Akhirnya senja menghitam

luluh lantak semua di depan mata
aku ambruk di tengah-tengah kemusnahan

bangunan mewah yang selalu kupandangi iri
manusia serakah berbaju mewah melirik sinis
 
semua telah hilang tidak ada kebanggaan
tidak ada suara nafas bersahutan yang tersisa lagi
 
hanya puing-puing yang telah mati dan banjir darah
hatiku miris dan ketakutan

sekelilingku semua berdebu menghitam dan merah
ragaku mengigil ngeri

"hai, saatmu untuk mati," sapaan kematian menghampiriku
aku melihat dia yang bersayap hitam legam

dia tertawa dalam seringai kepuasan
jiwaku bergidik ngeri terenggut dari raganya

lidah tajam besi itu terayun melewati leherku
semua gelap nyata depan mataku

kala terakhir nafas yang kusesap
hanya terdengar tawa kebanggaan membelah udara

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer fasihrdn
fasihrdn at Akhirnya senja menghitam (10 years 3 weeks ago)

:)

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 3 weeks ago)

Terimakasih sudah sudi mampir :D
fasihrdn

Writer icimonata@yahoo.com
icimonata@yahoo.com at Akhirnya senja menghitam (10 years 5 weeks ago)
80

I like its,hehehehe :)

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 5 weeks ago)

Terimakasih sudah mampir

Writer AdhamTFusama
AdhamTFusama at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
70

Numpang ngasih nilai ajah :D

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih kak Adham sudah mampir kemari :D

Writer toebugz
toebugz at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
80

hm. Sayah ketinggalan yang inih, mungkin karena tiba2 dia dah di 94 yaa :D
Btw, melanjuti yang om ichi bilang. Tahap kamu mengeksplore imaji sepertinya mulai membuahkan hasil. tetapi kadang sayah sendiri juga suka lupa kalo proses eksplorasi imaji itu bukan untuk kita sendiri melainkan untuk ditransfer kepada pembaca. Sepertinya itu juga yang terjadi sama kamu.
Dalam puisi ini, imaji yang kamu gambarkan seakan loncatloncat, jadi terkesan buyar seperti yang om ichi bilang. kamu lupa membatasi. Sebenarnya imaji juga ada batasnya, bagaimana ia akan tumpah dalam puisi itu kamu yang nentuin. Nah batasan itu sebenernya gunanya untuk menghasilkan imaji yang universal, yang bisa digambarkan kambali di pikiran pembaca.
Memang tafsir terhadap puisi memang tidak mutlak sama di setiap pembaca, makna yang muncul pun penggambaran yang berhasil dirakit juga akan berbeda, tentunya sesuai pengalaman pembaca.
Nah, sayah juga belajar, jadi, mari sama sama belajar. Salam.

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Loncat2 gmn kak?

Writer toebugz
toebugz at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

semisal, bait pertama tentang musnah, bait kedua tentang sinis lalu bait ketiga tentang hilang which is similar with musnah. Jadi fokusnya seakan buyar. Walopun memang tidak kamu maksudkan seperti itu.

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

kalau aku mengurutkan ceritanya memang lompat-lompat gimana?
~
"saat melihat kemusnahan jadi ingat semasa semua ada yang hidup penuh kemewahan menyindir sinis dan sekarang telah hilang dalam sekejap mata" apa imagiku seperti itu tidak bisa diterima?

Writer toebugz
toebugz at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Ga ada yang baku dalam menulis puisi. Silakan sajah :)

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih

Writer nazokagi
nazokagi at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
60

ish, ada yg ketularan deathly nih kayaknya ;))
salam

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

xixixi terimakasih sudah mampir

Writer nazokagi
nazokagi at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

ngeles tuh
xxiixixixi

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Ngeles apa? Bahasa, matematika, sejarah? xixixi

Writer pembencipurnama
pembencipurnama at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
80

tumben luna 'gelap' bgt puisinya haha

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Boleh2 aja kan, aku kan gak terpusat 1genre aja xixixi

