panggil segera negeri muara

jika ada sisa suara,

negeri muara, aku serukan kau untuk segera berlabuh sebelum malam makin panjang dan menjelma tubuh-tubuh yang celaka

kau dan dukamu adalah darah-debu

ya, sejarah panjang telah melahapmu dengan bedil juga hasutan setan jalang. kitab-kitabmu layu kering dan jatuh seperti daun telah mencapai usia

 

kemudian bau tengik dari pekuburan berlari merebut sinar. satu per satu datang dengan harapan :

tanah mana lagi?

 

ada api, masih ada api, meski buta, aku yakin masih ada api

 

jika ada sisa suara,

bangun! dunia tak sepicik puisi

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer ludere actu
ludere actu at panggil segera negeri muara (9 years 26 weeks ago)
80

suka bagian akhir
"bangun! dunia tak sepicik puisi"

Writer samalona
samalona at panggil segera negeri muara (9 years 28 weeks ago)
80

Suka dengan puisi yang menyentil, yang memancing perdebatan, yang mungkin mengandung kebenaran pada satu hal tetapi mengundang ketidaksetujuan pada hal lain, seperti puisi ini :).

Writer suasti_was
suasti_was at panggil segera negeri muara (9 years 30 weeks ago)
70

bagus, slalu ada harapan, tpi di klimat terakhir sya jdi sdkit tk enk yah...

Writer tanpasajak
tanpasajak at panggil segera negeri muara (9 years 29 weeks ago)

kadang hidup harus seperti parasut, kalau tak bisa terbuka, maka matilah. begitu juga dengan baris terakhir, bagaimanapun juga mbak mengartikannya, atau bahkan enek-tak enak, suka tak suka. hehe, makasih dah mau mampir

Writer tonie_rev.
tonie_rev. at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)

Gatel tel

Writer bayang_bayang
bayang_bayang at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)
90

Rakyat jelatalah yang menjadi korban dalam segala jenis perjuangan atas nama-apapun. Perjuangan perjuangan tanpa dasar untuk kepentingan kelompok. Dunia tak sepicik puisi, yang sepedas apapun dilantangkan tetap terdengar indah untuk dinikmati, dan berakhir sekedar pemuas kenikmatan.

hers at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)
80

sinar, harapan, api, imaji yang sepertinya sama. :)

Writer senandung api
senandung api at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)

kitab => layu => kering, makin merusak setelah dapati "aku serukan kau" yang sepertinya lebih merdu jika jadi kuserukau

Writer zeigh
zeigh at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)
50

waduh puisi itu picik ya?

Writer nazokagi
nazokagi at panggil segera negeri muara (9 years 31 weeks ago)
60

wuih..aku malah kjadi fokus sama kata2 ni
"dunia tak sepicik puisi"
knpa?
salam