21 Desember

 

“Uhuk, uhuk! Apakah ini sudah menyala? Demi Tuhan.... Kuharap sudah....

“Ehem, ya Tuhan... suara apa itu? Semoga mereka belum berhasil menembus gedung ini. Eng, ehem. Namaku Doktor Max Greenfield. Eng... aku seorang ilmuwan, yah, ilmuwan.... Dulunya, uhuk, dulunya. Maksudku setelah neraka ini terjadi, aku tak yakin lagi ada yang peduli apakah aku ilmuwan atau bukan....

“Kalau kalian menonton video ini, berarti, yah... dunia sudah hancur, uhuk, aku berani memastikannya.... Coba kau lihat sekelilingmu, semuanya pasti terlihat benar-benar sangat kacau... Aku tak tahu apa istilah lebih kacau daripada yang sudah kacau.... Yang jelas semuanya telah tak ada. Kalian barangkali satu-satunya ras manusia yang berhasil hidup.... Aku tak berharap banyak kalian akan menemukan video ini.... Aku tak terlalu berharap ada umat manusia yang bertahan hidup.... Kuharap kalian hidup dan menemukannya... uhuk... tentu saja. Kalau tidak, biarkan saja ini terkubur dalam-dalam bersama peradaban manusia lain yang telah hancur.... Biarkan dunia ini dikuasai oleh makhluk-makhluk tak berotak ini....

“Kebanyakan kalian tak percaya soal ramalan bangsa kuno itu... Kalian terlalu sombong untuk mengabaikannya, sementara kami, uhuk, para ilmuwan sudah mati ketakutan sejak dulu... Satu pelajaran berharga bila kalian membentuk... peradaban... uhuk... baru. Jangan remehkan pengetahuan kuno..! Sekali lagi, jangan remehkan... uhuk... pengetahuan kuno.... Ada alasan kenapa mereka sanggup bertahan begitu lama....

“Saat kalian semua menikmati malam tanggal 20 Desember, uhuk, dengan biasa saja... kami para ilmuwan yang terpilih... kalang kabut... ketakutan.... Berusaha menyelamatkan apa yang mungkin diselamatkan... Kami tahu, kami akan kalah... Rencana penghancuran dunia ini sudah direncanakan terlalu lama, mungkin, aku tak tahu.... Maafkan kami, yang memang sengaja tak memberitahu kalian... Semuanya akan terasa lebih... yeah... mudah.... uhuk... jika kalian mati dalam tenang... Rahasia kehancuran dunia sudah diturunkan turun-temurun ke para pemimpin dunia.... Uhuk.... Meski aku tak yakin mereka semua juga... akan selamat.... Paling tidak mereka sudah mencoba....

“Detik-detik menuju tanggal 21 Desember.... barangkali merupakan detik-detik paling lama dalam hidupku.... uhuk.... Jepang dan China telah roboh terlebih dahulu... Kerugian berada di belahan bumi timur, kalian tahu... uhuk... Kurasa itu sebuah keuntungan, pada akhirnya, merasakan kematian duluan daripada umat manusia yang lain.... Sekali lagi, maafkan kami yang tidak memberi tahu kalian... uhuk.... Kami pikir.... Kalian akan rela pergi jika tidak mengetahui apa pun.... Tinggal menanti waktu hingga negeri kebebasan ini... Amerika Serikat... uhuk... runtuh.

“Kuberi tahu apa yang terjadi pada tanggal... uhuk... 21 Desember.  Kami tak yakin pada awalnya... kalian tahu, soal ramalan itu.... Hingga akhirnya kami melihatnya dengan mata kami sendiri.... Sangat menarik, menurut mata para ilmuwan.... Aku juga menganggapnya menarik.... Langit tiba-tiba saja dipenuhi dengan piringan-piringan hitam.... Film Hollywood itu, entahlah, apakah kalian mengenal kata Hollywood saat kalian menonton video ini.... Aku tak yakin pula... uhuk... kalian bisa menonton atau pun memahami bahasa yang kugunakan....

