itu. Menyedihkan.

“Biar..biarkan saja. Shineba ii. Aku ingin mati saja.” Lirih gadis itu dengan tatapan hampa.

Tanpa sadar sudut bibirku bergerak naik. ”Kau ingin menciptakan tren baru dengan mati terseret kereta ekspres?”

Gadis itu tetap bergeming. Hanya tangis sesenggukan yang sesekali keluar dari bibir tipisnya. Ah, memang harus kubantu.

“Aku bisa membantumu.”

“Apa maksudmu?”

“Mengobati rasa sakit hatimu karena sebuah pengkhianatan. Sakit yang menusuk dadamu hingga kau tak sanggup menahannya dan memilih untuk mengakhirinya sekalian saja.”

Gadis itu terkesiap –dan kurasa bukan karena peluit panjang yang menandakan kereta akan berangkat menuju stasiun selanjutnya. Gadis itu kini berdiri tegak di depanku dengan mata membelalak lebar.

“B-bagaimana kau tahu?” Ia bertanya dengan nada tak percaya.

Aku hanya tersenyum. Nanti juga kau akan tahu. Lagipula itu bukanlah persoalan penting.

“K-kau ini siapa? Kau cuma petugas stasiun biasa kan?”

Aku terdiam sejenak sambil menarik topi yang biasa dikenakan petugas stasiun kereta. “Hmm, anggaplah begitu.”

***

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer poseidon3104
poseidon3104 at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 34 weeks ago)

perasaan diriku udah pernah kasih komen di suatu tempat tentang ceritamu yang ini, tapi pas dicari-cari koq nggak ada ya?

cerita yang ini bikin penasaran.
semoga berkelanjutan dan nggak berenti di jalan ya, seperti yang lainnya....
*dijejelinpisanggorengbiardiem*

kayaknya tau tuh "suatu tempat itu" di mana, xD.
(iya, aku cuma liat sebuah komen disana,xD)
*JLEB*
aaamiin,,xD *komatkamitbacadoa*
jangan pake pisang goreng ah buat jejelin, keenakan :P
Yang lainnya aja. Hmmmm*mikir*..apa yaaaa >:). Makasih udah mampir :P

Writer matadewa
matadewa at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 34 weeks ago)
100

bener" kurang panjang
tapi cukup membuat saya tertarik untuk baca lanjutannya

Halo kak, salam kenal ^^
Hehehe, otak saya cm bs mikir sampe segitu,xD #ngeles
Makasih ya kak ^^

Writer micka
micka at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 36 weeks ago)
80

situasi sedih si gadis tergambar jelas, kurang panjang sebagai prolog menurutku tapi ini dilanjut ya? sepertinya seru :)

Halo Micka. Makasih mau mampir lagi :D
Sip, saya usahakan. Kurang panjang ya? Well, cuma bisa mikir sampe segitu,=))
Thanks ya ^^

Writer cat
cat at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 36 weeks ago)
80

Aaa. Cerita yg menjanjikaaan. Lanjutannya manaaa.

Halo kak Cat, hehehe. Makasih udah mampir xD.
wkwkwkw..ditunggu ya kak,,xD

90

cuma mau bilang PENASARAN DAN LANJUTKAN!!!!!!!!!!!!!!!

hohohoho, lagi kagak kampanye kan Va, xDD #abaikan
Makasih ya sayyyy :*

Doakan aku, sepertinya aku akan mencoba keluar dari zona aman.. glekk *lap keringet* :-SS

hahahahah,, gak papa!!

Writer suararaa
suararaa at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 36 weeks ago)
80

devi, ini bagusss.. ayoo lanjutannya ya.. bikin penasaran...

Halo kak, makasih udah mampir lagi :)
Heheeh, insya Allah, ^^. Ditunggu ya..wkwkkwk

Writer Ni San
Ni San at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 36 weeks ago)
100

penasaran..
Lanjutin ya!!
^_^

Halo Ni San, salam kenal. Sip, saya usahakan, semoga berikutnya memuaskan, hehe. Makasih udah mampir :D

Writer Zoelkarnaen
Zoelkarnaen at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 36 weeks ago)
100

Prolog ini cukup untuk bikin saya penasaran... Ayo dilanjut... ^^

Sip, insya Allah, wkwkw. makasih kak zoel :)

Writer neko-man
neko-man at う。ら。み (U.Ra.Mi) PROLOG (10 years 37 weeks ago)
100

Mantab.. untuk ukuran prolog ini menjanjikan. Gambarnya juga keren abis.

Terima kasih kak. Semoga chap berikutnya ga nurun, hehe :P
Yeps, itu gbr dari tumblr :P

2550

Woah latar yang menarik nih. Dan tokoh utama yang kamu pilih juga sangat menarik. Tapi untuk ukuran prolog, saya merasa deskripsi tentang si gadis itu agak kurang. Atau karena kamu memasang foto jadi berharap pembaca bisa mendeskripsikan dari foto tersebut? Sebaiknya jangan.
/
Lalu kalimat “Mengobati rasa sakit hatimu. Sakit yang menusuk dadamu hingga kau tak sanggup menahannya dan memilih untuk mengakhirinya sekalian saja.” rasanya bukan kalimat yang mengejutkan sampai membuat si wanita terkejut dan bertanya-tanya siapa gerangan orang itu sebenarnya. Maksudnya, setiap orang yang melihat perempuan sedang menangis dan ingin melukai dirinya sendiri di dekat kereta pasti bisa menebak kalau perempuan itu sedang merasakan sakit hati yang luar biasa. Akan jadi mengejutkan kalau si petugas kereta menebak sesuatu yang lebih spesifik.

Tapi ini adalah setting dan tokoh yang sangat menjanjikan. Kelanjutannya sepertinya seru.

Berarti ada yg harus lebih kujelaskan ya, ok. hmm, baiklah coba ku edit kalau begitu, hehe. Makasih ya kak ^^. Mudah2an yang ini bisa ada kelanjutannya, hehe :P