Call Me Devils Summoner -[Call 3 : Klub Randi vs V3]-

            Bel sekolah berbunyi enam kali dan itu pertanda bahwa waktu pulang sudah tiba. Semua murid termasuk guru-guru pun pulang kerumah mereka masing-masing. Dan yang tinggal disekolah hanya tersisa aku dan Adim yang berada dikelas, Ansel yang tidak tahu kemana dan seluruh Anggota klub Summoner Randi yang dalam pikiranku mereka sudah mengawasai seluruh sekolah baruku ini.

            “Sial-sial-sial,” kata Ku dalam hati.

            Adim berdiri didepan ku yang sedang melamun sambil berkata “Kau tidak perlu takut.”

            Aku yang mendengar perkataan Adim pun lansung terbangun dari lamunan ku dan aku pun lalu berkata “Iya, aku memang takut dan itu semua gara-gara mulut besarmu.”

            “Bek, kau tidak perlu Paranoid seperti ini. Karena aku yakin, kita akan menang melawan mereka dan itu telah ditakdirkan oleh tuhan,” kata Adim.

            “Ditakdirkan Tuhan, Bull Shit,” kata ku dan lalu aku mengarahkan telunjuk kanan ku kepalaku sambil berkata “Tuhan itu. Tidak akan membuat umat nya berjudi.”

            “Kita tidak berjudi, Bek. Tapi kita memperjuangkan kemerdekaan mu,” kata Adim.

            Aku pun lalu membelakangi Adim dan lalu berkata “Aku tidak perlu kemerdekan.”

            Setelah aku selesai berbicara,  masuklah Ansel kedalam kelasku sambil memakai Hadpont.

            Ansel melepaskan Hadphont nya dan lalu berkata “Jadi bagaimana cara kita mengalahkan Klub Randi?”

            “Tolong kau tenangkan pikiran mu itu dulu dan kalau sudah tenang, tolong kau pikirkan baik-baik. Apa yang aku bilang tadi,” ucap Adim sambil berjalan keluar kelas.

            “Kau mau kemana, Dim?” tanya Ansel yang tidak tahu apa-apa.

            Adim menghentikan langkah nya dan lalu berkata “Aku akan menyambung nyawa teman mu,” kata Adim dan lalu melanjutkan langkah nya.

            “Apa maksud dari perkataa Adim tadi nya?” tanya Ansel dalam hati. 

 

*************************

 

               Adim berjalan menuju tengah lapangan yang kini sudah dipenuhi oleh seluruh anggota Klub Randi. Adim berdiri di tengah lapangan dan lalu membuka bungkus permen Kiss dan lalu memakan permen Kiss.

            Randi maju kedepan dan lalu  berkata “Adim....Adim....Adim.... dimana seluruh anggotamu?”

            “Kalau hanya cecunguk seperti kalian. Aku sendiri sudah cukup,” kata Adim sambil mengeluarkan Hp Bentorola B-900 yang bentuknya mirip Hp Phony Ericshon Experia dari dalam kantong nya.

            “Kalau begitu katamu. Bagaimana kalau kita mulai bertarung,” ucap Randi.    

            “Siapa takut,” ucap Adim.

             Setelah Adim selesai berbicara, tiba-tiba dari arah belakang ku. Terdengar suara seseorang memanggil nama Adim. Adim pun lansung menoleh kebelakang dan Adim pun berkata “Sudah kuduga, mereka akan menemaniku bertarung.” Dan ternyata yang tadi memanggil Adim adalah Aku dan Ansel.

            “Ku kira kalian sudah  kabur,” ucap Adim.

            “Aku tidak akan kabur. Kalau misalnya ada sahabatku yang rela mempertaruhkan nyawa nya, hanya demi aku,” kata Ku sambil menatap Adim.

            “Apakah kita sudah bisa memulai pertarungan nya?” tanya Randi.

            “Ya,” jawab kami bertiga serempak.

            “Kalau begitu, Open Gates” kata Randi sambil menekan tombol Call di Hp nya.

            “Open Gate......!!!” teriak semua orang termasuk Aku, Adim dan Ansel sambil menekan tombol Call.

