Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 2)

 

Tentang Pak C, juga orang kantoran.. kala itu Pak C baru pulang dari rapat penting di Singapura dan besok lusa ada deal meeting di Hongkong tentang mekanisme legal aspect CIQ yang membutuhkan penanganan serius antar kedua belah pihak, pihak kantor Pak C dan Hongkong Co.Ltd.
 
Baru pulang rumah, mandi sebentar lalu saat mau tiduran di kamar, sang istri pasang muka cemberut.. Pak C bertanya, "ma, koq cemberut sih?", lalu istrinya berkata, "abah, ini kan hari selasa".. Pak C kerutkan jidat tanda kurang paham, lalu balik bertanya, "memangnya kenapa kalau hari selasa ma?".. si istri tambah sewot, "lhaaaa, selasa itu jadwalnya kamu ke rumah dia", begitu kalimatnya lantang... Pak C gelagapan, bagaimana nggak gelagapan.. baru pulang dari Singapura, belum buat persiapan untuk Hongkong, eh sudah 'diusir' dari rumah karena hari selasa adalah jadwal untuk 'si dia'.. lalu, Pak C coba berkelit, "hari ini aku di sini saja, capek ma baru pulang dari singapura.. besok aku mau buat persiapan buat Hongkong pula". Apa komentar sang istri, "Abah mau saat di padang masyar dibangkitkan dengan pundak miring karena tidak adil dengan istri yang lain, menikah itu tentang kehidupan dunia dan akhirat, lagian siapa suruh menikah lagi.. ayo, berangkat ke rumahnya..", dengan berat hati dan masih sangat letih, Pak C berangkat ke rumah istrinya yang lain.. butuh waktu lebih dari satu jam perjalanan dengan mobil sport miliknya, lalu sampai di rumah istrinya ('si dia') hanya ucapkan salam dan langsung menuju kamar untuk istirahat. 'si dia' bingung bukan kepalang, lalu coba bertanya, "papi, bukannya dari singapura.. koq sudah pulang ke sini", Si Abah alias papi menjawab dengan malas, "diusir sama 'kakak'mu, katanya hari ini hari selasa, jadinya ya.. ngungsi ke sini deh.. sudah ah, aku capek banget mau tidur..". Hmmm, 'si dia' menghela nafas sejenak, lalu berkata, "pi, pinjem handphonemu, mau telpon kakak..". Pak C mengambil handphone dari sakunya dan memberikannya pada 'si dia'..
 
Begini percakapan keduanya...
si dia: "halo, assalamu'alaykum.."
 
dari seberang sana terdengan suara kurang ramah..
si kakak: "ya, ada apa.. lu koq telpon pake hp abah.."
si dia: "eh, anu kak.. hanya mau beri tahu, kalau papi sudah sampe di rumah"
si kakak: "aye juga tau, hp-nya pake icloud, jadinya bisa ke lacak di mana posisinya.. makanya belajar internet, biar tau papimu lagi di mana"
si dia: "eh, iya kak.. makasih nasihatnya, sudah dulu kak.. assalamu'alaykum"
si kakak: "ya.. lekum salam.." setelah tutup telpon, "preeet, mesra amat gua sama dia.."
si dia: "alamak, gemeter nih, abis ngobrol sama si kakak"...
 
Pak C, sudah tertidur pulas... zzzz zzz zzzz zzz... 
 
Ntuh, keluarga Pak C.. nggak lazim, dan nggak normal bagi kebanyakan orang seluruh dunia.. yang lazim terjadi adalah seperti kelakuan Pak D.. coba ikuti ceritanya..
 
Pak D pulang meeting dengan clien penting dari Australia, karena tentang proyek besar.. diajak entertain, ajeb ajeb di night club, dan ya.. gitu deh.. setelah itu pulang dini hari, istrinya sudah terlelap di alam mimpi.. tetapi karena suaminya pulang, istrinya sengaja bangun untuk membukakan pintu.. "pulang malam terus pap?", pak D hanya tersenyum ringan, "iya mam, ada clien dari Australia nih, akhirnya diajakin ke night club lah..". Istrinya membuka jas yang dikenakan sang suami, lalu melihat ada bercak lipstick di kemeja suaminya.. ingin rasanya bertanya, tapi ah.. sudah lah.. sudah pulang ke rumah gini koq diajak ribut, begitu pendapatnya dalam hati. Saat Pak D membuka kemejanya, dia terkejut bukan kepalang, lhooo... lipstick siapa nih nempel di punggung.. haduuuw, mama liat nggak yah..??!!?? begitu pertanyaannya dalam hati... 
 
