Cullinary Challenge: Gula-Gula Payung Frou

 

Tahukah kalian? Bahwa ada seorang gadis mungil berambut ungu ikal dengan bola mata perak yang tinggal di tengah Hutan Manis? Ialah Frou, sang pembuat Gula-Gula Payung!

Gula-Gula Payung Frou sangatlah lezat hingga menjadi penganan kegemaran anak-anak juga bahkan orang dewasa! Rasa manisnya yang khas bak menebar kebahagiaan kepada yang memakannya! Seluruh warga yang tinggal di penjuru hutan, kota, gunung, langit, gua, hingga bawah laut selalu memuji kelezatan Gula-Gula Payung Frou!

Lihatlah! Kini, di dalam rumahnya yang terbentuk dari sekuntum bunga yang tertelungkup, anak perempuan itu tengah bersiap memasak Gula-Gula Payung!

Resep kelezatan Gula-Gula Payung Frou sangat rahasia. Tidak ada siapapun yang mengetahuinya kecuali Frou sendiri.

Di sana, Frou mulai mempersiapkan sebuah kuali pelangi raksasa! Hup la! Hup la! Hup la! Ia mendorong, menggeser, dan mengangkat kuali pelangi raksasa itu dengan susah-payah.

Sehabis mengusap peluh sambil menghela napas sejenak, Frou segera mengambil tongkat pengaduk. Tok ketok ketok tok! Lihatlah betapa anak perempuan itu giat bekerja!

Daaaaan ... inilah satu rahasia Gula-Gula Payung buatan Frou yang begitu sedap:

payung bekas!

 

~UNFIN~

Kelanjutannya bisa dibaca di kumcer saya (duniamimpigie) yang berjudul: "Langit, Bunga, Gula-Gula".

Kumcer tersebut berisi empat cerpen: "Poko, Penghimpun Kata Negeri Surga Buku, Gula-Gula Payung Frou, CLOSE ~ Yang Terkenang, Permen Karet Zozo"

Kumcer tersebut dapat diperoleh dengan mengontak pengarangnya langsung :3

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

kenapa pas baca berasa kayak lagi loncat2 n nari nari ya?
hmmm... i like it.. xD

nb: tiba-tiba jadi pengen makan permen... -___-"

Ciel, ini kan udah di-delete, masa dikau masi ngerti? :p
Ato mau beli kumcerna? Langsung pesen ke saya~ *promosi

80

ternyata dongeng kak gie emang manis :3

Fufu~ trims, Red :3

100

Aaaaah, ini manis, semanis gula-gula buatan Frou :3.
Entah kenapa, menurut aku Gie, ini cocok lho dijadiin story telling,xD. Jadi ada ide, fufufu.

Devi, memang ini saya buat dengan membayangkan story-telling.
Makasi dah baca, Dev :)

100

Bagus! (n_n)

Ceritanya manis banget

Heart-warming

Makasi ya, Chlohette :3

Sama-sama (n_n)

Walaupun nuansa ceritamu bertolak belakang dengan nuansa cerita yang saya bawakan, tapi saya senang sekali bisa bertemu dengan sesama penulis cerita dongeng.

Mari kita sama-sama melestarikan cerita dongeng (n_n)

Keep writing (n_n)

Kalau kebetulan tulis dongeng lag,i ajak saya mampir yah.

Ditunggu...

100

My first 10 point is given to this SUPERDUPERMEGAFOXYAWESOME story.
Ini cerita paling keren yang pernah aku baca.
Keren banget suuumpah :D
Sumpah sumpah sumpah..

Tehe~ jangan berlebihan, ah! xD
Makasi ya~ :)
*malu* (*´∀`*)

100

*kitik-kitik Gie*
Ini keren! >w<
.
S E P U L U H

*kegelian*
w(°o°)w
Makasi, Kaaaaaak!!! XDD

90

gud jub ^_^

Makasi~ :)

100

sekuntum bungadeh buat yg nulis...heheheh, seperti tulisannya yg berbunga-bunga

Makasi ya, udah bersedia ngomen dan baca :)

90

Emmm, idem ama pendapatnya Canon. Tapi sepertinya emang ada koq dongeng anak-anak yang turut mengikutsertakan pembacanya, tapi biasanya hanya di awal dan akhir cerita.
Sama kalau ini memang didedikasikan untuk anak-anak, lebih baik perkataannya pakai tanda petik. Biar lebih gampang dipahami aja.
Tapi memang pesan dan ceritanya semanis yang buat...upsss...maksud saya semanis gula-gula payungnya. :P *ditabok

Makasi ya, Bang Lind :)
.
Eniwei, saya emang beneran manis kok~ #mendadaknarsis

80

Cerita yang ceria. Bikin yang baca seakan ikut bergoyang dengan frou

Hanya saja saat dibacakan kepada anak-anak saya memilih tidak mengunakan payung bekas sebagai bahan utama masakan alias gula-gula payung ini.

Karena anak-anak akan bertanya, apakah payung bekas bisa dijadikan gula2?

Hanya saja saya benar2 suka dengan keceriaaan dan keriangan ceritamu ini.

