untitled

Bilur-bilur yang tak terobati...

Entah kapan kan mengering,

entah kapan kan hilang...

 

Cinta itu,

perlahan terkikis oleh masa,

tersapu angin...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Aisra
Aisra at untitled (8 years 41 weeks ago)
80

Tetap semangat.. :)

Writer dede
dede at untitled (8 years 40 weeks ago)

makasih :)

Writer lestari jingga
lestari jingga at untitled (8 years 41 weeks ago)
80

Judulnya aku saja yah... :D salam

Writer dede
dede at untitled (8 years 40 weeks ago)

aku dan dirimu. hehehe

Writer star
star at untitled (8 years 41 weeks ago)

Wah, aku lagi butuh puisi cinta.
Tapi kayaknya kalau lorong sebelum pintu utamanya lebih diperpanjang, atau gagang pintunya yg disembunyikan, apa yg da d balik pntu itu akan bisa lebih menarik.
Tu mnurut ku sich

Writer dede
dede at untitled (8 years 40 weeks ago)

saia kurang paham maksudnya kk....
mohon bimbingannya :)

Writer wacau
wacau at untitled (8 years 41 weeks ago)
70

patah hatimu, bolehkah aku obati :)
(salaman)

Writer dede
dede at untitled (8 years 40 weeks ago)

wah... ^^
udah bukan patah lagi, tp udah serpihan... Xp

Writer darkskie_thedestiny
darkskie_thedestiny at untitled (8 years 41 weeks ago)
100

cinta... metafora nan manusiawi sekali - ketiadaan keabadian,
namun benarkah 'bilur' akan mengering....? salam

Writer dede
dede at untitled (8 years 40 weeks ago)

ehehe iya ya kk...
tq comment nya :)

Writer tysa04
tysa04 at untitled (8 years 42 weeks ago)

hilang karna tergantikan

Writer dede
dede at untitled (8 years 42 weeks ago)

bukan karena tergantikan sebenernya....
makasih udah mampir

Writer toebugz
toebugz at untitled (8 years 42 weeks ago)
80

tajem. Sedikit pendapat sayah, mungkin. Di bait pertama, penggambaran 'tak terobati' digambarkan kembali pada bait 2 dan 3. entah kenapa, mungkin untuk mempertegas, namun terasa gak berhasil. Demikian pula di bait kedua. Itu menurut sayah loh, abaikan sajah. Salam kenal :)

Writer dede
dede at untitled (8 years 42 weeks ago)

iya, saya juga merasa begitu...
kapan2 diperbaiki lg...
makasih komennya :)

Writer hewan
hewan at untitled (8 years 42 weeks ago)

Dari dulu saya selalu tak bisa mengerti, mengapa terkadang seorang pujangga, penulis lagu, dsb memberi judul karya mereka "untitled (tanpa judul)"?

Ini namanya paradoks, ketika kita mencatumkan "tanpa judul" sebagai judul, ibarat menamai anak kita dengan "tanpa nama"...

Writer dede
dede at untitled (8 years 42 weeks ago)

soalnya emang ga tau mo di kasih nama apa... hehe
ada ide penamaanya?

Writer hewan
hewan at untitled (8 years 41 weeks ago)

Tips memberi judul:
1) Beri judul yang menjadi rangkuman dari seluruhnya,
ATAU
2) Cari kata (kata-kata) yang paling terasa di hati begitu membaca karya Anda sendiri... yang paling berkesan! Terus jadikan saja sebagai judul.