Sesal

 

 

 

dibalik tirai hujan tanganmu menggapai sekepal hati yang

beku “maafkan aku…” isakmu bergema di tebing hati yang curam,

airmatamu menggenang disudut sesal, namun luka itu terlalu biru

untuk kau sembuhkan

 

“aku pergi…”

genggammu tak mampu bertahan, ketika langkah-langkah panjangnya

kian sayup bersama kabut yang

tenggelam di peluk malam

                       

 

kramat 16 mei 2011

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer bintangnatnib
bintangnatnib at Sesal (10 years 35 weeks ago)
70

Keren! Aku suka puisi-puisi model begini. (Ga tau namanya apa.)

Ngomong-ngomong, main-main ya di puisiku ini >> http://kemudian.com/node/255414

Writer fendyhape
fendyhape at Sesal (10 years 35 weeks ago)
80

radak bingung, bisa dijelasin gak mas bro.. hehe

Writer wacau
wacau at Sesal (10 years 35 weeks ago)
100

mengalir ...