Tehe~ XD
Jawabanna pasti, "Enggak bisa, cuman Frou yang bisa bikin payung bekas jadi gula-gula"
.
Makasi, Ibu Cat :)

90

Aku udah baca, Gie. Dan aku naksir sama cerita ini. Bacanya bikin ngiler. XD Kayaknya dikau emang jago bikin cerita yang berbau dongeng anak-anak gini ya?
Eh eh, baru aja aku ketemu info ini. Siapa tau dikau tertarik ikutan: http://www.facebook.com/notes/info-lomba-dan-peluang-menulis/lomba-cerit...

Wow, tengkyu infona, Ratu :*
.
Makasi juga udah baca~~~

100

SANGAT...
SANGAT.
SANGAT!
CERIA!!!!
gaya khas-mu kayaknya bikin cerita yg rame dan penuh warna ya, hmmm..... karena ceritanya rame dan beberapa filosofi hidup yg dikemas dgn ceria *aka ga bikin saya mumet* saya no comment ah, FANTASY desu~~~~ nyaaaa,,,,,,, u made me wanna go to the dreamland toooo~~~~~

Makasi, Lisa :)
Kapan kau nulis lagi? Nanti saya mampir :)

Enggak ah, saya ga masukin filsafat siapapun itu. Enggak mau masukin filsafat juga sih.
.
Iya, sejujurna, di ini saya bereksperimen narasi ala "storytelling" gitu, Bing. Mangkana saya masukin banyak SFX dan ekspresi bunyi lainna. (mungkin gara-gara keinginan saya jadi storyteller belum tercapai? Hehe~)
Hebat! Kau yang pertama nyebut soal 'lisan' di komen padaal hal inilah yang menurut saya paling menonjol di cerpen ini.
.
Bosen? Mungkin juga. Sesekali saya perlu kembali ke genre dewasa.

Fufu... entah napa deskripsiin emosi anak-anak itu asik :3
.
Yeyeiiii~~~ makasih ya! Peluk dan cium Akang Bing (づ ̄ ³ ̄)づ

100

Saya juga mau gula2 payungnya... :D
bagian ide tentang membuat permen dari payung bekas bikin teringat sama novel2-nya Roald Dahl, apalagi saya habis baca novel lanjutannya Charlie and the Chocolate Factory ><

Hehe... mirip ide Roald Dahl ya? Kayakna saya musti baca karya-karyana yang laen.
--> baru baca Charlie
.
Eniwei, makasi dah baca, Kak Kure :3

100

wah kayak baca dongeng di kompas.. :D masukin kompas bisa nih.. :3

Saya nulis ini memang dengan tujuan bisa 'dijual' keluar juga. Dan sebenerna saya kurang pede masukin Kompas anak (dulu beberapa kali ditolak), tapi baca komen ini jadi pengen nyoba lagi.
.
Makasi ya :3

80

Bagian yang paling twisted menurut saia, yg bikin saia langsung bilang 'WHUT?!' adalah:
[Ya, payung bekas!

Payung-payung yang sudah berlubang, yang rangkanya bengkok, yang warnanya telah pudar, yang gagangnya patah! Yang sudah tidak lagi dipakai oleh pemiliknya!

Yang memiliki rasa semanis kebahagiaan bila dikecap!]
.
OMGWTF! Itu makanan dibuat dari payung bekas?!
.
Tapi Gie...ini...benar2 manis! Dan jujur, meski saia adalah pembaca-pembenci-SFX-dalam-cerita....tapi pemakaian SFX di cerita ini pas sekali. Dan beberapa malah memberi kesan jenaka dan saia suka itu! (o___<)b
.
Ah...sebelum lupa...saia pesan satu kardus Gula-Gula Payung-nya. Bisa dikirim ke rumah atau ke kantor saia! (^___^)b

Sengaja, SFX itu, bagian dari eksperimen saya untuk cerpen ini. Saya juga pada dasarna adalah pembaca-pembenci-SFX-dalam-cerita. Mangkana saya nyoba bikin SFX yang nyaman dibaca. Dan sepertina berhasil?
.
Makasi, Oom Rackham. Nanti saya mampir ke cerpen kulinermu juga (o______<)b

100

Gie emang jagonya bikin cerita yang manis seperti saya kayak begini :3

Huwe, bahkan komen pun bisa-bisana dijadiin sarana narsis oleh seorang Dansou :3
.
Makasi~

100

<3
Pesen satu gula-gula payung dooong~~

Silakan pesan ke Frou dan Jule <3 hehe makasi ya~

100

‎(¯‿¯)
Gie, apa Pustaka Lebah membuatmu jadi lebih children-friendly dalam membuat cerita? Karena membaca ini, saya merasa kita seolah-olah sedang menonton suatu acara TV (katakanlah, Dora)... Naik satu level dari 'cerita anak-anak'mu yang biasanya, hehehe
.
Humm, jadi pengen mengeksploitasi gaya tulis ini habis-habisan buat EAT.. *grin*
.
Anyway, thanks for the Story~!

Sejujurna, ga ada hubungan sama kantor saya karena di kantor saya ga nulis fiksi, melainkan non-fiksi macem ensiklopedia (buat anak-anak sih...)
.
Makasi, Sam :)
Padaal saya beranggapan ini cerita masi ada yang kurang. Kau ga merasa gitu kah?

2550

Uuuuh... saya merasa cerita ini ada yang kurang. Entah apa. Dan saya harap teman-teman dapat memberitahu saya.
Terima kasih :)

(meng-up-kan diri supaya tembus seratus! Yeeeeiiii!!!)