07122011

 

Lekas tumpahkan kekesalan
Tragis...
Ke dalam secangkir es didalamnya
 
Bungkam...
Kita pun saling membungkam
 
Ini perasaan
Ini rasa
Idealis yang tak dipungkiri
 
Aku
Kau
Kita menggila
Tak lagi tahu diri siapa
 
Amarah sudah dituang
Takut
Ketakutan
Rasa takut ini gila
Mendesak-desak ke sudut terhitam
 
Aku
Kau
Kita yang tertinggal masa
 
Sampai jumpa

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer perikecil_fafa
perikecil_fafa at 07122011 (9 years 38 weeks ago)
90

Numpang lewat saja ,.

Writer syarifAnan
syarifAnan at 07122011 (9 years 38 weeks ago)
70

membacanya harus dengan penjiwaan nih.. :) hehehe

Writer che.aulia
che.aulia at 07122011 (9 years 38 weeks ago)
100

terasa betul kemarahan puisi ini...

mantap
nice poem.
aku tunggu kunjungan di lapak sederhanaku..

Writer eipratama
eipratama at 07122011 (9 years 38 weeks ago)
70

marah akan sesal?

Writer laila
laila at 07122011 (9 years 38 weeks ago)
100

Salam mas ardarklucifer,

hemm...sebuah kemarahan?
oiya mas...bagaimana jika 'Sampai jumpa' itu coba kita ganti menjadi "Menuju binasa" apakah kira-kira nyambung engga ya...ini sekedar saya aja untuk 'memungkas' dari larik-larik seblmnya..
mohon maaf sangat ya jika engga berkenan...terimakasih telah membagi karyanya :)
selamat berkarya,

Salam,

Writer sefa ayu
sefa ayu at 07122011 (9 years 37 weeks ago)

stuju ma mba laila puisi ini bgus, trasa mksdnya, cuma akhirnya aja yg kurang kena
yg smpai jumpa itu, dignti dngn mnuju binasa ayik jg tuh srannya...
keep write *skdar mmbri msukan :)