Raimazon -Prolog & Chapter 1.1-

 

I'm deleting it for some reason

 

--IreneFaye--

Read previous post:  
Read next post:  
makkie at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (9 years 41 weeks ago)
80

sebenarnya mau kasih komen,,tapi saia ga bisa pindah ke page berikutnya...
yasudah,,moin ajah..

|hantu kastil sedang patroli|

Penulis stezsen
stezsen at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (9 years 45 weeks ago)
90

meun udah lama ga baca raimazon
lanjut ahhh

80

mengaliir.... ceritanya, yupz
salam kenal dari pendatang baru

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 15 weeks ago)

Udah diedit sekali lagi,semoga gak ngcewain lagi ...

Penulis Kika
Kika at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Kika hampir lupa sama raimazon yang dulu.. >_<
tapi kalo ga salah dulu bukan orang indonesia ya kak si fuu-nya? *lupa :D

kika tunggu lanjutannya kak Ai.. Ayo semangat kak!! :)

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Makasih buat sarannya! Udah di edit lagi, klo masi ada yang kruang kasi tau ya!

Penulis Rea_sekar
Rea_sekar at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
90

Plot ini-dunia-nyata-tapi-kamu-bukan-berasal-dari-sini agak menggelitik saia, tetapi dikau berhasil bikin saia gak meninggalkan kisah ini. Saia yakin ini berkat narasi yang lumayan asik.
.
Ya mungkin hanya karena narasi. Overall plot belum terlalu ketauan (meski saia mencium aroma usurp-the-throne). Dialognya si Fuu masih agak-agak gimanaaa gitu. Entahlah.
.
Ayo ayo teruskan! :D

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Rasanya klo k.com punya tombol like, maunya komen kak rea ini saya like ahahaha

Sebenernya klo udah baca Raimazon sebelumnya plot cerita ini pasti ketauan jelas ahahaha, walopun gak sama persis banget (agak terlalu berbeda malah), tapi lumayanlah.

Dialog Fuu itu maksudnya yang mana kak? Klo bahasa gak baku itu mah soalnya kan anak SMA mana ada yang ngoong pake bahasa baku. Dialog itu tuh yang bikin aku berkutat berminggu2 di prolog doang. Soalnya awalnya aku nulis percakapan Fuu dan Flo dalam bahasa baku banget. Pake Saya dan kau ... ==a

Tapi makasih banget komennya!!! I realy apriciate it!!!

Penulis aocchi
aocchi at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
90

bagus XD
tapi, gak berasa setting Indo ya?
terus, itu di bagian awal, apa bener mereka sahabatan? kok waktu denger adiknya Flo kesiram air panas, Fuu gak ngerasa cemas atau berbela sungkawa sedikit pun? malah cuma senyum kan? yah, meskipun pada akhirnya ketahuan kalau cuma ketetesan setitik kopi panas *plak*

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

*catat--maklum aku sendiri orangnya rada susah nunjukkin simpati*

Penulis neko-man
neko-man at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
80

Bagus. Cuma aku nggak suka sama paragraf pertama. Padahal paragraf pertama dan kalimat pertama itu penting banget untuk narative Hook. Tapi paragraf pertama seperti agak berputar-putar soal karakter utama, dan tidak konkrit. Rasanya seperti gamang. Tapi yang selanjutnya bagus, dialognya hidup.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Errr paragraf prtama itu bagain mananya yang gak enak ya?

Penulis neko-man
neko-man at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Jika Fuu mengingatnya lagi, rasanya apa yang terjadi padanya saat ini hanyalah suatu serpihan khayalan yang tak pernah terpikirkan di kepalanya(<--bagaimana khayalan tidak terpikirkan?). Baginya kehidupannya menyebalkan. Tapi kebanyakan remaja belasan tahun juga memiliki pikiran yang sama, jadi besar kemungkinan (<--Kau kan pengarangnya kenapa malah ragu?) dia dapat mengatakan (<--bukannya hak-nya untuk berpendapat tentu saja dia 'dapat', haknya untuk berpendapat. lagipula kenapa dia tidak mengatakannya.) bahwa kehidupannya nyaris biasa-biasa saja.
-
Maaf karena rewel, soalnya paragraf pertama itu penting banget. Apalagi ini prolog. Kan sayang sekali, misal ceritanya bagus tapi paragraf pertama tidak membuat kecantol. Yah ini cuma pendapatku saja kok, (apa aku jadi editor dadakan ya?). Mungkin ada yang tidak setuju denganku.

