MASKED RIDER GARUDA 2 -[EPISODE 1 : AWAL BARU]-

Di kamar tidur, Jo sedang berbaring sambil berbicara sendiri mengenai kejadian yang di alaminya seore hari tadi.

“Kenapa Renal bisa mempunya kekuatan Kamen rider?” Tanya Jo kepada dirinya sendiri.

Setelah Jo bertanya kepada dirinya, tiba-tiba Hp yang di taruh nya di dekat meja dekat tempat tidur berdering agak keras.

Jo berdiri dan mengambil Hp nya “Haloo…….!!!”

“Jo ini aku Carlote,” kata Carlote dari balik telepon.

“Oh…… Carlote ada apa kok nelpon malam-malam begini?” Tanya Jo.

“Jo besok kira-kira jam sepuluh saya akan menjemput mu untuk pergi ke markas,” jawab Carlote.

“Ke markas. Emang nya ada apa?” Tanya Jo lagi.

“Kau lihat aja besok,” kata Carlote sambil mematikan Hp nya.

Setelah Carlote mematikan Hp nya,  Jo pun terdiam sejenak dan lalu membaringkan badan nya

 

**********

Di sebuah kafe yang tersembunyi dari pusat kota Bandung, terlihat Claudia sedang duduk di sebuah kursi dekat meja Bar.

“Ternyata penunggang angin itu sangat hebat,” gumam Claudia.

Setelah Claudia bergumam, tiba-tiba pintu kafe di buka oleh seseorang.

“Krak……!!!” suara pintu.

Claudia menoleh ke arah pintu dan setelah tahu bahwa Jack yang membuka pintu kafe. Claudia lansung membalikan kepalanya kembali.

“Mau apa kau datang kesini Jack?” tanya Claudia.

“Saya disuruh oleh Emperor untuk menjemput tuan putrid untuk kembali ke istana,” jawab Jack.

“Buat apa aku kembali ke istana yang sepi itu?” Tanya Claudia sambil meminum jus anggur nya.

“Karena Emperor sangat merindukan putri,” ujar Jack.

Claudia berdiri “Bohong…!!! Kakek tidak pernah memperdulikan aku.”

“Itu tidak benar putri,” kata Jack “Sebenarnya Emperor sangat mencintai putri.”

“Baik kalau kau memaksa. tapi aku ingin kau menyebutkan satu saja cara kakek untuk mencintai aku,” pinta Claudia.

“Baik saya akan menyebutkan nya,” kata Jack “ Dulu waktu tuan putri kecil. Emperor pernah merelakan setengah nyawanya kepada tuan putri saat tuan putri hampir meninggal karena sakit jatuh dari tangga.”

“Darimana kau tahu?”

“Aku tahu. Karena Emperor pernah bercerita denganku.”

Claudia yang mendengar jawaban Jack, lansung terdiam membisu.

 

****************

-[OPENING THAME PANIC AT THE DISCO – READY AND GO]-

****************

 

Di luar Restaurant Mie Ayam Mak yuss terlihat Jo sedang menunggu Carlote menunggu nya dan tak beberapa lama setelah Jo menunggu akhirnya Carlote datang dengan motornya.

“Ayo cepat naik Jo,” ajak Carlote.

“Oke…….. boss,” kata Jo sambil menaiki motor Carlote.

Setelah Jo menaiki motor Carlote. Carlote lansung menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi dan tak beberapa lama setelah mereka pergi. Tiba-tiba Nizar keluar dari Restaurant.

“Loh……. Udah pergi rupanya.” Kata Nizar “Padahal aku baru mau bayar hutang.”

***************** 

Kembai lagi ke Jo dan Carlote. Jo yang dari tadi di gonceng oleh Carlote akhirnya tiba di markas.

“Jo bisa tolong ikuti aku,” kata Carlote sambil berjalan memasuki Loby.

“Tentu,” balas Jo sambil mengikuti Carlote.

Jo pun terus mengikuti Carlote dengan santai nya dan akhirnya mereka berdua pun sampai di ruang rapat yang sekarang di penuhi oleh para petinggi O.R.D termasuk Pak Broto dan pak Danield.

