ANIMA: Battle of Chaos

Chapter 01: A Purpose

Lelaki itu berdiri di depan hutan belantara yang membentang luas dalam kegelapan itu, tampak sangat kelelahan seperti habis melakukan olahraga yang sangat berat. Ia menyipitkan mata, berusaha menemukan mahkluk hidup lain dalam kerapatan pepohonan hutan tersebut.

“Kamu yakin akan melanjutkan perjalananmu?” Sebuah suara bergaung dalam kepala pria tersebut.

“Diamlah, Inferno. Aku sudah sejauh ini, tak ada alasan bagiku untuk mundur. Aku tinggal melewati hutan ini. Itu mudah” Ia memikirkan jawaban itu dalam kepalanya untuk menanggapi suara tanpa tubuh tersebut.

“Jangan memaksakan diri Frey, energimu sudah terkuras habis dalam pertarungan tadi. Kita beristirahat sebelum melintasi hutan ini”

Frey tidak akan pernah bisa membohongi suara tanpa tubuh yang dipanggilnya Inferno tersebut. Seluruh tubuhnya memang sangat kelelahan, bahkan pikiran dan jiwanya pun sudah hampir tak terkontrol lagi. Bertarung dengan 5 Lost-Root tersebut memang sangat menguras tenaganya. Tapi, dia harus segera mencari Determine-Child yang disebutkan dalam Chronos’s Book. Waktunya tidak banyak lagi, dan Frey pun menyadari bahwa Inferno memahami hal tersebut. Tapi disisi lain, seluruh sel-sel tubuhnya seolah-olah berteriak meminta waktu untuk beristirahat setelah bekerja cukup keras.

“Baiklah, tapi kita beristirahat dalam hutan” Frey mengirimkan jawabannya.
Dengan perlahan Frey memasuki hutan dalam gelap tersebut.

***

Dalam kegelapan malam, seorang anak laki-laki mengendap-endap mendekati sebuah rumah yang lumayan besar. Dia bersandar pada jeruji pagar dan mengamati rumah tersebut. Anak laki-laki tersebut menengok kanan kirinya, memastikan keadaan benar-benar aman dan dengan sekali Sekarang ia sudah berada di halaman rumah tersebut. Ia kembali mengendap-endap mendekati rumah tersebut menuju jendela terdekat. Sekali lagi, ia mengamati sekitarnya.

Aman! Batinnya.

Ia kemudian menempelkan tangan kirinya ke jendela, memejamkan mata dan berkonsentrasi.
Klik! Jendela yang disentuhnya terbuka dengan sendirinya. Dengan tersenyum ia memasuki ruangan gelap tersebut. Masih dengan penuh kehati-hatian, ia berjalan dengan meraba-raba.

Klik! Tiba-tiba lampu ruangan tersebut menyala. Dekat saklar tersebut berdiri seorang wanita berusia 40-an dengan setelan serba hitam. Hal ini membuat bocah tersebut terkejut tetapi hanya untuk sementara saja.

“Darimana kamu Al?!” Tanya wanita tersebut. Nada suaranya mengandung kemarahan tertahan.

“Itu bukan urusanmu!” jawab Al sekenanya. Ia berjalan meninggalkan wanita tersebut. Namun Jemari wanita tersebut mencengkram pundak Al.

“Saya rasa kamu tahu dengan peraturan disini.” Tegas wanita tersebut.

“sayang sekali, peraturan kalian tidak berlaku bagiku. Aku kucing liar, dan hatikulah peraturanku”

Al lalu menyentakkan lengan tersebut dan berjalan menuju tangga yang akan membawanya ke lantai dua, ke ruangan kamarnya. Sedangkan wanita tersebut hanya memandang kepergian Al. Raut mukanya menunjukkan rasa kesal dan kasihan.

Al memasuki kamarnya dengan perasaan kesal, ia sangat membenci peraturan. Bagi dirinya, peraturan yang berlaku adalah dirinya sendiri, bukan peraturan yang diciptakan oleh orang lain.