Pak D hanya pegawai 'suruhan', sebenarnya ujung tombak perusahaan sih, marketing.. tapi tugasnya memang sedikit berat, yaitu negosiasi harga dengan clien.. kalau proyek deal, bakal dapet bonus yang gedhe.. kalau gagal, ya nggak apa-apa... paling diomelin sama bos.. :) tapi, Pak D suka ambil kesempatan.. bila ada kesempatan entertain tamu dan clien di night club, lalu diajakin ajeb ajeb, karaoke, dan juga ehem.. (maaf)  'bersenang-senang' dengan perempuan bayaran.. Pak D ikut booking perempuan bayaran dengan alasan menemani tamu.. hmmm, ck ck ck... korupsinya dosa, 'bersenang-senangnya' dosa, paket lengkap banget deh..
 
Bagi para istri dengan kasus Pak D, alasannya standart, "selama masih pulang ke rumah, di luar rumah mau ngapain, bukan urusan saya.."... hmmm, beginilah potret kehidupan yang dianggap normal?
 
Dan yang terakhir adalah pak E (bersambung lagi)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer KD
KD at Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 2) (10 years 28 weeks ago)
100

hmmm

Writer Aussey
Aussey at Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 2) (10 years 28 weeks ago)

Ehem.. Mas kalo mau ngeblog jangan di sini, ya! Di sini tempat buat prosa dan puisi. Mending mas posting aja di fb atau bikin blog sendiri :D

sudah pernah posting di blog, kalau posting di sini kan para 'master' akan berkomentar dengan 'pedas'.. thanks komentarnya..

Ini....apaan?
Lebih seperti sebuah catatan daripada sebuah cerita.
No offense, tapi kalau ini mau dikatakan sebuah cerita, harus ada narasi yang tepat. Yah...memang judulnya sih 'catatan kecil anggota ISTI' tapi kan tidak harus isinya benar2 berupa catatan.
Kalau ingin posting catatan harian (diary) atau semacamnya dan ingin dibaca banyak orang, ada media yang dinamakan blog dan notes di fesbuk.
Salam.

betul sekali, ini baru pembuka.. belum masuk cerita.. btw, thanks komennya..

Bukan itu maksud saia.
Kalau ini sekedar draft mentah yang belum jadi cerita, mending tidak usah di posting disini dulu. Kalau sudah narasinya diubah jadi narasi yang pantas disebut sebuah cerita, baru di posting disini.
Nah kalau memang ini adalah draft dari buku kamu yg sudah terbit, kenapa ga postingan di K.com dijadikan media promosi.
Misal: Posting saja prolog/chapter 1, trus berikan keterangan bahwa sambungan cerita dapat dibaca di buku karangan anda yg berjuduln [insert title here].
Akan lebih baik.
Anyway...klo memang sudah jadi buku yang terbit. SELAMAT!

belum terbit lah, ceritanya juga masih kumpul-kumpulin bahan, kalau lihat pengalaman sebelumnya, paling juga setahun lagi baru terbit.. :D mudah-mudahan on schedule semua..

Writer Yafeth
Yafeth at Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 2) (10 years 28 weeks ago)

Ehem. Ini cerita? Ini lebih mirip postingan untuk blog daripada cerita. Tata bahasanya sulit dipahami dan lebih menyerupai curahan hati. Dan jadi bertanya-tanya, tujuannya apa? Kalau mau menjadikan cerita dari kisah seperti ini sebenarnya bisa, kan? Tapi ya itu, harus dipakaikan narasi yang tepat, dan bukan berbicara langsung. Maaf kalau terdengar keras. Ini demi kebaikan bersama juga. Permisi.

daijobu (tidak mengapa in japan).. namanya juga draft tulisan, jadi ya.. gini hasilnya.. 3 tahun lalu saya pernah melakukan hal yang sama, terbitkan draft tulisan di sini dan tulisan ane dicaci maki sama para k.com ers.. dan 'walla', terbit juga jadi novel (http://arsitekbersastra.blogspot.com/2009/08/jadps-rilis.html).. btw, thanks atas komennya..