“Jo dan Carlote silahkan duduk,” kata Pak Broto.

Setelah di suruh duduk oleh Pak Broto, Jo dan Carlote lansung duduk di kursi yang sudang di siapkan.

“Apakah kalian tahu kenapa saya mengunmpulkan kalian disini?” Tanya Pak Broto.

Para peserta rapat yang awal nya berbisik-bisik. Akhirnya terdiam seribu bahasa.

Pak Broto berdiri “Saya mengumpulkan kalian disini. Karena saya ingin membahas mengenai Kamen rider Link yang sudah berhasil di sempernukan oleh Link Corp,” jelas pak Broto.

“Link Corp itu apa Carlote?” bisik Jo kepada Carlote.

“Link Corp adalah organisasi rahasia di bawah pengawasan pemerintah,” jawab Carlote dengan suara pelan.

 “Ooo……….,” gumam Jo.

“Penyempurnaan itu adalah Armor Link yang sudah tahan terhadap api bersuhu sangat tinggi,” kata Pak Broto sambil menekan tombol enter di Laptop nya.

Setelah pak Broto menekan tombol enter, tiba-tiba muncul sebuah hologram Kamen rider Link di atas meja rapat.

“Nah Armor kamen rider Link ini setelah saya selidiki. Armor itu di buat dari batu meteor yang bernama C-433 yang dulu jatuh pada tahun dua ribu satu di California,” jelas Pak Broto.

“Pak intruksi, bukan nya C-433 sudah di ambil oleh pihak NASA untuk di teliti,” kata seseorang lelaki berambut kribo.

“Memang C-433 itu di ambil oleh pihak NASA untuk di teliti tapi hanya setegah,” kata Pak Broto.

“Terus yang setengah lagi dimana pak?” tanya pak Danield

“Di lelang pada tahun dua ribu lima kemarin,” jawab Pak Broto.

“Jangan-jangan batu itu berhasih di beli oleh pihat Link nya pak,” tambah pak Danield

“Tepat sekali. Batu itu berhasil di beli oleh pihak Link dan sekarang batu itu telah menjadi Armor yang sangat luar biasa,” jelas pak Broto sambil menatap para peserta rapat.

“Pak bagaimana kalau kita beli juga batu itu yang sekarang ada di NASA dan lalu batu itu kita pasang di armor Garuda,” kata seorang perempuan berambut pendek.

“Maaf Nona Shanti. Kita tidak dapat melakukan hal illegal seperti itu,” kaua Pak Broto sambil menatap nona Shanti.

“Tapi pak saya khawatir dengan Armor Garuda yang sekarang,” kata nona Shanti.

Pak Broto mematikan hologram “Kau tidak perlu khawatir karena kelak kau akan mengetahui nya.”

Para perserta yang mendengar perkataan pak Broto lansung terdiam tanpa berkata-kata apapun.

“Hari ini rapat berahir sampai disini,” kata Pak Broto.

Setelah pak Broto menyuruh para peserta untuk meninggalkan tempat rapat. Jo dan Carlote lansung berjalan menemui pak Broto.

“Pak saya mau Tanya?” Tanya Jo.

“Boleh saja,” jawab pak Broto sambil menatap Jo.

“Kenapa Armor Garuda harus di khawatirkan pak? bukanya Armor Garuda itu sangat kuat? ” tanya Jo.

“Kenapa kau bertanya begitu?” Tanya Pak Broto kembali.

 

**************

Di atap sebuah Hotel bintang lima di kota bandung, terlihat seseorang lelaki berkulit putih serdang melihat ke bawah hotel.

“Kenapa dunia ini sangat membosankan?” tanya lelaki itu kepada dirinya.

Setelah dia bertanya kepada dirinya sendiri, tiba-tiba muncul Bhisop di belakang pria itu.

“Karena kau tidak pernah membunuh orang Sony,” jawab Bhisop.

Pria berkulit putih itu menoleh “Siapa kau?”

