Puisi EAT 2011 - Mati

Akhirnya kita akan sampai

Pada malam yang tak seperti biasa

Pada rembulan separuh yang memasang wajah ayu

 

Langkah ku pun mengendap perlahan

Dalam dekap rayu, di lereng puncak  fuji

Kau dan aku mencoba melawan desir  angin dingin

Tentang belantara gelap yang hidangkan susu hangat

 

Dinda, lihatlah dibawah sana

Jalanan kota berkelip lampu pesta, sepi

Hanya kita disini, yang  terpasung hingga tua

Hanya kita, yang saling membisu rupa

Memendam rasa, dengan derasnya air hujan

 

Sungguh sempitnya dunia kita, sayang!

Namun terasa luasnya malam sepi kita

Mati; itu dunia kita yang baru

Read previous post:  
25
points
(56 words) posted by lestari jingga 9 years 9 weeks ago
62.5
Tags: Puisi | cinta | EAT2011
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer lestari jingga
lestari jingga at Puisi EAT 2011 - Mati (9 years 5 weeks ago)
90

ahahahaha amin, semoga dpat pulsa yak! ;p

Writer Shinichi
Shinichi at Puisi EAT 2011 - Mati (9 years 7 weeks ago)
80

waw waw!
keren niy
soal, mati; itu dunia kita yang baru
kip nulis
dan semoga menang!
ahak hak hak

Writer pudjangga patah hati
pudjangga patah hati at Puisi EAT 2011 - Mati (9 years 7 weeks ago)

:D :D :D

kapan pengumumannya om conan!!! sudah ndak sabar nih pengen dapet pulsa 25ribu.....

#hahahahahahahahahaha