Mengendap Bak Salju

Rasa ini sungguh nyata terekam,

mencacah setiap sel kehidupan,

jatuh bersama salju yang turun semalam. 

Egois, angkuh, mematikan.

Namun juga mempesona dan mengendap,

perlahan namun pasti makin bertambah satuan centimeternya.

Fasenya teramat perlahan, dengan intensitas dan kualitas yang sama.

Menjadikan rerumputan memutih dan membeku,

telah menggunung rasa ini.

Bukan sebatas fatamorgana. Tapi benar nyata.

Aku benar merindukanmu yang di sana.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer lawhyne
lawhyne at Mengendap Bak Salju (8 years 20 weeks ago)
80

hhmmm...rindu ya...sesuatu yang sangat menyiksa...
nice...:)

Writer secret_letter
secret_letter at Mengendap Bak Salju (8 years 19 weeks ago)

tak seberapa menyiksa :)

Writer fawwaz_kencana
fawwaz_kencana at Mengendap Bak Salju (8 years 22 weeks ago)
2550

salam sastra
numpang comment mas
kekuatan cinta yg tumbuh dari kerinduan sungguh luar biasa
mkasi

Writer secret_letter
secret_letter at Mengendap Bak Salju (8 years 21 weeks ago)

makasih komentarnya...

iyaaa... sungguh tak terbayangkan loh :)

Writer diningtias
diningtias at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)
90

aih,, begitulah rindu,,

Writer secret_letter
secret_letter at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)

rasanya mencekam T.T

Writer layya16
layya16 at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)
70

Rindu, menderu seperti mesin berbaju,

Writer secret_letter
secret_letter at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)

iya :)
tak berhenti hingga mencapai titik yang dituju.

Writer eipratama
eipratama at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)
60

hihi, rindunyaa.. :)

Writer secret_letter
secret_letter at Mengendap Bak Salju (8 years 23 weeks ago)

iyaaaa,,, kena virus malaRINDU :D