Bhisop berdiri “Perkenalkan namaku Bhisop dan aku adalah wakil dari Dhemons.”

“Mau apa kau datang kesini?”tanya Sony.

“Aku datang kesini karena aku kasihan padamu yang di aggap tidak berguna oleh makhluk bodoh yang bernama manusia,” jawab Bhisop.

“Aku tidak berpikir begitu,” ujar Sony.

“Betulkah itu,” kata Bhisop “Apakah kau lupa dengan tunangan mu yang bernama Susi pergi meninggalkan mu karena tahu bahwa kau adalah Demons.”

“Itu tidak benar…!!!” teriak Sony.

“Coba kau lihat undangan ini yang bertuliskan nama tunangan mu dengan orang lain,” ujar Bhisop sambil memperlihatkan sebuah kertas undangan.

“Aaaaa……..!!!” teriak Sony.

Setelah Sony berteriak, tiba-tiba Sony berubah menjadi Monster burung gagak.

“Bagus,” kata Bhisop.

Setelah Bhisop selesai berbicara, Sony pun terbang meninggalkan Bhisop.

 

***************

Di ruang rapat, Pak Broto, Jo dan Carlote terlihat membicarakan sesuatu yang sangat serius.

“Jadi Armor Garuda itu baru setengah jadi,” kata Carlote

“Betul Carlote,” ujar Pak Broto.

“Tapi pak kenapa bapak tidak khawatir dengan Garuda?” Tanya Carlote

“Karena kelak kau akan mengetahuinya,” jawab Pak Broto.

Setelah pak Broto selesai menjawab pertaanyaan dari Carlote, tiba-tiba Hp Carlote berdering.

“Tut…….Tut………tut,” dering Hp.

Carlote lasung membuka Hp nya dan berkata “Ada Demons yang mengamuk di tengah kota.”

“Ayo…… kita berangkat Carlote,” Ajak Jo.

“Tapi Jo apakah kau tidak khawatir dengan dirimu?” tanya Carlote sambik menaatap Jo.

“Aku tahu. Tapi orang-orang di luar sana sangat memerlukan pertolongan kita Lote,” jawab Jo.

Carlote terdiam sejenak dan lalu memegang tangan Jo “Kalau begitu ayo kita basmi Demons itu.”

“Ayo…….!!!” kata Jo.

Setelah Jo selesai berbicara, Carlote lansung menarik Jo keluar tempat rapat.

“Ternyata dia memang anak Jonatan,” kata Pak Broto pelan.

 

************

Di tengah kota, Sony yang kini menjadi monster burung gagak sedang marah dan lalu melampiaskan kemarahan dengan menghancurkan semua barang atau orang yang di lewatinya. Dari kejauhan Carlote mengerem sepeda motor.

 “Jo cepat berubah,” kata Carlote.

“Oke……. Boss,” kata Jo sambil turun dari motor Carlote.

Setelah Jo turun, Jo pun menempelkan Speens Dials ke perut nya dan setelah Speens dials di tempelkan di perut. Tiba-tiba Speens Dials berubah menjadi sabuk.

“ARE YOU READY……!!!” gema sabuk.

“HENSHIN……!!!” teriak Jo.

Setelah Jo berteriak, tiba-tiba di atas kepala Jo muncul portal yang mengeluar kan cahaya berwana hitam dan setelah cahaya berwarna hitam itu menghilang. Jo pun berubah menjadi Kamen rider berwarna berwarna hitam lengkap dengan membawa pedang.

“Assasin Best Leopard……!!!” gema sabuk.

“Ayo……. Carlote,” kata Jo sambil berlari menuju monster.

“Ayo,” balas Carlote sambil mengikuti Jo dengan menaiki motor.

 

***********

 

Kembali lagi ke Sony. Sony yang ingin meeruskan perjalanan, tiba-tiba di hadang oleh Renal yang masih memakai baju sekolah.

“Minggir kau…!!!” teriak Sony.

“Aku tidak akan membiarkan mu melewati jalan ini sebelum kau melewati mayat ku,” kata Renal.