            Setelah tombol Call kami tekan, tiba-tiba muncul Arjuna, Leperchaun yaitu peri laki-laki yang memakai topi tinggi, baju dan celana warna hijau serta membawa tongkat kayu dan Dante Masamune yang memakai pakaian samurai lengkap dengan helm samurai, armor dan jubah yang berwarna biru dan mata kanan nya dijahit serta membawa dua pedang katana dihadapan Ku, Adim dan Ansel dan tiba-tiba juga muncul puluhan Zombi yang memakai baju sekolahan mengelilingi kami.

            “Jadi lawan kami adalah Zombi. Lama-lama seperti Walking Death saja,” ucap Ku dalam hati.

            “Ini membuat Adrenalinku berpacu dengan kencang sekali,” kata Ansel dalam hati.

            “Ya. Allah tolong berilah kami kemenangan supaya kami dapat melepaskan Bekti dari jeratan iblis-iblis terkutuk ini,”kata Adim

            “Serang...........!!!” teriak Randi.

            “Hya.....!!!” teriak seluruh anggota Klub Randi sambil menekan tombol lima secara bersama-sama.

            Setelah tombol lima di tekan oleh seluruh Anggota klub Randi, tiba-tiba seluruh Zombi berlari menuju kearah Summon kami bertiga yaitu Arjuna, Dante Masamune dan Leperchauns.

            “It’s time to kills...!!!” teriak Adim sambil menekan tombol Call dan lalu menekan tombol lima dan delapan.

            Setelah Adim memencet tombol di Hp nya, tiba-tiba Leperchaun lansung menghentakan tongkat nya ke tanah. Tiba-tiba lantai lapangan sekolah retak-retak dan keluarlah akar-akar pohon yang bergerak-gerak dan menangkap para Zombi.

            “Sing Saw...!!!” teriak sepuluh anggota klub Randi yang semua nya berambut keting sambil menekan tombol lima di Hp mereka masing-masing.

            Setelah tombol lima ditekan leh mereka, tiba-tiba sepuluh zombi berlari menuju akar yang melilit zombi lain nya dan lalu memotong akar itu dengan sebuah gergaji mesin.

            “Steps Thunder...!!!” teriak Ansel sambil menekan tombol Call dan lalu dilanjutkan dengan menekan tombol delapan, empat dan dua.

            Setelah Ansel melakukan kombinasi jurus, tiba-tiba Dante yang awalnya melakukan serangan biasa kini melakukan salah satu jurus besar nya yaitu menabrak seluruh zombi yang berada didekat nya dan ketika sudah selesai menabrak, Dante pun menancapkan dua pedang nya ketanah dan tiba-tiba Zombi yang ditabrak Dante kesetrum dan Hp mereka yang awalnya lima puluh, delapan puluh. Kini tinggal nol dan semua zombi pun terjatuh dan menghilang.

            “Aku tidak mau kalah. Shooting Death...!!!” ucap ku sambil menekan tombol Call dan lalu lima tiga kali di Hp.

            Setelah aku melakukan kombinasi jurus, tiba-tiba senjata Arjuna yang awalnya berupa pistol, kini berubah menjadi Bazoka. Arjuna yang telah berganti senjata menjadi Bazooka, lansung menembakan Bazooka kepada para Zombi.

            Dan Zombi yang terkena tembakan itu lansung Hp mereka menjadi nol dan para Zombi menghilang.

            Setelah mengeluarkan banyak jurus, akhirya hanya tinggal satu Zombi saja yaitu zombi milik Randi.

            “Not Bad. Tapi apakah kau bisa mengalahkan Summon ku yang asli,” kata Randi sambil menekan tombol bintang di Hp nya.

            Setelah Randi menekan tombol bintang di Hp nya, tiba-tiba Zombi terahir itu dekelilingi kabut hitam dan setelah kabut itu menghilang. Maka Zombi itu berubah menjadi Naga Elder yang bersisik hitam, berekor hitam, berkaki empat dan bersayap.

            “Berikan mereka pelajaran, Boss...!!!” sorak para anggota klub Randi.

            “Aku juga tidak mau kalah, Aku panggil Shiryu......!!!” teriak Ansel sambil menekan tombl bintang di Hp nya.

            Setelah Ansel menekan tombol bintang, tiba-tiba mata Dante mengeluarkan cahaya biru, dan dengan seketika Dante berubah menjadi Shiryu yaitu naga dalam Mythology cina.