“.... Film Hollywood itu benar... soal menggambarkan pesawat luar angkasa... uhuk... Pesawat makhluk itu berbentuk piring... Warnanya hitam, metalik, berkilau di... langit malam.... Cahayanya luar biasa terang.... uhuk.... Ilmuwan mana yang tak akan... tertarik.... Sayang, pesawat itu terlampau kuat.... Tentara Amerika menembaki benda itu... segalanya... rudal, roket luncur, tembakan nuklir.... Gagal.... Mereka pasti menggunakan metal luar angkasa... terlalu keras... yang tidak pernah kami impikan.... Kalian bisa menghancurkan... pesawat mereka.... Gunakan metal yang sama....

“Beberapa orang keluar dari rumah mereka... menyaksikan... uhuk... akhir dunia. Pesawat asing itu membuka... tingkapnya... pesawat kecil, berbentuk cakram, bergerak gesit keluar... Mengiris leher orang-orang yang tak beruntung itu... Begitu mudahnya... seperti wortel... uhuk.... Kepala-kepala orang berjatuhan... uhuk.... Kuharap kalian hanya tinggal menyaksikan... tengkoraknya.... Orang berteriak... mencari perlindungan.... Leher-leher semakin banyak yang patah.... Kepala-kepala tergeletak... pesawat kecil semakin banyak.... Ribuan mungkin.... Aku takut.

“Kupikir neraka hanya akan sampai di situ.... Aku salah... uhuk... aku tahu itu... Pesawat-pesawat kecil itu... menyentuh tanah... kaki-kaki keji keluar dari tubuh cakram mereka... enam kaki jumlahnya.... Aku menghitungnya. Geraknya seperti labah-labah.... tapi lebih cepat.... menusuk setiap orang yang ditemuinya.... Tidak.... Itu bukan yang paling buruk... uhuk.... Orang yang tertusuk... seluruh tubuhnya akan mengerut... dan hangus.... Lalu mati. Aku mendekati orang yang mati tertusuk... kupikir... uhuk... luar biasa panas... Beberapa ratus derajat Fahrenheit... mungkin... Luar biasa mengerikan....

“Sementara pesawat-pesawat kecil masih berjatuhan dari langit... uhuk... semakin banyak makhluk-makhluk berkaki itu.... Aku bersembunyi... di sebuah gedung... sejauh ini aman... tapi aku tahu mereka akan menemukanku... uhuk... cepat atau... lambat.... Makhluk ini bisa mencium bau kalian.... panas tubuh kalian... hal terburuk yang kalian... uhuk... harapkan... mesin pembunuh....

“Saranku.... Larilah! Lari, sembunyi.... Mereka menemukanmu.... larilah.... Tak ada cara untuk melawan mereka.... Umat manusia sudah kalah.... Kalian hanya bisa bertahan....

“Waktuku... uhuk... tak banyak lagi.... Aku mendengar suara decit-decit kaki-kaki metal makhluk... laknat itu....

“Ingat... saranku... larilah... larilah....

“Pada akhirnya, Jamie, putriku yang paling manis, Dad sangat... me-menyayangimu... hiks... Ma-maafkan, Dad, Jamie.... Dad tak bisa menja-jagamu... hing-hingga.... maafkan Dad....

“Emily, istriku.... Aku tahu kita tak mungkin ber-bertemu lagi... Kau harus tahu... Aku men-mencintaimu sampai mati.... Ma-maafkan aku... tak bisa menemani.... di saat-saat terakhir.... Aku menyesalinya.... hiks...

“Makhluk itu semakin mendekat.... aku merasakannya... uhuk... Larilah! Selamat tinggal... mungkin... manusia akan menang... suatu saat nanti. Tetap bertahan. Kita mungkin menang.... Mungkin....”

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at 21 Desember (2 years 26 weeks ago)
70

SAYA JUGA PUNYA CERITA 21 DESEMBER,
bandingin aja,
kurangnya apa dan lebihnya apa,
gabungin aja ceritanya,

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at 21 Desember (7 years 48 weeks ago)
70

sedikit terganggu dengan batuk dan titik-titiknya....
tapi cara bercerita dari dialog tokoh utama ini bagus...