Penulis neko-man
neko-man at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Nah kalau begitu POV yang mau dipakai yang mana? POV3 limited atau unlimited. Kalau Unlimited jelas wajar, karena pengarang tahu segalanya. Kalau begitu seharusnya "Wajar Fuu berpendapat," atau "Menurut Fuu" karena fokus mengarah ke Fuu.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Editted! Thanks commentnya!

Penulis neko-man
neko-man at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

jadi besar kemungkinan kehidupannya nyaris biasa-biasa saja. <-- besar kemungkinan? kenapa masih ragu-ragu.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

karena Fuu bukan aku, dan aku yang penulisnya yakin bahwa kehidupan Fuu tidak biasa-biasa saja.
"Besar Kemungkinan," itu karena Fuu tidak hanya satu-satunya manusia di dunia ini, dan dia tidak bisa dengan pasti menilai kehidupannya sendiri.

Penulis Kurenai86
Kurenai86 at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
90

baru mulai baca Raimazon :D
setting awalnya di mana, sih?
kesannya di Indonesia, tapi nama2-nya kok asing... terus definisi ortunya Fu juga nggak kayak orang indo
yah, anggap saja campuran gitu y ^^
.
adegan pas dia baca bukunya terus pindah dunia ngingetin sama Fushigi Yuugi.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

sebenernya sih settingnya indonesia, tapi ampe sekarang saya masih gak bisa bikin yang beneran Indonesia ahahaha. Sebenernya sih yang namanya aneh hanya keluarga Fuu. Flo itu kan Florina, klo aslinya sih dipanggil Rina.

Penulis Zoelkarnaen
Zoelkarnaen at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
100

Kenapa ga diselesaikan dulu, malah ditulis ulang sekarang?
.
Ok, soal POV 3, ada dua.
1. POV3 serba tahu, POV3 ini bisa pindah-pindah orang seenaknya.
2. POV3 terbatas, POV ini cuma ngikutin satu karakter.
.
Soal buku mungkin bisa ditambahin alasan, kalau buku itu terlalu mengingatkan Fuu pada ortunya, makanya ga pernah disentuh.
.
Dan... welcome back, nona Faye... ^^

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Yay! Bang Zoel! Kepalaku udah cenat cenut nerusin Raimazon yang kemaren, lagian yang ini ceritanya agak beda dari yang sebelumnya, ditambah lagi, nama2 karakter banyak yang aku ganti

Jadi soal POVku ini gak salah dong ya???

Saran buat buku itu aku ambil!

Penulis Zoelkarnaen
Zoelkarnaen at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Ga, POV-nya ga salah... ^^

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

alhamdulillah

Penulis smith61
smith61 at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
90

siiip, bagus... terlihat influence percy jackson waktu Fuu baca tulisan di sampul buku.

ada yang mengganjal untuk saya sih sedikit dan subjektif banget lhoo :
1. soal daftar snmptn, dan keinginan jadi penjaga perpus, gimana yak, rasanya maksa, apalagi Fuu aja gak terlalu merhatiin buku sampul merah yang dikasih ortunya, sampai berdebu pula.

2. uh, di awal itu, POVnya kok bisa sempet-sempetnya jadi POV si Flo.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

T_T
nangis haru, sekalian capek, sekalian air mata sisa nguap ngantuk.

PJ? Oh, iya, yang bagian si Percy ngebaca tulisan Yunani ya??? hehehe, klo dibilang influence sih malah sebenernya influence Aerialnya Sitta Karina, tapi mungkin PJ ikutan juga sih, berhubung rasanya aku lebih sering baca PJ daripada diktat.
1.Bener! Bagian itu! Maksa bangetnya keliatan banget ya?!!! Ada saran buat benerinnya?! Aku sih mo bikin kesan, Fuu gak mau banget megang buku itu karena itu buku hadiah ortu sebelum mereka mati, tapi kayaknya gagal yah ... Help please.