“hei, kamu keluyuran lagi malam ini?” Sebuah suara berbisik dalam gelap.

“bukan urusanmu!” Jawab Al dalam bisikan juga. Masih terdengar nada ketus dalam suaranya. Ia naik ke tempat tidurnya, dan bersandar pada dinding kamar. Berusaha memikirkan bagaiamana dan mengapa dia harus berada di tempat tersebut namun Al tidak mengingat apa-apa, ia tidak memiliki ingatan tentang masa lalunya. Yang ia tahu, Ia sudah berada di panti asuhan tersebut sejak usia 5 tahun. Yang menjadi petunjuk hanya kalung yang sering di pakainya. Al kemudian mengeluarkan kalung tersebut dari balik bajunya. Kalung yang berbentuk kunci tribal tersebut cukup unik. Dan di situ terukir sebuah tulisan. AL, itulah nama yang dipakainya sekarang. Dan yang diinginkannya sekarang hanyalah mencari tahu siapa dirinya sebenarnya.

***

Frey terbangun setelah secercah cahaya menerobos matanya. Sambil mengerjapkan mata, Frey bangkit dari tidurnya. Ia kemudian merenggangkan otot-ototnya. Kekuatannya sudah kembali seperti semula, itu artinya dia dapat melanjutkan perjalanannya dengan segera.

Mudah-mudahan aku tidak perlu melakukan pertarungan lagi. Batin Frey.

Ia kemudian mengeluarkan Sebuah buku dari balik bajunya. Chronos’s Book. Ia mengusap sampul buku tersebut. Sampul buku tersebut cukup tebal dan penuh dengan ukiran. Pada bagian sisi bawah sampulnya terukir tulisan dengan huruf kuno yang jika diterjemahkan berbunyi, Times that write all of the moment. Frey kemudian membuka-buka buku tersebut. Halaman-halaman buku tersebut penuh dengan alphabet dan angka yang tidak beraturan. Frey akhirnya berhenti pada halaman ke 50, masih dengan kondisi yang sama penuh dengan abjad tak beraturan. Frey berkonsetrasi pada halaman tersebut, kemudian ia menggumamkan beberapa kata sambil tetap menatap halaman tersebut. Perlahan, abjad-abjad tersebut bergerak dan mulai membentuk kata yang akhirnya merangkai kalimat demi kalimat.

When more souls lost their roots and fall into the darkness,
When their controlled by Nothing,
When the Anima give their loyalty to Nothing
Its mean this world comes to the ends
Blood and Tears will be arise from the earth.
The child of Gaia and Zeus that will save or destroy us
The child that have a power from the mother of earth and the wisdom from the father of sky
They are the wind, can’t see but we know they are here. They can go everywhere they wants
No rules that can’t stop them. They are the Child who determine.
Find them before the Nothing.

“Bagaimana? Kamu menemukan petunjuk lain?” Inferno menyapa dalam pikirannya.

“Belum ada petunjuk lainnya, kita hanya sebatas tahu bahwa yang disebut Nothing-lah yang mengendalikan para Lost-Root dan beberapa Anima. Kehancuran dunia makin mendekati waktunya. Hanya para Determine-Child yang bisa menyelamatkan kita, atau mungkin mengiring kita menyambut kehancuran, hanya itu” Jelas Frey kepada suara tanpa tubuh tersebut.

“sepertinya kita harus membaca selanjutnya”

“sepertinya, tapi aku belum menemukan kombinasi yang tepat untuk membaca selanjutnya”

