8

Bulan tenggelam mengombak awan kelabu
terangnya beriak tepi gumpalan
sesaat tersenyum cerah langit
lalu bicara
 
:
Siapakah engkau, gadis kecil...
Yang setia menunggu kehadiranku
Selalu menengadahkan kepala menatap berangan-­angan
Merindukan diriku untuk diam bersamamu
 
     Oh, bulan, aku adalah sinar di dalam pelukannya
     Seberkas cahaya lembut
     rumah duka,
     nan terpisah
     jarak tak terhingga
     membuat gelap gelisah
 
:
Yah, lagu lalu...,
kikik bulan tertawa
 
     Oh, tetapi ia adalah penghuni bumi
     dan aku seperti mencari jarum
     dalam tumpukan jerami
     Harum
     wangi tubuh,
     menanti abadi
     datang menjemput,
     dirinya
 
:
Tidak, aku saja yang pergi
dan kau tetap tinggal di sini
karena ia akan datang
menggantikanku...
 
                                                  2004
 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer crenata011
crenata011 at 8 (10 years 28 weeks ago)

numpang baca ya. :)

hers at 8 (10 years 28 weeks ago)
90

menikmati sepenuhnya,,, saya jadi inget pernah nulis puisi berdialog seperti ini... hihi maaf numpang ngiklan
salam