Fate/Strange Realms

EPISODE 1

 

Sebuah pesawat jet pribadi mendarat di salah satu lapangan bandara yang kosong. Begitu pesawat tersebut menyelesaikan rangkaian proses pendaratannya, sebuah mini car datang dan membawakan tangga yang diletakan di depan pintu pesawat yang segera terbuka.

Seorang pria berwajah eropa berambut hitam pendek melangkah keluar dari pintu pesawat. Pria itu menghela nafas pendek lalu meraih kacamata hitam dari saku jaketnya, dan dengan sedikit gerakan yang bisa dibilang ‘cool’ pria itu memakai kacamata tersebut dan berjalan menuruni tangga pesawat.

“Selamat datang, kami sudah menunggu kedatangan anda.”

Seorang pria berpakaian hitam rapih sudah menunggu pria itu di bawah. Pria berkacamata tersebut hanya melambai malas pada pria tersebut tanpa bicara sedikitpun.

“Ketua ingin bicara dengan anda sebelum anda pergi.”

Pria berjas hitam itu menyerahkan sebuah telepon genggam pada si pria berkacamata lalu pergi begitu saja.

“Ada perlu apa, boss?” Tanya pria itu dengan nada seolah sedang bicara dengan teman lamanya.

Pria di seberang telepon berhedem sekali sebelum menjawab.

“Sopanlah sedikit, bocah! Kau pikir kau sedang bicara dengan siapa?”

Si pria berkacamata tertawa kecil mendengar reaksi atasannya.

“Santai saja boss, aku sudah tiba dengan selamat, tidak ada yang perlu di cemaskan.”

“Aku sedikitpun tidak peduli dengan keselamatanmu,” Ucap pria yang disebut boss tersebut dengan nada dingin. “Aku hanya ingin mengingatkan sedikit tentang misi yang harus kau jalankan,” Lanjutnya lagi.

“Kau pikir aku sudah pikun? Walau amnesia sekalipun aku tetap tidak akan lupa dengan misiku,” Ucapnya sombong.

Sang boss menghela nafas lelah.

“Sudahlah, yang ingin kukatakan adalah, kau hanya perlu mengumpulkan informasi tentang mereka sebanyak mungkin, tidak perlu terlibat terlalu jauh dan jangan sampai identitasmu terbongkar!”

“Aku mengerti, serahkan saja padaku,” Jawab si pria berkacamata sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Oh, dan satu hal lagi.”

“Kali ini apa?”

“Bawakan aku souvenir.”

“…………”

Tanpa bicara lagi si pria berkacamata menutup telepon. Lalu tiba-tiba suara lain yang mirip suara robot terdengar dari ponsel tersebut.

“Pesan ini akan meledak dengan sendirinya dalam……5…..4…..”

Pria itu menghela nafas seraya melempar ponsel tersebut ke belakang lalu berjalan pergi. Ponsel tersebut melayang melewati pintu pesawat yang masih terbuka dan meledak bersama pesawat tersebut.

“Itu bahkan bukan pesan….” Gerutu si pria berkacamata sambil terus berjalan pergi tanpa memperdulikan ledakan besar yang terjadi di belakangnya.

 

 

***

 

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Bramanti
Bramanti at Fate/Strange Realms (9 years 24 weeks ago)
100

Wow, fanfic fate

Writer Bramanti
Bramanti at Fate/Strange Realms (9 years 24 weeks ago)
100

Wow, fanfic fate

Writer tehwangi
tehwangi at Fate/Strange Realms (9 years 25 weeks ago)
80

Wew fanfic fate.
Ditunggu lanjutannya bos.

Writer redtailqueen
redtailqueen at Fate/Strange Realms (9 years 27 weeks ago)
90

bagian awal memang kocak xD
ternyata charlotte serem jg x3
sifat galon sama rie pas :3
dtunggu kemunculan shina :D

Writer Grande_Samael
Grande_Samael at Fate/Strange Realms (9 years 28 weeks ago)
100

behhhh seru kali nih... ayo lanjut...

Writer PrologMaster
PrologMaster at Fate/Strange Realms (9 years 28 weeks ago)
90

Ayo AYo lanjutannya~~

Writer Error
Error at Fate/Strange Realms (9 years 28 weeks ago)

episode 2 coming soon~

Writer field.cat
field.cat at Fate/Strange Realms (9 years 28 weeks ago)
80

NGAKAKAKAKAKAKAKAK!!!
Bagian awalnya dodol banget... XD

Writer Error
Error at Fate/Strange Realms (9 years 28 weeks ago)

karena Wilder kebanyakan rahasia jadi saya troll dikit rahasianya :3