            “Shiryu serang.......!!!” teriak Ansel sambil menekan tombol lima di Hp nya.

            Setelah Ansel menekan tombol di Hp nya, tiba-tiba Dante yang kini telah berubah menjadi Shiryu menyerang naga Elder yang sudah ada di atas langit.

            Pertarungan antara naga pun dimulai, Shiryu menyerang Naga Elder tapi dengan mudah naga Elder dapat menghindar dan melakukan serangat balik yang membuat Shiryu kalang-kalang kabut.

            “Andai saja aku bisa menolong Ansel,” kata ku dalam hati.

            Setelah aku bicara di dalam hati, tiba-tiba sebuah SMS masuk di Hp ku dan aku pun membuka SMS itu tanpa mematikan Aplikasi Jungedmant. Aku pun lalu membaca isi SMS itu dan setelah aku membaca SMS, aku pun kaget. Karena tidak ada nomor orang yang telah mengirimkan SMS dan isi SMS itu membuatku takut. Karena bisa membaca pikiran didalam hatiku.

 Isi SMS itu begini.

From :

 

Kau bisa membantu Ansell dengan menggunakan

Jurus pamungkas Arjuna yaitu Season.

Dengan mengganti senjata Arjuna menjadi panah

dan lalu melakukan kombinasi jurus dengan cara

menekan tombol Call, 2, 5, 2, 5.

            Aku yang penasaran dengan jurus itu, llansung mengikuti langkah-langkah dari SMS itu dan aku pun lansung berteriak “Season...!!!” setelah aku berteriak Arjuna lansung menembakan anak panah ke naga Elder dan anak panah itu terbang sambil mengeluarkan cahaya putih dan merah.

            Naga Elder yang terkena panah tersebut, lansung jatuh ketengah lapangan dan HP Naga Elder yang awalnya dua puluh akibat serangan Shiryu. Kini HP menjadi nol persent dan Elder pun terbakar dan menghilang.

            Dan setelah kematian naga Elder tersebut, dengan seketika lapangan kembali normal dan para Shummon menghilang dengan sekejap.

            Aku pun kaget dan orang-orang disekitar lansung menatapku dengan bengng. Selama beberapa menit dan tiba-tiba terdengar teriakan kemenangan.

            Randi yang kalah berjalan mendatangi ku dan merangkul ku sambil berkata “Kau hebat.”

            Aku mendatangi Ansel yang sedang berbicara dengan Adim sambil berkata “Maafkan aku ya Sel.”  

            “Maaf. Memang kau salah apa?” tanya Ansel.

            “Aku telah menyampahi mu,” jawab ku.

            “Kau tidak menyampahi ku kok Bek, tapi tadi itu adalah kerja sama tim,” kata Ansel.

            “Kerja sama tim,” kata ku.

            “Kalau misalnya kita kerja sama tim sehebat ini terus, bagaimana kalau kita membuat Klub Shummoner yang baru yaitu V3 singkatan dari Veni, Vidi dan Vici yang berarti aku datang, aku lihat, aku menang,” ucap Adim.

            “Ide bagus tuh,” jawab Ansel “Terus siapa yang akan membuat Proposal?”

            “Biar aku saja yang membuat proposal, sebagai hadiah kalian mau membebaskan ku, “ jawab ku.

            “Kalau begitu, maka Klub V3 resmi dibuka..!!!” teriak Adim.

            “Horee....!!!” teriak Ku, Ansel dan Adim sambil loncat.

 

**********************

-[Bersambung]-

*********************

Read previous post:  
56
points
(2155 words) posted by stukasa 10 years 35 weeks ago
80
Tags: Cerita | Cerita Bersambung | lain - lain | Achtion | comedy | Mobile | software
Read next post:  
100

Cukup

60

hmmm, Typonya...

70

good work!!

70

sudah ada kemajuan tapi saya rasa masih kurang deskripsi misal nya eksposisi HP dan asal-usulkenapa tokoh aku mempunyai arjuna. kalau begitu sekian dan terima kamasih

dan tetap berjuang

80

di tunggu lanjuta nya gan

100

aku sangat suka konflik dalam cerita nya

50

senpai ngga boleh gitu lo....

80

promotion