BOR N2 Fourway Fight: Versi Fransisco Ezequiel Luna Jr. (Still Uncompleted)

            Diantara tanaman bambu yang tumbuh lebat, terdapatlah sebuah gubuk. Gubuk itu disokong oleh batang bambu yang lingkar batangnya bisa sebesar leher manusia. Di lantainya, puluhan bambu berbaris rapi. Atapnya kuning kecoklatan, tersusun dari daun bambu yang disulam dengan rapi.  

Gubuk dari bambu tersebut adalah sebuah surau. Surau yang merupakan bagian dari komplek bangunan pesantren.

            Kalau kau melihat ke dalam surau tersebut, duduklah seseorang berambut panjang terikat. Ia duduk diatas selembar kain tebal. Sesekali rambutnya itu bergoyang ke kanan dan kekiri terhembus angin sepoi-sepoi.

            Ia kemudian bangkit dari duduknya dengan cepat namun santai. Kau temukan wajahnya yang putih bersih, anggun kelihatannya saat ia berbalik. Ia berjalan pelan keluar surau. Menuju hutan bambu yang begitu lebatnya.

            Tunggu! Untuk apa ia tiba-tiba keluar dari surau dan sekarang berada diantara tanaman bambu yang pastinya tidak lebih nyaman daripada di dalam surau?

            Pria berambut panjang yang dikucir satu itu menarik nafasnya perlahan beberapa kali. Gerakan tubuhnya membentuk kuda-kuda dengan sempurna.

            Jangan kedipkan matamu barang sekalipun, lihatlah ia bergerak konstan, memukul batang bambu yang hampir semua sebesar leher manusia dengan tangan kosongnya. Hampir tak ada jeda. Batang-batang bambu itu oleng, namun tetap tegar berdiri. Batang bambu yang pria berambut panjang yang dikucir satu itu pukul bergerak berlawanan arah, seperti samsak tinju yang sangat fleksibel.

            Namun gerakan pria berambut panjang yang dikucir satu itu lebih cepat, batang bambu yang berbalik ketika habis dipukul itu ia pukul kembali. Kemudian dengan gerakan yang cepat, diiringi dengan pukulan pamungkas, batang-batang bambu sebesar leher manusia itu pecah berkeping-keping.

            Pria berambut panjang yang dikucir satu itu berhenti beraksi. Tiap hembusan nafasnya dalam-dalam ia tarik. Ia tersenyum indah, menambah aura sejuk dari wajahnya yang putih bersih.

            Yunus… Yunus Firdaus nama sang petarung penghuni surau dan berwajah sejuk itu.

 

Read previous post:  
80
points
(5538 words) posted by Sam_Riilme 10 years 15 weeks ago
88.8889
Tags: Cerita | Cerita Pendek | lain - lain | Battle of Realms | N2 | Ronde Turnamen
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

Woi ayo lanjutin dong! Sumpah, bagian prolog pengenalan karakternya uda keren banget. Paling bagiannya Ezy aja yang terasa kepanjangan. Hehehe, mungkin karena Lazu kepengen biar Ezy lebih terekspos yah...
.
Sampai sejauh ini sih nilai dariku A! Makanya lanjutin dong dan selesaikan dengan ending yang keren!!!

100

perkenalan karakternya dah asik kak, knp g dlanjutin? x3

100

ayo semangat Ezy~~!! >.<