HANOMAN TAYAMMUM: PAMAN SUBALI DAN SUGRIWA

Setelah pagi diguyur hujan, kedua paman Hanoman yaitu: Subali dan Sugriwa tiba dirumah kakak perempuan satu-satunya pada sore hari. Mereka datang dengan menunggang kudanya masing-masing, Beraksa dan Kepang.Kuda Subali adalah kuda Beraksa yang memiliki sayap dan berwarna putih, sedangkan kuda Kepang yang memiliki jalinan tali dari emas kepunyaan Sugriwa. Ibunda Hanoman senang melihat dan dikunjungi mereka, tidak lupa mempersilahkan masuk.

 

“Bagaimana kabar ayahanda Kiskenda?” tanya ibunda Hanoman. Dijawab oleh Subali, “ayah... sehat-sehat saja”,  dan Sugriwa pun menggangguk tanda setuju. “Ayahanda telah sehat sempurna dan dapat melupakan kepergian ibunda kita” lanjut Sugriwa. “Betapa senang mendengar hal itu” ucap Anjani, ibunda Hanoman. “Dimana Hanoman, aku tidak melihatnya?” tiba-tiba suara Subali bertanya. “Hanoman... mungkin sedang mandi diatas gunung” jelas Anjani.

 

Tidak lama berselang, Hanoman tiba dirumah. Hanoman terlihat bingung dan senang melihat Beraksa dan Kepang. Apalagi ketika mendekati Beraksa yang jinak dan bersahabat, Hanoman merasa kagum.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
80

Dilanjutin kan?
Salamku..

trims... dech. prosa dan prosa.... see you, nextly.

50

wah saya suka sekali cerita tentang pewayangan, maupun cerita kontemporer yang melibatkan tokoh wayang. Alangkah lebih baik kalau cerita ini sedikit agak lebih panjang untuk dijadikan cerpen, diisi tentnag peristiwa yang mengandung makna lebih. Tapi overall sudah cukup lumayan kok. :)

terimakasih.