“Jadi kau menggertak ku,” kata Sony sambil menghujamkan pukulan ke arah Renal.

Renal hanya diam saja dan membiarkan diri nya di pukul oleh monster burung gagak dan lalu pingsan.

“Rasakan kau makhluk tidak berguna,” ejek Sony.

Setelah Sony mengejek Renal yang pingsan, tiba-tiba dari arah sebaliknya muncul Jo dan Carlote.

“Teganya kau membunuh orang yang tidak bersalah,” kata Jo.

“Lagi-lagi ada pengganggu,” kata Sony sambil berlari ke arah Jo.

Jo yang melihat Sony berlari ke arah nya, lansung bersiap-siap melakukan serangan balasan. tiba-tiba langkah Sony berhenti ketika Renal melemparkan sebuah sandal ke kepala sony.

“Sudah ku bilangangkan tadi. Kau tidak akan bisa melewati tempat ini sebelum kau melawati mayat ku,” kata Renal sambil mengelap hidung nya yang berdarah dengan tangan.

“Dasar. Makhluk tidak berguna…!!!” teriak Sony sambil berlari ke arah Renal.

Renal yang melihat monster burung gagak berlari ke arah nya, lansung bersiap-siap untuk melakukan serangan balasan.

“Terimalah ini,” kata Sony  sambil menghujamkan pukulan ke arah Renal.

Renal yang melihat Sony menghujamkan pukulan ke arah bnya, dengan cepat menghindar dan lansung melakukan serangan balasan yang mematikan dan membuat Sony terpental.

“Siapa kau anak muda?” tanya Sony sambil berdiri.

“Aku adalah seorang penegak keadilan yang kebetulan lewat. Ingat itu,” kata Renal sambil menekan tombol putih di sabuk nya.

“POWER UP,” gema sabuk.

“HENSHIN…!!!” teriak Renal.

Setelah Renal berteriak, tiba-tiba seluruh tubuh Renal retak-retak dan lalu mengeluarkan cahaya berwarna metal dan setelah cahaya itu menghilang. Renal pun berubah menjadi kamen rider berwarna metal.

Jo berlari mendekari Renal “Kau tidak apa-apa?”

“Tenang saja aku tidak apa-apa,” jawab Renal.

Setelah Renal selesai menjawab pertanyaan Jo, tiba-tiba GRAPPA beberbentuk laba-laba turun dari langit dan menyengat Sony dan setelah di sengat, tiba-tiba Sony berubah menjadi burung Gagak Raksasa.

“Kakak Aria ayo kita basmi sama-sama,” kata Renal sambil menekan tombol biru di sabuk nya.

Setelah Renal menekan tombol biru, tiba-tiba tangan sebelah kanan Renal berubah menjadi MACHINE GUNE.

“Oke…..!!!” kata Jo sambil melemparkan kartu bergambar ikan paus yang melompat.

Setelah Kartu di lemparkan, tiba-tiba di atas kepala Jo mencul sebuah portal yang mengeluarkan cahaya biru dan setelah cahaya itu hilang. Jo pun berubah menjadi kamen rider berwarna biru dengan membawa Shot Gune.

“Koak…..!!!” kicau Sony yang sekarang sudah menjadi burung gagak raksasa.

“Kakak Aria sekarang ….!!!” teriak Renal sambil menembakan peluru ke arah monster Gagak raksasa.

“Oke….!!!” Teriak Jo sambil menembakan peluru kea rah monster Gagak.

“MAXIMUM ATTACK…..!!!,” gema sabuk Renal.

“BLAST…..!!!” gema sabuk Jo.

Setelah peluru di tembakan ke arah gagak raksasa. Gagak raksasa pun terjatuh dan lalu meledak seketika.

“Akhirnya sudah sudah selesai,” kata Jo dan Renal sambil melepaskan sabuk ya.

Setelah sabuk di lepaskan, mereka berdua pun kembali menjadi manusia.

“Terimaka kasih kakak Aria,” kata Renal.