Writer pembencipurnama
pembencipurnama at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

iya iya *bendera putih*

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih purnama

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Silahkan kak

Writer someonefromthesky
someonefromthesky at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
70

Awalnya tokoh aku merasa iri sekaligus jengkel dengan kemewahan hidup orang-orang di sekitarnya ("bangunan mewah yang selalu kupandangi iri /
manusia serakah berbaju mewah melirik sinis"), lalu saat sebuah "kematian" atau "kehancuran" menimpa dirinya, ia mendengar sang pembunuh tertawa bahagia, seolah kematiannya merupakan hal yang sepele ("dia tertawa dalam seringai kepuasan"). Tokoh aku tidak bisa melakukan apa-apa, ia hanya bisa pasrah dengan nasib dan menertawakan kemalangan hidupnya ("kala terakhir nafas yang kusesap
hanya terdengar tawa kebanggaan membelah udara").

Menurut saya puisi ini bercerita tentang masalah kesenjangan sosial, penindasan, dan keputus-asaan.

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Hihihi... Terimakasih sudah mampir kak.
Presepsi kakak keren haduh puisiku jadi biasa aja.

Writer Shinichi
Shinichi at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
70

overal, konsentrasinya nggak buyar.
kip nulis

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih kak ichi bersedia mampir

Writer shin_nirmala
shin_nirmala at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
80

aa--- aku merinding ...
but bagus

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih shin *menatap datar

Writer shin_nirmala
shin_nirmala at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

luna kayaknya bener-bener kerasukan Sadako neh ... *mundur teratur* ...*merinding*

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Kenapa shin? Ayo bermain bersama hihihi *tawa sinis

Writer Aisra
Aisra at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
90

Wow Lun, salut deh sama kamu. Puisi yang bagus.
Aku paling ga bisa menulis puisi tema lain. Hanya cinta :(
di puisi ini kebayang korban bom atom Hiroshima Nagasaki :(

Writer nazokagi
nazokagi at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

cinta atau apalah itu kan cuma tema ais.
yg keren itu gmna merangkai kata :D
puisi cinta g kalah keren sama puisi lainnya kok :)
lagian, biasanya tiap orang beda fokus kan ?
salam

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Aku orang bebas kok xixixi

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Hehehe, memang ini korban perang kok. Terimakasih sudah mampir Aisra

Writer kupretist
kupretist at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
70

"kala terakhir nafas yang kusesap
hanya terdengar tawa kebanggaan membelah udara" kerennnn...

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih sudah mampir

Writer langit
langit at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
70

rasanya gelap banget ya. desperate sekali nampaknya tokoh di dalam puisi ini. good poem. ^^

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasih kunjungan anda langit *sadako voice

Writer haruo_damon
haruo_damon at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
90

gelap, kelam.
Terasa kesepian dalam kesendirian.

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Terimakasi sudah mampir tuan otaku

Writer Anya
Anya at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
80

Kok mendadak jadi gothic gini, sih?

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Bukan mendadak gotic. Tapi emang suka horor, triller dan mistery. Nie ge mencoba menggali pikiran aja

Writer deathly_hymn
deathly_hymn at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

ehemmm atau ikut2an ;))

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Ikut2an tidak lah tuan. Saya menyukai segala genre tapi lebih suka horor

Writer Anya
Anya at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Tapi kalo aku bilang ini lebih ke puisi gothic. Puisi gothic yang ngebahas soal kegelapan dan kematian.

Writer Anya
Anya at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Tapi kalo aku bilang ini lebih ke puisi gothic. Puisi gothic yang ngebahas soal kegelapan dan keratin.

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Keratin? Terimakasih pendapatnya anya.

Writer deathly_hymn
deathly_hymn at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)
90

warnanya seperti puisi2 ku nih :D

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

hihihi emang lagi nyoba memeras otak aja biar gak boring

Writer deathly_hymn
deathly_hymn at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

ckckckcck ;)
tapi kan aku jadi hilang jati diri :(

Writer luna.love
luna.love at Akhirnya senja menghitam (10 years 6 weeks ago)

Kenapa hilang? Saya cuman menggali sisi saya sediri