Frey kembali berkonsentrasi, ia kembali menggumamkan serangkaian kata namun tidak ada yang terjadi. Dicobanya kombinasi lain namun tetap saja tidak terjadi apa-apa. Sekali lagi dia memandangi Chronos’s Book tersebut. Buku Pengetahuan akan masa lalu dan masa depan. Buku yang menyimpan semuanya dalam 100 halaman. Sayangnya untuk membacanya diperlukan pengetahuan akan sdrow --abjad kuno Marthedian-- dan tidak semua orang bisa memahami abjad kuno yang hampir punah tersebut. Frey memandangi buku tersebut, buku yang menyebabkan dia harus menjadi pelarian sekaligus pencari. Ia teringat pesan Tetua sebelum meninggal, pesan yang sama dengan kalimat terakhir pada halaman 50 dalam buku tersebut. Itulah tugas yang diembannya sekarang. Sambil menghindari para Lost-Root dan Dark Anima, ia berusaha menguak rahasia dari Chronos’s Book atau setidaknya mencari petunjuk keberadaan para Determine-Child tersebut.

Frey bangkit dari tempat duduknya dan bersiap-siap untuk menembus hutan yang membisu tersebut. Ketika akan mengawali langkahnya, instingnya memberi peringatan akan bahaya. Frey tidak bergeming, dia mulai mengalirkan energi jiwa ke kedua kepalan tangannya. Matanya mulai melirik ke sekitarnya, mencari sesuatu yang bisa membangkitkan instingnya.

WUSSSSSHHHHHH.

Sebuah bolah api meluncur ke arah Frey dengan kecepatan yang tinggi. Dengan mengucapkan sepatah kata, Frey membuat suhu disekitarnya menurun. Telapak tangan Frey pun tampak bercahaya biru. Bola api yang hampir menghantam wajahnya itu dihentikan dengan tangkapan tangan yang membuat bola api tersebut membeku dan akhirnya hancur.

“Cukup main-mainnya! Keluarlah agar kita segera menghentikan uji kemampuan ini!” teriakan Frey menggema dalam keheningan hutan ini.

Sesosok pria yang tampaknya seusia dengan Frey muncul dari balik rimbunan pepohonan. Jubah hitam membalut tubuh pria tersebut, di bagian dada kanannya tersemat sebuah emblem dan pada punggung tangannya terdapat sebuah tattoo tribal berbentuk kunci. Tattoo yang tidak mungkin dilupakan oleh Frey, karena yang menghancurkan rumah dan keluarga Seymour adalah para Dark Anima dengan tattoo yang serupa.

“Wah, sepertinya salamku terlalu sederhana untuk seorang Frey Seymour” Pria tersebut membungkuk dan tersenyum sinis, mengejek.

Frey memandang pria tersebut, menilai dalam diam.

“Tidak perlu basa-basi, aku menginginkan buku yang kau bawa saat ini. Serahkan secara baik-baik atau aku mengambilnya dengan paksa.” Nada mengancam terdengar dari tiap kata yang diucapkan pria tersebut.

Frey tetap tidak menanggapi ucapan pria tersebut. Ia mulai mempersiapkan diri, Mengumpulkan energi pikiran, jiwa dan raganya. Tanpa memejamkan matanya, ia mengirim panggilan di dalam kepalanya.

“Inferno, Bersiaplah. Pertarungan ini tidak bisa dihindari”
Aura berwarna merah mulai menyelimuti tubuh Frey.

“Aku selalu siap Frey. Pasang perisaimu” peringatan tegas bergaung dalam kepala Frey.

“Sepertinya kekerasan adalah pilihanmu” laki-laki berjubah hitam tersebut melakukan hal yang sama. Tubuhnya diselubungi oleh aura emas.
Kembali berkonsentrasi, Frey mengucapkan beberapa patah kata yang membuat aura berwarna merah tersebut membentuk jarak 50 centimeter dari tubuhnya kemudian mulai berpendar lebih cerah.

