HANOMAN TAYAMMUM: BIDADARI BURANGRANGGA

HANOMAN TAYAMMUM: BIDADARI BURANGRANGGA

 

“Mereka adalah Bidadari Burangrangga  nan cantik dan memiliki aroma tubuh bunga Asoka”, terang ibunda. “Benar bunda, mereka sangat cantik dan aromanya tercium hingga di seberang bukit” ucap Hanoman diiringi wajah berseri. “Hanomaaan... Hanoman”, balas ibunda.

 

“Hanoman, para Bidadari Burangrangga tinggal di kahyangan yang sangat tinggi. Kahyangan dengan embun-embunnya nan sejuk dari gunung nan besar dan berbukit-bukit indah, ribuan air terjun yang mempesonakan mata” lanjut ibunda. “Apakah seperti di sini, bunda? tanya Hanoman. “Persis sekali, tetapi mereka ada dikahyangan, Hanoman”, jawab ibundanya dan berlalu menuju kamar.

 

Hari telah larut, Hanoman pun tertidur pulas. Ibunda masih terjaga dan diterangi sebuah cahaya dari batang rotan, karena yang lainnya telah padam. Batang rotan tersebut dibawa oleh ibunda dan menuju batu Giok. Setelah bertayammum, ibunda berdo’a agar Hanoman bersandingan dengan salah satu Bidadari-bidadari Burangrangga dari keturunan yang chiranjiwin dan cakrawati.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

Semoga harapan ibunda bagi hanuman terpenuhi....

thank you... yups. sastra oh sastra... prosa dan prosa.

90

Karya indah yang sarat dengan bahasa sastra. Terima kasih atas saran Anda. Memang saya baru submit karya kalau sempat saja.

trims... kalau sarannya didengar dan dimengerti.
see you... yaaach.