Plastik

 

Mudah sekali perkataan
lupakan bayang, tapi
setelah
sampah dibuang,
sekarang hanya ada aku dan dia
Senangnya!!!
 
Papah!
Hei Ay!
 
Memulai sebuah kisah
dengan terang
Terik matahari aku puja,
kata anakku yang
paling baik,
paling cantik dan pintar,
di seluruh dunia
 
Benar, dia yang tak bisa lupa
bagaimana sengat jalari
hati, sengit membakar kulit,
sedikit demi sedikit kan
berteman awan putih di angkasa
 
Masih saja air kupecah
masuk telinga,
tiada lelah berlari mengejar sinar;
dia paksa cakrawala
tunjukkan makna bahagia,
hanya untuk putri semata wayang, aku,
langit biru,
sipit mata;
dia pingit dunia
selayak butir-butir batu
pada tumit dan celana
 
Ay kenapa?
Gapapa pah, Ay cuman lagi berpikir
Wah, tentang apa?
Ada deh!
 
Dara mungil yang nakal,
ikal rambut
memagut desir udara;
pabila sekiranya
hati yang pemurah
dia kucir,
menyisir tanya;
akankah dia beri semua yang kupinta?
 
Yee, dasar manja
Biarin aja, pokonya cuman Papah yang Ay paling suka
Ya ya, pasti ini ada maunya
Pah, boleh ga Ay minta duit yang warna merah muda?
 
Serupa bentukan sintesa organik,
musik mengawang-awang
hutan bakau,
kuning limau
Dan jikalau banyak irama jadi satu,
selalu dia kembali incognito
Samai 
serangga yang terperangkap
dalam gelas ratna cempaka,
meguri meguru yo;
aku adalah dia,
sepah berharga,
yang tutupi luka
hingga harum
dupa dan parfum
kelilingi dia
 
Triniti,
kini tak mungkin lagi
tak jadi
bukan siapapun selain diriku sendiri
 
Laila, gadis kecilku,
bangun dong, udah siang tau
Pah, hari ini Ay males sekolah
Apa!? Ya udah, mau ke pantai ato diem di rumah?
 
: Hidup itu indah
 
2011
 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer billyscooter
billyscooter at Plastik (10 years 38 weeks ago)

keeps write ;)
salam kenal

Writer wacau
wacau at Plastik (10 years 41 weeks ago)
70

"Pah, boleh ga Ay minta duit yang warna merah muda?"
bikin saya senyum di bagian itu :D
(salaman)