“Souls….. esira” Kalimat itu terucap dari bibir Frey. Bersamaan dengan itu, Seberkas api keluar dari tubuh Frey, melewati aura merah pelindung dan perlahan mulai memadat, membentuk sebuah sosok. Di hadapan Frey Sekarang berdiri sosok kesatria yang terbalut lidah api. Sosok tersebut terlihat perkasa dengan baju zirah dan dua bilah pedang besar di tangannya. Inferno, sang kesatria api. Sosok yang selama ini berbicara dengan Frey. Sosok Souls yang diciptakan oleh Frey sebagai seorang Anima.
Sementara Pria tadi telah memanggil Souls miliknya. Sosok yang mungkin bisa disebut manusia berkepala botak, tanpa mata. Mulutnya terbuka lebar, lidahnya yang berwarna ungu terjulur keluar. Sementara itu,tangannya menjuntai dengan kuku-kuku hitam sepanjang 60 centimeter. Area bawah yang seharusnya adalah kaki diganti dengan badan ular. Souls pria tersebut mendesis layaknya ular.

“Perkenalkan, Poison Ivy. Dan aku, Anima yang akan menghabisimu, Danz Longhorn. Ingat nama kami jika malaikat maut menjemputmu” Pria tersebut memperkenalkan diri sambil tersenyum sinis.

Hutan tersebut semakin sunyi dan menegangkan. Tak ada suara apapun, hening. Sementara itu empat sosok yang ada saling mengamati, memperhitungkan, dan menyusun strategi pertarungan. Pertarungan antara Anima dan Souls. Pertarungan antara hidup dan mati, yang seorang ingin mempertahankan sementara yang seorang lagi berusaha merampas.

Read previous post:  
Read next post:  
Writer Sebastian Redcliffe
Sebastian Redcliffe at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)
80

poin

Writer Sebastian Redcliffe
Sebastian Redcliffe at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

oke aku akan memulai membaca ribuan kata yg kau ketik.. :D

poinya ntar nyusul kalo dah selesai..

Writer usagi
usagi at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)
60

yey, aku suka banget baca cerita fantasi.... :D

salam kenal ya... :D

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Wah penggemar fantasy ya??
Coba baca karya punya villyca valentine.
(promosi)
Salam kenal.
Handshake.

Writer usagi
usagi at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Villyca valentine? hmm.. oke deh, tak coba nyari :D

kelanjutan Animanya cepetan di post ya.. :D
dah gak sabar pengen bca klanjutannya

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Orangny ada comment di bwah tuch. :D
Wkwkwkwk, ok. Ok. Setelah nyelesaiin battle sceneny segera di post..

Writer usagi
usagi at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

eh iya... ^^V
#"Hai kakak...."

Sipp! ku tunggu :)

Writer cumaYudha
cumaYudha at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

ni msih bsambung kan

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Tentu ^^

Writer villyca.valentine
villyca.valentine at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)
80

ada dl komik(mungkin sekitar 6 atau 7 tahun yg lalu..)judulnya +Anima...jd deskripsinya sama...orang(lebih ke anak muda sih..belasan tahun)yg kaya punya kemampuan untuk bergabung ama anima dan kalau udah bergabung bs berubah ky pake zirah(zirahnya ga cm armor, tp bs jg ngebentuk body agak aneh)...anima nya jg berdiam dlm diri host nya....
Agak2 lupa sich disebutnya juga anima atau orang yg bs berubah disebut anima gitu...(kebanyakan baca berbagai manga sich)
.
.
Ada terusannya kan?uda bagus koq penulisannya...ayo buatlah battle scene yg keren nyahahahaha~
.
.
dan..dan...nama Frey...kyaaaaaaaaaa~
Jd inget dewa Freyr(norse myth)...aaaaa~
Jd inget jg ama makhluk bego yg pernah menyandang Frey(nyesel.com pernah ngasih nama Frey ke dia... T.T )

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Iyaa, aq ingat +anima. Mereka punya kemampuan untuk merubah salah satu anggota tubuhny menjadi hewan (contoh: lengan jd lengan beruang) n jadi puny kekuatan hewan. Kurang lebih begitu.

Err, sementara progress sich, tp aq belum dapat battle sceneny neh.
Humph!! Susah menggambarkan adegan perkelahian yang wah!

Err, freyr. Dia elf kn?? Diangkt jd dewa setelah ada perjanjian damai antara vanir dgn Æsir kn??