2. POV ganti?! Yang mana?!!!

Penulis smith61
smith61 at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

1. karena kayaknya, ehm, ada perpanjangan karakter punilsnya ke Fuu ini,ehm dokter-palembang ehm(SOKTAHUSANGAT*PLAK), jadi coba rasain jadi diri sendiri aja sekalian.

kalo bener irene mau jadi penjaga perpus aja alasannya apa, hanya karena ingin baca buku? kurang.
soal buku merah, coba posisikan fuu sebagai irene, irene sebagai fuu, apa bener kalo dapet buku peninggalan orang tua, terus akan didiamkan aja? eh, your character must be honest!

-

ide solusi ngaco dari saya : buat selama ini buku itu tidak dapat disentuh olehnya, buat buku itu selama ini menyakitinya(misal:ada kejutan listrik/membawa sial), atau buat buku itu selama ini kalau disentuh menghilang.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

tapi Fuu bukan aku!!! -_-a
satu kesamaan dia ama aku hanya dia tinggal di Palembang.
Klo aku:
Aku dari kecil klo gak jadi dokter maunya jadi perawat (Karena pengen make topi lucunya perawat -_-), dulu aku gak tau klo penjaga perpus itu kerjaan malah :P
Sifat Fuu itu aku ngambilnya dari kakakku, yang keterima di kedokteran tapi melengeos ke IT. Dia 100% gak mau jadi dokter sih.
Aku klo dikasi buku ama ortu--apalagi yang kayaknya tua banget--langsung diambil, taro dikamar trus dibiarin buluk :P

Fuu tukang baca semua buku, saya baca novel yang dalam bentuk buku aja sekarang udah mualai males (adanya ebook).

Tapi saran terakhirnya aku ambil deh!!! Kayaknya bisa dimasukkin deh.

Penulis smith61
smith61 at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

>>>>> tiba-tiba berubah jadi POV Flo :

Flo memilih tempat di dekat jendela, dan mendudukkan sahabatnya disana. Dia cukup hafal kebiasaan sahabatnya itu. Jadi ketika pelayan datang untuk mengambil pesanan mereka dan Fuu mengangkat kepalanya dari bukunya hanya untuk sekedar menyebutkan pesanannya, Flo langsung menyambar buku yang sedang dibacanya itu dan menyingkirkannya dari jangkauan Fuu.

-konsisten dong nona :D-

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

*garuk-garuk pala*
kirain karena ini POV orang ketiga, jadi klo tiba-tiba jadi Flo gak papa ...
(kebanyakan baca POV 3-nya Meg Cabot nih)

Gak boleh ya??? (udah lama banget gak nulis jadi tekniknya mulai tumpul)

Penulis smith61
smith61 at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Meg Cabot itu anime? manga? hehe, pov dalam anime atau manga itu emang seenaknya gak karu-kauruan asal seru, untuk cerita tertulis.. lebih baik konsisten.

setidaknya itu yang saya tahu, kalo ada kesoktahuan yang salah, mohon koreksi.

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)

Meg Cabot itu penulis mas ... -_-a
penulisnya The Princess Diaries, Avalon High,The Mediator, dll.
Tapi emang cowok jarang ada yang mo baca buku dia sih ...

Penulis IreneFaye
IreneFaye at Raimazon -Prolog & Chapter 1.1- (10 years 19 weeks ago)
100

Promosi awal ah:
Raimazon

Jika Fuu mengingatnya lagi, rasanya apa yang terjadi padanya saat ini hanyalah suatu serpihan khayalan yang tak pernah terpikirkan di kepalanya. Baginya kehidupannya menyebalkan. Tapi kebanyakan remaja belasan tahun juga memiliki pikiran yang sama, jadi besar kemungkinan dia dapat mengatakan bahwa kehidupannya nyaris biasa-biasa saja.

Tapi kehidupannya memang tidak biasa-biasa saja. Kehidupannya tak lagi biasa-biasa saja, dan tidak akan pernah.