Dialog Kodok dan Syair Insomnia

Bundar melingkar kala purnama

separuh cembung melengkung lalu cekung bak arit menyabit

 

- “Sejak kapan rembulan indah? “

 

Saat merona berjelaga mega

Intip kisah dalam kasih nan merana, sementara gelap tetap berlaga

 

; “Ah, manipulasi ide berkedok romantis!”

 

Semilir mengalir antarnya ke hilir

pendar pelintir cahaya mentari, orbitnya terusir terkilir dan tergelincir

 

- “Mengapa pagi tak pernah cerah?”

 

Lelah, menikam kelam malam

Hibur kufur tanpa syukur, dalam dengkur terkubur kasur... tidur

 

; "Karena kodok tak pernah berkokok”

 

--

25102011-Tepat pukul 2 pagi

Read previous post:  
83
points
(60 words) posted by hers 12 years 4 weeks ago
63.8462
Tags: Puisi | kehidupan | hers | juni
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer januari
januari at Dialog Kodok dan Syair Insomnia (8 years 37 weeks ago)
90

ha... ha... cukup menghibur. dan, salut buat idenya...
see you... sastra oh sastra.

70

numpang bagi point mas bro..he2, terus berkarya

30

itu, "karena kodok tak pernah berkokok"
like this!

Writer nafi
nafi at Dialog Kodok dan Syair Insomnia (8 years 38 weeks ago)
80

ahhhhhhhhhhrhrhhghghgh... bAGUSS KK

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at Dialog Kodok dan Syair Insomnia (8 years 38 weeks ago)
80

Insomnia memang selalu membuat otak kita lancar memerintah tangan untuk menulis. Mungkin itu hikmah dibalik insomnia bagi kita-kita, para penulis sastra.

Writer Titikecil
Titikecil at Dialog Kodok dan Syair Insomnia (8 years 38 weeks ago)
90

Asli tik suka ini, bkesan polos gmn gtuu haha!
Endingna asli bikin tik ngakak abis, secara yang berkokok memang bukan kodok haha tp ayam kan?!?
Kip nulis d! Lanjutt...

hers at Dialog Kodok dan Syair Insomnia (8 years 38 weeks ago)

ah makasih,,
asyik pagi-pagi bikin tik ketawa, moga2 jadi pahala...hehe!