Writer villyca.valentine
villyca.valentine at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

ahahahaha...ingatan q sedikit meleset ya... :p
.
.
Ehm...freyr bukan elf...tp dewa juga...dewa itu ada dewa vanir ama aesir(kaya perbedaan kasta gitu dech)...nah sbg bentuk perdamaiannya dewa freyr ama dewi freyja(kakak-adik merangkap suami-istri)(dr awal mereka udah dewa...krn elf itu ada di dunia percabangan lain dr yggdrasil) dijadikan 'tawanan' dan hidup di asgard(jgn bayangin kalau mereka disiksa kaya tawanan perang pada umumnya,istilah doank...um tepatnya kaya simbol persahabatan x ya...)
Nah kl ga salah dewa freyr sbg perlambang fertilitas,trus freyja sbg dewi kecantikan(ada jg yg bilang dewi perang...kereta perangnya ditarik ama kucing bersayap...jumlahnya lupa)...
:p
Nah dewa dewi itu masuk ke dalam norse myth...
Kaya jembatan bifrost,Loki,elf,orc,pohon yggdrasil itu adalah bumbu2 norse myth...nyahahahaha~
Aq lebih tertarik norse myth krn uda bosen ama greek&rome(uda dr kecil soalnya)

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Eh, bukanny si Freyr itu puny julukan The King of the Elves? Makany q pikir dy elf.
Vanir itu bukan elf ya?

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Umh? Seperti menteri luar negri gitu??
Wahahahaha, maklum aq kn penghuni midgar. ^^
Jadi kagak tw yg terjadi di 8 dunia yg laen.
Err, mitologi itu selalu menarik koq.

Writer ryandachna
ryandachna at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 38 weeks ago)
50

bahasa inggris-nya masih belepotan, kawan. perkelahian yang belum terjadi di akhirnya memang bikin penasaran.

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 38 weeks ago)

Wah, terima kasih udah mampir.
Mohon arahanny untuk penggunaan bhs inggris.
Pemakaian bhs. Inggrs ini termasuk unsur nekat.

Writer Andana
Andana at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 38 weeks ago)
100

Akhirnyaaaaa karya Fantasy milik AL Lauching. Kyaaaa *teriak-teriak gak jelas

Komennya dua kata aja. KEREN! LANJUTKAN!!!!

Btw ini fanfic apa sih?? ANIMA? Kok baru denger saia?

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 38 weeks ago)

Fanfic itu fantasy fiction (versi sy), jadi nama anima itu benar2 versi saya, nda ada hubunganny dgn zpa2, ataupun apa2..

Writer herjuno
herjuno at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Sekadar meluruskan, fanfic itu bukan fantasy fiction, melainkan fans fiction (fiksi penggemar). Istilah ini merujuk pada jenis cerita yang dibuat dengan dasar karya yang sudah ada sebelumnya, di mana biasanya, sang penulis cerita (yang seringkali juga merupakan penggemar karya itu) mengubah beberapa elemen dari karya yang ia jadikan dasar sehinggu sesuai dengan keinginannya. Misal ada penggemar film Titanic yang berpikir bahwa Jack & Rose harusnya selamat, maka ia menulis cerita dengan menggunakan karakter, tempat, dan elemen-elemen lain yang sama dengan film itu, hanya saja, dia mengubah akhir ceritanya. Atau semisal ada yang berpendapat bahwa Kyon harusnya jadian dengan Yuki alih2 Haruhi, maka dibuatlah cerita seperti itu.
.

Writer AL_paper
AL_paper at ANIMA: Battle of Chaos (7 years 37 weeks ago)

Sebenarny udah tw klo fanfic itu singkatan dri fans fic, tapi pada saat mengkategorikn cerita diatas, sy bingung, di list tdk ada pilihan fantasy ataupun fiksi, jadiny q pilih fanfic dgn memaksakn presepsi sy kalau fanfic itu singkatan dari fantasy fiction..
(maksa bnget) hahaha..