Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 3)

 

Pak E, adalah keluarga sakinah untuk ukuran orang kebanyakan... suami setia, istri cantik dan juga setia, serta dikaruniai anak-anak yang lucu. Begitu harmonisnya keluarga ini hingga nyaris tanpa konflik.. Pak E hanya seorang karyawan biasa, istrinya juga seorang guru SMU swasta di kotanya. Setiap hari, rutinitas kantorlah yang mereka lalui.. pergi ke kantor pagi hari dan pulang sore hari bercengkrama dengan keluarga...
 
Suatu hari, saat jam makan siang terjadi pembicaraan ringan di kantor Pak E dengan temannya, Bang Bakrie..
 
Pak E: "hello jek, apa kabar.."
Bakrie: "kabar, haduuuww.. kepala pusiiing"
Pak E: "lhoo, koq bisa kepalanya pusing"
Bakrie: "istriku minta cerai.."
Pak E: "lho, koq begitu.. memangnya kenapa jek.."
Bakrie: "ah, biasa lah... urusan lelaki.. lagi kepincut sama cewek imut, baru juga say hello di pesbuk, eh.. emaknya anak-anak sudah minta cerai"
Pak E: "waduw.. sensitivitasnya tinggi sekali.."
Bakrie: "iya nih, padahal kan hanya iseng.."
 
Pak E kaget sempurna...
Pak E: "whaaaat..? Hanya iseng..? sama perempuan koq iseng sih, kamu punya anak perempuan kan, kalau anak perempuanmu diisengin, bagaimana kamu.. pasti marah kan"
Bakrie: "iya sih.. hmmm, memangnya kamu nggak pernah iseng sama cewek lain.."
Pak E: "iseng, nggak lah.. kalau saya suka, ya dinikahi saja.."
Bakrie: "cieeee, dinikahi.. memang boleh sama istrimu?"
pak E: "nggak tau deh.. saya kan setia sama istri, jadi nggak pengen coba-coba.."
Bakrie: "setia bagaimana, umur seusia kita nih lagi rentan-rentannya... lagi pengen cari sensai, dan banyak lagi"
pak E: "emm, nggak deh.. saya cukup dengan satu istri.."
Bakrie: "waaahh, amazing banget lu.. kagum dan jempol buat kamu.. em, memang nggak punya hasrat dengan cewek lain"
pak E: "hasrat..!! em, ada lah.. saya kan normal.."
Bakrie: "kenapa nggak dicoba?"
Pak E: "dicoba, muke gile.. lu kate beli mangga, abis dicium-cium eh ternyata nggak jadi beli"
Bakrie: "ha3x.. namanya juga penjajakan.."
pak E: "wah, orientasi hidup kita beda pak.. saya sih pengen hidup normal nggak macem-macem"
Bakrie: "beda bagaimana..?"
pak E: "saya coba hidup taat beragama, jadi.. saya nggak mau main-main dengan dosa, lalu.. em, satu istri saja nggak habis-habis.. kalau punya dua, kapan ngabisinnya.."
Bakrie: "ow, gitu ya... dengan istrimu, kamu kewalahan yah.. atau nggak sanggup... sini, ntar aku bantuin.. ha3x.."
Pak E: "sompret lu... intinya begitu deh, cukup satu, karena satu aja minta dibeliin mobil, rumah dan banyak lagi.. kalau harus punya lebih.. mati lah awak nih.."
Bakrie: "ha3x.. ujung-ujungnya tentang duit toh.. ok deh, understand 100%.. makanya, dijadiin pacar saja, buat senang-senang doang.."
Pak E: "astaghfirullah.. dibilangin saya mau hidup taat, jadi.. anti maksiat dong.. sudah ah, balik ngantor yuk"
Bakrie: "jek.. bila kamu ada masalah, hubungi on clinic.. rahasia terjamin.. ha3x.."
Pak E: "asem lu... lu kate aye nggak bisa berdiri apa... ha3x..."
 
Begitu potret kehidupan keluarga sakinah dan anti on clinic.. :D sedangkan tentang Pak F... eh, ini mah nggak ada.. ha3x... you know, ada wawancara exlusive dengan para pelaku, pendapat dan sudut pandang dari para pelaku, menurut si istri, menurut si suami dan menurut teman-teman mereka.. sabar yak (bersambung lagi)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post

Mikan emang terlalu kecil buat baca ini, tapi mikan cukup gede buat tahu ini bukan cerita

Kenapa?

Kakak overdialog minim narasi none deskripsi

Oke, pembelaan kakak adalah 'ini draft dan bakal diubah setahun lagi' CMIIW

Tapi kakak harusnya kasihan sama pembaca yang sebel karena baca draft mentah

Saya mohon dengan hormat agar kakak lebih punya care pada pembaca dengan tidak memberi kami 'beras'

iya mikan.. makasih banget.. dengan case 'beras'.. jadi rada melek mata karenanya.. em, kalau posting tulisan langsung 2000-3000 kata, kadang yang baca mengkerucut jadi para pembaca sejati, kalau para 'tamu istimewa', paling dibaca ujung sama pangkalnya doang.. hi3x.. (lagi menuding diri sendiri, kalau baca cerita pilih yang pendek-pendek, biar cepet selesai bacanya.. :D..) jadi, pengen postingnya sedikit-sedikit supaya kalau mau edit nggak banyak-banyak dan bisa dicicil pula.. btw, terima kasih mikan.. nice to meet you.. :D

100

appriciate 4 ur idea, menangkap realitas dibalik fakta *cie kaya berita ya*.tp kayanya pembungkusan judul bisa lebih dibikin menarik tuh....krn setelah baca dr ke 3 tulisan bersambungmu mmmh suami takut isteri justru disini perempuan jd objek semua.

btw makasih udah berkunjung ke lapakku
salam kenal

he'eh nih, so far.. memang belum tampil cerita tentang lelakinya, dan judul memang harus greget, supaya eye cathcing.. mudah ditangkap mata dan mudah dipahami.. thanks masukannya..

Writer KD
KD at Catatan kecil 'anggota' ISTI (Bagian 3) (9 years 48 weeks ago)
100

hmmm

ha3x.. dari tadi hmmmm doang nih.. :D