Ulasan Program Tantangan samalona: cnt_69 dan cahya (Penutup)

Penutup

Saya (berusaha) tidak membandingkan puisi cnt_69 dengan puisi cahya atau sebaliknya. Kalau ada, saya membatasi diri pada menunjukkan kesamaan, misalnya dalam hal kelebihan atau kekurangan. Contoh: tentang keberhasilan keduanya dalam memenuhi syarat-syarat teknis. Dengan demikian, kalau ada puisi yang lulus, itu bukan karena dia lebih baik dari puisi yang satunya lagi, atau beruntung karena puisi yang lain itu kurang bagus. Kalau dirasakan ada petunjuk ke arah membandingkan kedua puisi itu, saya mohon maaf.

Menurut kesepakatan yang tidak tercantum dalam tantangan, kalau kedua puisi ini lulus, masing-masing penulisnya akan mendapatkan sebuah buku dari saya. Khusus dengan cnt_69, kalau dia memasukkan dua alusi dan puisinya lulus, dia mendapat dua buah buku. Karena saya menyatakan masing-masing puisi tidak lulus, maka ... :D maka saya menyatakan, buku masih akan saya kirim, tetapi dengan pertimbangan (puisi-puisi itu bagus sebagai karya yang berdiri sendiri) atau kesepakatan lain yang belum dibicarakan dan bukan karena program tantangan ini.

Contoh kesepakatan yang bisa saya ajukan: di suatu tempat dalam pembicaraan sebelum program tantangan ini bergulir, ada usulan bahwa kalau jawaban tantangan dianggap tidak lulus maka penantang wajib menjawab sendiri tantangannya. Pada ulasan bagian awal, saya sudah memasukkan puisi saya sendiri. Silakan cnt_69 dan cahya menentukan, apakah puisi saya itu lulus atau tidak. Kalau lulus, maka yang menyatakan lulus akan mendapatkan buku. Eh, salah ya :D. Atau bagaimana? Saya terbuka terhadap usulan.

Saya juga memohon maaf karena keterbatasan kesempatan untuk menyelesaikan ulasan masing-masing puisi. Pada program berikutnya di bulan Juli ini mungkin saya belum bisa berperan serta (itu kalau diminta, dan alangkah ge-ernya saya).

Bagaimanapun juga, sebagai anggota biasa di kekom saya senang dengan adanya program tantangan ini. Oh ya, masih ada satu puisi lagi yang harus saya ulas, yang menjawab tantangan saya ini secara independen. Untuk seseorang yang tahu siapa dirinya, ditunggu ya.

 

Terima kasih

Salam dan mari terus menulis

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

Ya ampun,uda ga sbr bc pny furi malah nyasar di mari.hahaha
ulasan pny tante?ga lulus,krn melebihi tenggat waktu >:)

hihi senyam senyum sendiri...tapi ulasan dari smua karya penantang keren keren...! mbak cnt_69 rupanya masih ad kesempatan buat dapet buku tuh. hayooo....hehe

100

Bahagia saya dengan ulasan-ulasan dalam program tantangan, terutama untuk menghidupkan tradisi kritik puisi.

Sejatinya, sebuah kritik puisi adalah hadiah yang jauh lebih berharga bagi penyairnya daripada buku apalagi sekedar pujian.

100

xixixixi... jadi puisi mas di ulasan pertama harus aku review juga yak???? woke lah.... hehehehehe....
salam
cahya