Ultah Keenam Kemudian

 

Mungkin tulisan ini akan aku mulai dengan ucapan terima kasih (yang sudah lebih dulu aku ucapkan melalui jejaring sosial twitter, di akun pribadiku), kepada teman-teman yang sudah membantu dan menyukseskan acara kopdar ultah keenam kemudian.com, 16 Desember lalu. Tanpa kehadiran kalian, seperti apapun rencana hebat untuk kopdar itu sudah pasti akan gagal, lhaa wong nggak ada yang datang, ‘kan? Jadi terima kasih sekali, untuk :

Beberapa kemudianers yang datang dari luar kota, Atha, Mbak Olief, MbaK Yosi. Terima kasih sudah meluangkan segala hal dan menyempatkan datang ke kopdar. Beberapa kemudianers yang membuat kartu ucapan. Aku pribadi senang sekali dengan kartu-kartu itu. Juga yang lain-lainnya, Antee Lia yang datang paling awal setelah Atha dan Mbak Olief tentu saja, yang akhirnya, seperti pada September lalu, membantu aku dan Devi dalam hal teknis acara. Rula yang datang terlambat, sebenarnya tidak juga tapi yaa dia terlambat untuk menjemput Mbak Olief di Gambir. Lain kali Cinderella jangan begadang yak? :P

Marlinang yang benar-benar menyempatkan datang dari Karawaci. Kangen, terakhir ketemu kamu kopdar halbi di café Darmint yak? Zaman dulu banget :’) Mbak Nancy yang datang dengan basah kuyup. Padahal pengisi acara lhooo, Om Andi, Mbak Laila, Kak Hewan, Dwi, Kak Vai, Mbak Anita, Kak Hatta, Mbak Widi, tante Din-din. Semuanya, makasih banget. Boleh ngasih peluk cium? Ahakhakhak. Oh ya, ketinggalan satu, kemudianers dengan ID Arsenal Mania yang juga datang. Makasih ya, Bang J (nggak boleh nyebut nama asli, katanya).

Terima kasih buat om Heri Pur dengan penampilannya bersama Ruang Terbuka Hijau, musikalisasi puisi Senja di Pelabuhan Kecil dan Kasih Tak Sampai bersama Mbak Nancy, sama aku juga sieh, dan maaf lupa kode untuk masuknya :’)

Om Epri Tsaqib dan segala pembicaraannya mengenai menulis puisi, proses kreatif dan lain sebagainya. Serta makasih juga om atas perannya yang merangkap urusan lain-lain. Tanpa Omnya, yang September kemarin juga nggak akan jalan sepertinya ><

Om Khrisna Pabichara yang datang bersama keluarga, sebuah pengantar yang panjang untuk Kisah Muram di Restoran Cepat Saji serta monolognya.

Om Bamby Cahyadi, yang membawa Kisah Murah di Restoran Cepat Saji ke Pondok Penus, TIM. Sukses untuk bukunya yaa, Om. Semoga soft launching kemarin cukup memuaskan. Terima kasih juga untuk, eumm, minumannya :”)

Daaann, Mbak Keke Kezia. Makasih tumpengnya buat kemudian lhooo. Aiiihhhhh. Tahun depan siap merealisasikan cup cake? XD Juga terima kasih sekali buat Devi,  yang selalu aku repotin dan rempongin menyoal persiapan kopdar ultah keenam Kemudian ini. *hugh*

Lalu, tentu saja, untuk kemudian.com, rumah hijau yang semoga semakin nyaman dan bikin betah kners, yang membawa keluarga, yang memberi pertemanan. Mari terus membaca, menulis dan mengapresiasi.

 

Ó

 

Banyak detil-detil yang berubah dalam acara kemarin. Mengenai lokasi kopdar misalnya, pada awalnya bahkan sejak September kopdar berikutnya memang telah dicanangkan akan dilaksanakan di Spinelli Café, dimana Om Bamby yang bertanggung jawab atas lokasi itu. Namun, dikarenakan banyak materi acara yang muncul pada kopdar ultah kemarin dengan sangat terpaksa, seminggu sebelum acara, katakanlah kami para panita mencari-cari tempat lain yang sekiranya memungkinkan untuk semua kegiatan. Dan terpilihlah Pondok Penus, di kawasan Taman Ismail Marzuki sebagai lokasi kopdar. Tempatnya tertutup, nyaman dan tentu saja tidak bising. Pondok itu serasa disewa oleh kemudian padahal tidak.