Writer freezcha
freezcha at 21 Desember (8 years 43 weeks ago)
70

wiih keren, penggambarannya udah mulai bagus, cuma lebih banyak ke bagian alien datengnya yah, padahal berharap juga lebih detail soal kehancuran dunianya mungkin dari gedung2 meledak atau semacem sampai kucing kucing kabur kemana atau ikutan mati atau engga. maap kalo gaje commentnya

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 42 weeks ago)

Hai, Freezcha.. Thanks berat udah mampir~ #sokasyik

Writer fitria evadeni
fitria evadeni at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)
90

Dansou kembaliii~
Welcome back :D
Berarti ini bukan kiamat yak? lebih ke penyerangan oleh alien.
ash! no coment lah xD
nitip buang poin aja xD

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 43 weeks ago)

*Gigit Fitri* :V

Writer H.Lind
H.Lind at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)
70

Wow Dansou kembali! O_O
Mungkin untuk cerita berseting rekaman pas kiamat bisa ditambahkan latar suara di ceritanya.
Bunyi "uhuk"-nya sih memang menunjukkan bahwa dia baru saja bersembunyi di gudang yang kotor dan sedang dalam kondisi kacau, tapi ngebacanya cukup annoying juga. Kalau bisa divariasiin, ohok-ohok kek bhuak-bhuak kek. Mungkin.
Tapi menurut saya elipsisnya (emang yang titik tiga itu namanya elipsis ya, baru tau) ga bermasalah. Kan namanya juga orang yang mendekati kematian pasti bicara kalimatnya sepatah-patah dan gak lengkap. Mungkin yang agak kurang perkataan terbata-batanya, untuk menunjukkan kesan si aku sedang kacau aja sih.

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Albeeeeert!!! *peluk Albert*
.
Ah, saya suka banget sama kritik-kritikmu. Hum, bener... uhuk... itu lumayan mengganggu. Cuman saya bingung mesti pake apa. :v *ditabok*. Hum... narasiny juga kurang lancar enggak sih kalo pake elipsis. Saya bingung sih... Setelah saya baca ulang, janggal rasanya.
.
Btw, trims banyak Albert :D

Writer Sam_Riilme
Sam_Riilme at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)
80

Saya berkunjung memenuhi promosi (?)
Uh...mungkin cuma saya, tapi saya ga sreg sama banyaknya elipsis di sini. Walau saya ngerti kayanya itu dimaksudkan buat penekanan situasi
Ceritanya sendiri udah oke IMO, karena berhasil ngegambarin emosi si aku dan apa yang dia alamin sampe akhir. 21 Desember, eh? Bukan karena buminya yang hancur, tapi karena serangan dari luar? Hmm hmm

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Wuhuu~ Si Sam mampir kemari, pertama kalinya!
.
Banyak yang ngeluh soal elipsis yang masif itu ya. Hum... entar saya beresin, dong.
.
Thank you, Sam~

Writer Sam_Riilme
Sam_Riilme at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Masa? Saya inget ini bukan cerpenmu yang pertama saya baca. Seinget saya udah banyak ah tulisanmu yang saya hampiri. Malah kayanya saya inget banget pertama mengenal tulisanmu itu dari Cerpen Mimpi yang soal Orpheus (CMIIW)

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Ah, iya. Iya, yang lomba cerpen mimpi itu yah. Saya lupa :v

Writer Rea_sekar
Rea_sekar at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)
100

10 deh biar dandi enggak sedih :')
.
*apa maksudnya*

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

*peluk Rere* :')

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at 21 Desember (8 years 45 weeks ago)
70

wah jadi ngingetin sama film "war of the worlds" (kalo ga salah), yang datang alien terus dunia jadi hancur.

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Makasih banyak udah mampir :)

Writer midhadfarosi
midhadfarosi at 21 Desember (8 years 45 weeks ago)
80

hahahaha, nggak malu-maluin juga bang. ide ceritanya bagus, cuman kebanyakan titik-titiknya. hahaha. sip sip

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 44 weeks ago)

Oh, kebanyakan titik-titiknya yah :(
.
Btw, makasih banyak udah mampir!!! :)

Writer dansou
dansou at 21 Desember (8 years 45 weeks ago)
100

Biar gak malu-maluin :v