“Harus nya aku yang berterima kasih,” Kata Jo “Karena kau monster itu bisa di kalahkan.”

Carlote yang mendengar perkataan mereka hanya dapat tersenyum.

 

**********

Di atap Hotel bintang lima di kota Bandung, terlihat Bhisop sedang menulis sesuatu di buku Demons NOTE.

“Penunggang Angin bersiap-siaplah. Karena sebentar lagi kau akan mendapat sebuah kejutan,” kata Bhisop.

 

**************

-[BERSAMBUNG]-

**************

-[ENDING THAME OWL CITY – ALLIGATOR SKY]-

***************

 

 

  

 

 

 

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
80

Lanjutin gan,ane suka karya ente

100

wkwkwk, ini yang heboh itu ya, ucel aneh *cambil ngaca

60

Hmmm!.. Masih terkesan dangkal dan masih mentah!.. Masih banyak yang bisa dikembangkan diperjelas lagi narasinya!..
.
.
Ditunggu kemajuan berikutnya!.. :)

selamat pagi, mas (ngoment ini pas masiy pagi).
pertama saya minta maaf sebelumnya karena fitur message di kemudian.com tidak bisa saya gunakan untuk mengirim pesan ini. saia katakan pesan, karena ini bukan mengomentari tulisan mas di atas. jadi, saya komentarin disini saja. mohon maaf sebelumnya.

kemarin, mas mengirimkan tautan ke salah satu postingan saya, yaitu tulisan testing untuk perbaikan situs kita ini. tulisan itu bisa mas lihat kembali di sini. dan di sana terdapat komentar mas yang berkata seperti ini

please read please read http://www.kemudian.com/node/255460#comment-1027850

lalu, saya tertarik melihat komentar-komentar mas lainnya di tulisan-tulisan member lain. kebetulan sebagai moderator, saya bisa melihat kemana saja komentar yang mas tujukan di situs ini. dan seperti yang mas ketahui juga pastinya, hampir semua komentar yang mas berikan itu hanya berisi tautan ke cerita mas sendiri. seperti tautan yang mas kirim ke tulisan testing punya saya itu.

setelah melihat (hanya sampai page 4) komentar2 mas lainnya, saya juga mencari apakah ada member yang merasa terusik dengan cara mas berkomentar ini. ternyata ada. ada dua member yang langsung mereply ke tulisan mas dan menyarankan sesuatu yg lebih baik dalam hal berkomentar. kalau nggak salah, mereka adalah Arai dan Dark__Moon (di sini tidak saia sertakan linknya). Arai memberikan komentar ke tulisan mas yg lama, bukan yg ini. sedangkan Dark__Moon, ada di tulisan ini juga. saya jadi yakin bahwa ada member lain yang "kurang begitu suka" dengan cara mas berkomentar tsb.

jadi, sebagai salah satu member kemudian.com yang masih belajar juga, saya menyarankan mas untuk mengubah cara berkomentar seperti itu. mengirimkan link cerita kita ke tulisan orang lain, tanpa mengomentari tulisan tsb adalah cara buruk dalam belajar, terutama di situs ini. saya pikir member lain juga akan setuju. pendek kata, mas, ada semacam istilah, kalau kita mau tulisan kita dikomentari, maka mulailah mengomentari tulisan yang lainnya. itu jika mas ingin dikomentari dalam arti mendapat apresiasi dari yang lain, lho. berkomentarnya bagaimana? yg pasti bukan sekedar promosi cerita yg seperti mas lakukan. hampir semua komentar mas itu isinya sama (please read htpp:// blablabla...com). kembali ke mas dulu, deh, apa mas mau tulisan mas dikomentari orang lain dengan isi begitu semua? saia harap nggak. sebab, kalau iya, percuma saja kita niat belajar menulis di situs kemudian.com ini.

nah! yg terakhir, saia hanya menyarankan saja kok. soal diterima atau tidaknya itu bergantung dengan pilihan mas. cuma, saia nggak bohong soal ada member lain kurang suka dengan "budaya berkomentar" ala mas selama ini. dan, saia termasuk salah satunya, meski itu nggak terlalu mengganggu saia.

