5 Puisi dalam Bunga Rampai

 

Tembang Mayang

 

Dari rambutmu yang terurai
mekarlah kuncup mungilmu
hingga menjadi buah kuning
menggantung hening
di pangkal akar pelepahmu

di musim yang memanggilmu
dengan lambaian janur yang melengkung malu
kau biarkan kuncup-kuncupmu bertemu

lalu kau pun di usung ke punggung
panggung para leluhur
dimana rapalan doa dan kidung
bersuluk melebur
kedalam langgam cinta paling agung

Februari 2011 (Rabi’ul Awal 1432 H)


Nyanyian Camar


Petang bagiku adalah sarang
dimana angananganku riang menerawang
membawa lelah dan risauku pulang
di hening dada karang

kubawa serentetan lagu sendu
lewat paruh dan sayapku
setelah kuterdekap gemerlap pagi
tempat kubaringkan penggalan mimpi

kelak tak perlu kutakut pada sepi
di taman surga Ilahi

Februari 2011 (1432 H)


Hujan Senja


Terperangkap pada silap
matamu yang jingga
lantas kuberkaca
menekuri tubuhku
yang hanya berupa butiran-butiran kecil
namun sanggup menitisi pundakmu
yang semula ungu
kini menjadi biru
serupa kuncup perdu
yang malu
menahan usapan getar
jemariku

lantas di tepian samudra sana
wajahku bersujud
mencium kening laut

hingga dari gerbang dadaku
perlahan membuka
sebuah taman cahaya
yang kau panggil bianglala

Jakarta, 22 Februari 2011 (19 Rabi’ul Awal 1432 H)

 
Rumah Cinta


Telah kubangun sebuah rumah
di dalam lubuk paling rahasia
untuk nanti kita tempati bersama
dengan naungan atap rindu semata

telah pula kuanyam tikar-tikar kesetiaan
tempat berbaring hati kita yang bertautan
sembari mendekap mimpi di keheningan
meretas benang-benang sepi di kesunyian

lalu kita rimbunkan sebuah taman
sarang bagi kekupu dan kekumbang
mencecap serbuk sari kasmaran
menetesi kita madu cinta yang terkenang-kenang

Jakarta, 23 Maret 2011 (18 Rabi’ul Akhir 1432 H)

 
Di Perjalanan Ini Aku Tersedu


Memasuki perjalanan ini
kududukkan kata-kata
di bangku-bangku yang tertata
:melajulah doa-doa

di kiriku trotoar dan halte-halte
mulai kulewatkan
di kananku nasib dan takdir
tak henti berkejaran

di depanku rambu-rambu adalah waktu
namun dari belakangku
jejak-jejak merintih ngilu
:menagih pertanggungjawabanku

meneruskan perjalanan ini
tubuh telah berlumut debu
hati terus tersedu
:maha duka mengejarku

Jakarta, 02 april 2011 (Rabi’ul Akhir 1432 H)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer bana_39
bana_39 at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 10 weeks ago)
90

WAAoooAAawwwwwwww..... masih saja keren mbak.... ALHAMDULILLAH

http://www.kemudian.com/node/264036

Writer Evil_Septian
Evil_Septian at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 11 weeks ago)
80

Diksinya indah :D

Writer arydhamayanti
arydhamayanti at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 24 weeks ago)
100

lama gak menengok, mbak laila :) elok nian..

Writer Yovan Wisnu
Yovan Wisnu at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 27 weeks ago)
100

Mbak Laila dengan karya-karya yang menyejukkan hati seperti terbawa ke alam lain, untaian-untaian indah namun sarat wejangan. keren abis deh pokoknye!

Writer januari
januari at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 27 weeks ago)
90

bagus... aku suka pada 'rumah cinta' nya.
walaupun yang terakhir juga sedikit suka.
see you... sastra oh sastra.

Writer Chlochette
Chlochette at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 27 weeks ago)
100

Terasa dibawa jalan-jalan melewati petang di pedesaan hingga kembali tiba di perkotaan. (n_n)

Keren sekali, saya paling suka puisi ke-dua.

Writer Ferrischya
Ferrischya at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 28 weeks ago)
100

Di Perjalanan Ini Aku Tersedu, spesial sekali, Mbak :)
arsip yang lezat di petang begini.
salam :-)

Writer Karta Kusumah
Karta Kusumah at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 28 weeks ago)
90

Lagi, Mbak, lagi, aku kecanduan sajakmu. Senang bisa bertemu sajak-sajak Mbak disini. Soalnya di Facebook susah ketemu. Walaupun kita berteman(?). Aku menikmati sekali yang 'Di Perjalanan Ini Aku Tersedu'.

Writer eipratama
eipratama at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 29 weeks ago)
90

huuu.. wangii, Mbk..
salam. :)

Writer am_azzet
am_azzet at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 29 weeks ago)
100

hari ini saya bisa menikmati 5 puisi sekaligus
makasih banyak ya mbak, sungguh banyak hal
yang saya petik di sini...

Writer ir1
ir1 at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 29 weeks ago)
100

thanks mbk udah diposting. mari terus berkarya

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 29 weeks ago)
100

Bunga rampai nan indah bermekaran menyambut hembus angin, membagi kesejukan. Nice....salam sayang untukmu adik manis....

Writer Dedalu
Dedalu at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 30 weeks ago)
90

hohoho :D
saia ga bisa ngomong apa apa :D
saia menikmatinya :D
.
salam sastra Dedalu :D

Writer MAmphibian
MAmphibian at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 30 weeks ago)
70

Kurasa yang paling bagus yang awal, coba puisi yang itu dipisahkan, jadi penilaiannya bisa lebih obyektif dan puisi lain ga kebanting :)

Writer MAmphibian
MAmphibian at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 30 weeks ago)
70

Kurasa yang paling bagus yang awal, coba puisi yang itu dipisahkan, jadi penilaiannya bisa lebih obyektif dan puisi lain ga kebanting :)

Writer sepuluhjari
sepuluhjari at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 30 weeks ago)
100

februari-maret-april ada apa dibulan itu?

terimakasih telah memberikan saya kesempatan membaca puisi yang indah ini.

salamjogja

Writer souLYncher
souLYncher at 5 Puisi dalam Bunga Rampai (10 years 30 weeks ago)
90

:)
no comment.
hehe