peti puisi

sudah tak ada lagi nyawa
semua mati, hilang penuh tanya
tapi ke mana ?
sudah pasti tak akan pergi jauh
sampai ke surga sana
 
hei pujangga
di mana semua cerita pelantun derita?
di mana semua peti - peti puisi diri ini?
jangan gila hanya karena satu cinta
 
pujangga
kuburlah semua dukamu
usaplah tetes air matamu yang sia - sia
semailah bunga - bunga sukacita di tepi lara
 
karena pujangga
cinta nyata sesungguhnya sudah ada
tiba menyambut ragamu tuju diri-Nya
Tuhan kita

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Exneval
Exneval at peti puisi (9 years 28 weeks ago)
100

puisi yang tercipta setelah menunda berkarya selama dua tahun,

Writer key.lanie
key.lanie at peti puisi (9 years 28 weeks ago)
70

bagus, tapi ada salah ketik yang cukup mengganggu...

Writer barashin
barashin at peti puisi (9 years 28 weeks ago)
100

Suka banget dengan kata-kata "jangan gila hanya karna satu cinta" ^__^

nice

Writer my steReopain
my steReopain at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

Tanpa huruf kapital pada awal kalimat?
Pada baris kdua
'hei pujangga..' ini seperti memulai kalimat baru, tapi knapa di akhir baris pertama memakai tanda koma ya?

Mari belajar dan berkarya!

mawar_hitam at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

coba perbanyak baca dan akan kau temui banyak kasus yang mirip mirip... dan memang penyair bisa dan boleh untuk menggunakan kesalahan penulisan yang disengaja asal sang penyair faham apa yang dilakukan dan pembaca juga faham :) dan si penyair harus bisa mempertanggungjawabkan tulisanya kepada orang lain

cuma pada puisi ini aku seikit merasa jengah padakesalahan penulisan tanda strip ( - ) contoh pura-pura bukan ditulis pura - pura (tanpa spasi), setahuku penulisan sesudah dan sebelumnya tanpa spasi.

dan penggunaan tanda koma yang berlebihan... walaupun untuk tujuan deklamasi...
tapi menurutku dalam penulisan sangat tidak perlu jika berlebihan.. malah akan membuat puisimu berantakan jika dibaca dan dipahami oleh orang lain dan saat kau cuma bertujuan dan ber alibi untuk deklamasi saja... itu nggak bisa dijadikan jawaban kenapa kau pakai banyak sekali tanda koma yang tak perlu

salam

Writer Exneval
Exneval at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

saya sangat berterima kasih atas sanggahannya terhadap penulisan strip,
saya bisa lebih banyak mengerti selera para penikmat puisi :),

untuk penulisan tanda koma,
yang berlebihan, mungkin itu kembali lagi ke cara pembacaannya ya, mungkin cara saya membaca dan anda membaca bisa berbeda,

dan kebanyakan penulis biasnya hanya melontarkan makna dari puisi, tidak terlalu berharap banyak apakah pembaca bisa memahami cara membaca yang sesuai dengan hati penulis sehingga makna yang disampaikan benar benar sempurna,

terima kasih atas segala masukkannya :)

Salam

mawar_hitam at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

yoi coi... salam juga hehehe
*pengen bikin kekom ramai dan saling berinteraksi yang lebih lanjut lagi nih

Writer pembencipurnama
pembencipurnama at peti puisi (9 years 28 weeks ago)
70

penlantun? typo?
konsep yang bagus,anyway.

salam kenal :)

Writer Exneval
Exneval at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

terima kasih, salam kenal juga

Writer yayagyp
yayagyp at peti puisi (9 years 28 weeks ago)
60

Saya mau tanya,
Kenapa ada koma (,) nyaris ditiap lariknya?
Kenapa ada jg kata yang disingkat dan ditambahi tanda petik (')?
Mohon arahannya, salam kenalku ya ;)

Writer Exneval
Exneval at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

puisi itu tidak hanya dilihat dari diksi diksinya,
tetapi juga perlu dilihat dari cara pembacaan dari si puisi tersebut,
sehingga mungkin makna yang telah diutarakan di puisi,
bisa disampaikan,

dalam gaya berpuisi saya yang memakai tanda koma,
mungkin dikarenakan, saya ingin menjeda beberapa detik ketika membacanya,
jadi semua kembali ke dalam pengucapan,

salam kenal juga :)

mawar_hitam at peti puisi (9 years 29 weeks ago)
60

Nya.... coba selain Nya - Mu - Ia - Tuhan - coba kiaskan itu sebagai metafora yang benar benar originalmu :)

Writer Exneval
Exneval at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

terima kasih,
sebelumnya saya juga sudah memikirkan metafora
yang cocok untuk pengganti kata - kata tersebut,
namun belum kepikiran,
mungkin karena saya menulis kembali setelah 2 tahun vakum,
jadu sudah tidak seperti dulu lagi,

btw, thanks masukannya :)

Writer yayagyp
yayagyp at peti puisi (9 years 28 weeks ago)

Numpang nyimak inputmu mas Hari.