Three Detectives and Friends (kasus pertama part 2)

 

Bel istirahat pun berbunyi. Yuka, Ai, dan Hina segera bertukar pikiran. Zari dan Rizu yg ada di dekat mereka pun tak sengaja mendengarnya.

 

"Menurutku, yang aneh adalah mengenai barang yg dicari itu," kata Yuka mengemukakan pendapatnya. "Iya, tapi Yoshimura Shinji itu punya hubungan apa dengan pak Koizumi?" kata Ai penasaran.

"Hm, ini memang rumit, tapi kita harus menyelidiki dan pergi ke rumah Rosu," kata Hina tak sabar.

Yuka pun segera mengirim sms kepada Rosu.

 

Yuka:Bisakah kami ke rumahmu sore ini?

Rosu:Bisa, kutunggu kalian di rumahku sore ini jam 4.

 

"Kata Rosu, kita ke sana jam 4. Itu kata Rosu saat aku mengirim sms padanya," kata Yuka memberitahu.

 

Setelah mendengar pembicaraan itu, Zari dan Rizu berpandangan.

 

"Mana bisa mereka ke rumah Rosu bertiga saja? kita harus ke sana juga," kata Zari.

"Oke, tapi jangan sampai kita di dahului mereka, bisa gawat nanti kalau mereka tahu. Kau pasti mengkhawatirkan Yuka, dia akan baik-baik saja, kok," kata Rizu dengan jahil menggoda Zari.

"Siapa yg khawatir? Yuka kan hanya teman dekatku saja," kata Zari dengan muka yang memerah.

"Hm, mukamu memerah, Zari," kata Rizu membalas perkataan Zari. "Huft, oh, ya? baiklah. Ayo kita ke rumah Rosu," kata Zari mengajak Rizu.

 

~ Bersambung ke kasus pertama part 3 ~

Read previous post:  
69
points
(226 words) posted by augina putri 9 years 20 weeks ago
69
Tags: Cerita | Novel | lain - lain | detektif | misteri | persahabatan
Read next post:  
70

Wah, pendek2 nih,jadi gregetan ><. Hum, pas di awal si Yuka sempet ngomongin benda yang dicari, padahal disurat si Rosu belum dijelasin benda apa kan? Kalo aku mikirny,kalau si Yuka nanya begitu,artiny dy udah tau bendany. Kecuali kalau ada penjelasan dimana si Yuka mengira2 benda apa yang dicari.

Terus kalimatny si Ai, lebih enak kalau dijadiin paragraf baru.

Well, cuma opini aja sih :)

Terima kasih ya kak opini nya. :)

90

wah.... ceritanya asyik looh kak ^^

Makasih ya. :)

70

Yah!.. Sayang banget, neh, masih pelit kuota katanya!.. Padahal kalo "kuota" 3000 dimanfaatin, ceritanya bakalan lebih kumplit!.. ;)

Capek ngetiknya kalo sampe 3000. :( . Tapi makasih komentarnya. :)

70

ceritanya menarik untuk diikuti, enggak terasa berat. ngomong-ngomong, settingnya jepang kan? aku pernah baca katanya orang-orang jepang lebih suka pakai e-mail daripada SMS. karena lebih murah dan cepat. CMIIW

lanjutannya ditunggu

iya, kak. saya sih pake SMS karena untuk ngetik format e-mail ke cerita ini agak bingung dan susah. terima kasih komentarnya. :)

60

Mmm, tiga detektif dan teman-temannya....
--
Mungkin untuk membawa pembaca untuk terbawa cerita, agaknya dipertimbangkan untuk memperbanyak narasi deksripsi, aksi, dan sebagainya. Ini bukan film/komik, pembaca tidak bisa melihat apa-apa yang karakter lakukan kalau penulisnya tidak menunjukkannya. Kalau film/komik, dialog kan sudah dilengkapi dengan latar visual,,,
--
Mungkin itu saja dulu.
Terima kasih dan salam.

terima kasih sarannya. :)

70

4 ini sebaiknya ditulis empat saja, karena yah, kata guru saya (saya juga pernah sekolah tauk), kalo masih bisa disebut pake dua kata, jangan gunakan angka, misal sepuluh, delapan, dst.
.
mungkin belum terjadi penokohannya, oke, saya tunggu kelanjutannya.

iya, terima kasih sarannya. :)

Rizu siapa lagi? | kenapa sampai sekarang aku belum tahu bgaimana sosok Yuka dkk. apa Yuka pake jilbab? atau dia gadis dgn rambut panjang selutut? aku tidak tau..
bersabar menunggu cerita selanjutnya...
fighting!!!

Rizu itu teman dekat Zari. Yuka rambutnya panjang sebahu. Hina rambutnya pendek,lebih pendek dari rambut Yuka. Ai pake kacamata dan rambutnya panjang,lebih panjang dari Yuka.

iya yg begitu.. seharusnya kamu jelaskan dalam cerita.. bukan dalam comment.. saya tunggu itu.. :)

50

Di dahului > didahului

Hmm, teruskan...

siap,tapi saya sedang menunggu point dulu, baru bisa melanjutkan cerita lagi. :)