Three Detectives and Friends (kasus pertama part 5)

 

"Sebentar, selain surat petunjuk ini, apa kamu tidak menemukan petunjuk lain lagi?" tanya Hina tiba-tiba.

"Aku menemukan kertas ini," kata Rosu sambil menyerahkan selembar kertas kepada Hina.

 

Yuka, Ai, Zari, dan Rizu melihatnya. Di kertas itu terdapat angka-angka yang acak seperti ini:

1 25 15 20 5 13 21 11 1 14 1 11 21 : 20 1 18 15 19 5 9 10 9.

 

"Hm, aku rasa ini seperti kode morse, tapi berbentuk angka," kata Rizu berpikir.

"Bukan, seperti huruf, urut abjad, tapi dalam bentuk angka," kata Zari.

"Urut abjad? Dengan angka-angka ini mungkin bisa kubaca, coba kuhitung jika 1 adalah A," kata Ai mengambil kertas itu. Ai pun menghitung satu per satu, kemudian membacanya.

 

"Ayo Temukan Aku : Taro Seiji," kata Ai membacanya.

 

"Hm, agak aneh, ya. Siapa Taro Seiji itu, ya?" tanya Rosu.

"Hm, aku pernah dengar. Kalau tak salah, pencuri dan buronan seperti Pak Yoshimura," kata Yuka mengingat-ingat.

"Tapi, klise foto itu kenapa penting? Untuk apa? Baiklah, akan kucari di internet. Rosu, aku pinjam komputermu," kata Hina.

"Iya," kata Rosu.

 

Dan hasil pun ketemu. Ternyata Taro Seiji terlibat kasus pencurian di beberapa museum. Juga menjual barang curiannya ke luar negeri. Yoshimura Shinji juga pencuri ulung di beberapa museum. Tertangkap oleh anak buah Pak Koizumi. Sungguh hal yang mengejutkan.

 

~ Bersambung ke kasus pertama part 6 ~

Read previous post:  
15
points
(217 words) posted by augina putri 9 years 20 weeks ago
50
Tags: Cerita | Novel | lain - lain | detektif | misteri | persahabatan
Read next post:  
50

Mereka terlalu cepet mecahin kodeny, jadi kurang greget nih.

Habisnya bingung mau bikin alur ceritanya seperti apa,jadi deh untuk mecahin kode temponya dipercepat.==

70

Hmm... mungkin ceritanya memang sudah mengalir. Hanya persoalan karakterisasi saja yang memang kurang digarap. Seri novel "Lima Sekawan" misalnya, cukup bagus sebagai referensi untuk tipe cerita seperti ini...
--
Oh, iya. Rasanya agak aneh kalau seorang pencuri (kecuali yang suka show-off seperti Kaito Kid) mengirimkan kode kepada polisi, dan mengejek mereka dengan kata "Tangkap aku"
--
Bentar, saya teruskan dulu bacanya...

Terima kasih sarannya. :)

70

morse? knpa tidak mencari jenis sandi yg lain?? karena morse itu terlalu jauh jika diSandingkan dgn sandi angka...

Rizu sih menebaknya morse, karena dia agak bingung dengan petunjuknya. Sebenarnya itu bukan morse. Ya, sandi biasa sih.

90

aiiiyyyaaaaakkkkkkk!! >…< kenapa sedikit??? Permasalahanny jga masih agak kabur. Dilanjutin yaaa..
Salam kenal~

iya, abisnya bingung kalo ngetik banyak2. bingung ngebagi-bagi paragrafnya. hm, makasih ya udah komentar dan kasih saran. baca juga cerita yang sebelum-sebelumnya (yang part 1 s/d 4) :)