mas nggak perlu susah-susah berkomentar kok. siapa tau mas takut mengomentari atau takut terkesan menggurui. nggak seperti itu. mulai saja dengan ikut dalam cerita atau puisi yang mas komentari. setiap orang kan beda-beda pengetahuannya. jadi, berkomentarlah sesuai dengan itu. tapi kalau mas ngelesdengan berkata "seperti inilah caraku berkomentar" yaa... saia pikir itu pemikiran sempit, mas. ywd. penilaian silahkan diberikan secara objektif saja.

salam

Kalo boleh jujur, saya sendiri nggak masalah kok karena bisa nambah poin *maniak poin*. Saya sih ambil sisi positifnya aja. Saya malah sebel kalo cuma ngasih link aja, tapi ngga ngasih poin. Wkwkwk. Om kiva sih mending. Tapi saya yakin yang lain agak merasa terganggu. Saran saya, kalo dapat komen kayak gini, tutup mata aja. Anggap kita nggak dapet komen apa2

sikap seperti itu juga kurang baik lho, dansou. seolah2, apapun isi komentarnya dirimu gak keberatan asalkan ada poinnya. itu terkesan bahwa, yg dicari member adalah poinnya atau nilainya, dan bukan pembelajaran dari komen-mengomentari. jadi nggak belajar dong.

dan tolong ini dihiraukan. sebab tindakan mengomentari ala member kiva ini bisa memunculkan sikap tidak menyenangkan member lain. coba saja lihat salah satu komentar di tulisan ini, yg sampai "memberikan jari tengah." dan tutup mata itu mengarah pada tindakan tidak mengacuhkan apa yang coba saya sampaikan ini, sepertinya. ckckckck...

ada kok member yang mengomentari seadanya, tapi mereka tetap mengomentari, yg bilang bagus, blablabla, dsb, dsb. apa sih susahnya mengomentari sejujurnya? ini kok malah nyebar link kayak spammer aja setiap kali ninggalin komentar di tulisan member lain.

tapi itu terserah member kok. hanya saja, saya cukup mengingatkan karena ini sempat muncul di forum kners. tentang komentar ala member kiva ini.

sepertinya beliau belum menanggapi. saya mohon maaf ya. saya hanya mencoba menyampaikan dengan lebih baik. no offense. kita sama-sama belajar di situs ini. kip nulis

heeem... *manggut-manggut*. iya sih, yang namanya orang juga macem-macem. ada yang sabaran, ada yang perhatian, ada yang cuek macam saya. tapi selama masih ada komentar lainnya yang jauh lebih bermutu, saya pura-pura nggak lihat aja.
.
saya sendiri kalo komentar juga (kalau bisa) selalu memberikan nilai plus dan negatifnya, kalo nggak ada negatifnya sejauh saya melihat, ya saya tulis positifnya aja doang. hehehe... maaf kak
.
eh, kalo soal poin saya juga nggak begitu merhatiin sih. beneran. serius. saya nggak pernah protes sama orang yang nggak ngasih poin di tulisan saya. yang penting kan komentarnya. saya nulis itu biar nyindir yang punya tulisan ini. tapi ternyata kak shinichi nangkepnya beda, ya? oke-oke. sekali lagi saya minta maaf

Dapet ide darimana tuh???
ceritanya agak kurang menarik menurut saya...
Agak di rasional kan saja seperti cerita Gundala yang dulu di Film kan... :D
sepertinya itu lebih bagus...

Semoga suatu saat bisa ada filmnya juga...

Semangat!!!

saya ga terima lapak saya di pake buat ngiklan cerita kayag gini

jari tengah buat anda karena budaya ngomen yang buruk

haha!! ternyata ada juga yang terusik...

yg terusik pada ngumpul gitu.
seingat saia, saia udah pernah ngasiy himbauan pada pemilik cerita di atas ini, tapi sepertinya saia lupa atau memang beliau nggak pernah menanggapi

90

keren

80

lumayan tapi agak klise