PERCAKAPAN

Aku mau membunuhnya, katamu, penuh dendam.

Lakukan saja, sahutku.

Tapi aku tidak pernah bisa melakukannya. Kudengar suaramu melemah. Aku tidak bisa tidak tersenyum sinis.

Aku tahu itu, jawabku cepat, dan datar.

Tapi aku ingin melakukannya. Sangat ingin melakukannya.

Aku menoleh. Ada kabut tebal dalam matamu.

Kau tahu, kataku, untuk bisa melakukannya, kau mesti mengarahkan pistol persis di pelipismu, lalu menarik pelatuknya. Atau memasukkan kepalamu ke dalam oven dan menyetel ke suhu paling tinggi. Isi kepalamu itu yang membuatmu tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan mengasihani diri sendiri.

Kau terdiam. Aku harap karena sedang mempertimbangkan untuk mengikuti saranku.

 

 

 

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer alif fatahillah
alif fatahillah at PERCAKAPAN (7 years 38 weeks ago)
50

hahahahaha matinya bareng ya, 1 tahun yang lalu, (ini jelek) :p

Writer fairynee
fairynee at PERCAKAPAN (7 years 38 weeks ago)

hehehehe....
apa kabar, bro? lama tidak muncul.
Tidak apa-apalah jelek yg penting nyurhat, hahaha...

Writer MAmphibian
MAmphibian at PERCAKAPAN (7 years 41 weeks ago)
90

Seperti mempraktikkan isi buku motivasi dan mengendalikan pikiran orang..

Writer pratama_fariz
pratama_fariz at PERCAKAPAN (7 years 42 weeks ago)
80

Kasihan. Sayang ya karena 100 kata ceritanya jadi nanggung. Kuharap dia mengikuti saran

lol

Writer isengakut
isengakut at PERCAKAPAN (7 years 41 weeks ago)
70

Maknee, ini nanggung amat sih? Kalo mau kejam ya kejam sekalian, sakit ya sakit sekalian. Belajar dari Sylvia Plath dulu mending Mak :D.

Writer hirumi
hirumi at PERCAKAPAN (7 years 43 weeks ago)

Saya paham percakapannya, tapi tidak paham tentang apa ini... Apa ini... Puisi?

Writer Ichsan.Leonhart
Ichsan.Leonhart at PERCAKAPAN (7 years 43 weeks ago)
70

ini dialognya gak pake tanda petik, emang di sengaja ya?
O.oa

Writer MAmphibian
MAmphibian at PERCAKAPAN (7 years 41 weeks ago)

sengaja itu sepertinya