Hal lain lagi misalnya, tentang mulainya acara yang mulur. Namun hal ini bukan disengaja. Sebelumnya, kami sudah mengasumsikan bahwa acara akan mulai pada pukul satu, ada jeda satu jam dari waktu yang diumumkan sebagai antisipasi. Namun yaa, hujan turun siang itu, ada beberapa teman-teman yang tertahan karenanya termasuk Om Heri selaku pembuka acara. Ya, ampuun! Rasanya was-was banget! Om Heri bersama Ruang Terbuka Hijau itu sudah ditetapkan sebagai pembuka acara, lalu beliau juga sebagai moderator untuk diskusi bukunya Om Epri. Lantas, mau tidak mau acara tetap harus dibuka dengan beberapa urutan acara yang diubah susunannya. Mengantikan Ruang Terbuka Hijau, moderator kitalah yang membuka acara siang itu. Dengan gitarnya ia menyanyikan sebuah lagu. Entah lagu apa, aku tidak terlalu memperhatikan.

Setelah itu. Setelah itu…

Setelahnya, games yang selalu wajib ada di acara kopdar. Games perkenalan. Senang Devi menemukan ide ini untuk kopdar BLC beberapa waktu lalu, dan pada September, kami memainkannya lagi. Bercerita tentang diri kita sendiri berdasarkan sudut pandang orang ketiga!

Nah, kali ini, masih menggunakan gaya bercerita. Kemudianers yang datang diminta menulis 6 kata/hal mengenai dirinya. Kenapa enam? Karna ini ultah keenam kemudian, kata Momod. Lalu setelah selesai kartu-kartu itu dibagikan lagi secara acak. Tugas selanjutnya bagi pemegang kartu adalah, mendeskripsikan sosok siapa yang tertulis di sana, semacam mengembangkan karakter tokoh, begitu. Dan kemudianers lain yang menebak siapa sosok yang dimaksud.

Yang nggak datang boleh lhoo menebak mereka ini siapa XD :

1. Guru                  1. Perpustakaan                 1. Manusia

2. Senirupa           2. Pemalu                           2. Pengamat

3. Gamer               3. Tidur                                3. Horor

4. Seruling            4. Makan                             4. Tidur

5. Komik                5. Hitam                              5. Begadang

6. Fantasi               6. Diam                              6. Rahasia

 

Hanya ada satu games kali ini, sebab memang ini acara ulang tahun tentu lebih baik banyak pertunjukan-pertunjukan tinimbang permainan-permainan. Diantaranya, musikalisasi puisi ( Heri Pur + Nancy + Aria), Pembacaan puisi Gerimis milik Epri Tsaqib secara estafet oleh kemudianers, penampilan dari moderator, pembacaan monolog oleh Keke Kezia, Pembacaan Puisi oleh Andi Kay, lalu penutupan acara oleh teman-teman Ruang Terbuka Hijau. Namun sepertinya ada detil-detil yang berubah.

Selain itu, ada juga launcing Kemudian Arisan yang jika sesuai rencana akan ada pertemuan rutin tiga bulan sekali. Tentang ini akan aku tulis lagi di dokumen terpisah yaaaa.

Dan acara puncak yang ditunggu-tunggu adalah seremonial ulang tahun kemudian.com. Potong tumpeeeeeeeng! Rasanya ini satu-satunya acara yang sempat diabadikan dalam video berdurasi tiga menit sebelas detik dan aku selalu ngakak kalau memutarnya ulang di ponselku.

Rasanya lega ketika acara selesai. namun sepertinya aku perlu meminta pemakluman dari kemudianers yang hadir jika acara kemarin tidak seperti yang kalian bayangkan, jauh dari ekspektasi, namun yaa itulah yang terjadi kemarin. Kita sama-sama ada di sana dan aku harap, sama sepertiku, menikmati acara ultah keenam kemudian.com kemarin.

Sepertinya ini saja yang bisa aku tuliskan, maklum aku penulis puisi lhoo bukan cerpen makanya waktu kemarin bacain games perkenalannya Kak Hatta aku sampai kehilangan kata.

Ngeles!

Kabur sebelum dilempar sumpit!

 

 

 

Salam.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer arsenal mania
arsenal mania at Ultah Keenam Kemudian (8 years 39 weeks ago)

kayaknya saya tau nih. si mbak bulet yeah?
(kenapa tetep nggak ada kata ganteng, keren, jenius, dsb2??)

bang "J"?

Writer DeMEter
DeMEter at Ultah Keenam Kemudian (8 years 41 weeks ago)

Saia titip poin aja yak tante :p
#langsung kabur

Writer heripurwoko
heripurwoko at Ultah Keenam Kemudian (8 years 41 weeks ago)

ini kok masuk di kanal cerita pendek?

Writer Aletheia_agatha
Aletheia_agatha at Ultah Keenam Kemudian (8 years 41 weeks ago)
100

sunduuul XD

Writer Shinichi
Shinichi at Ultah Keenam Kemudian (8 years 41 weeks ago)
100

ppoooiiinnnn

ahak hak hak

Writer Titikecil
Titikecil at Ultah Keenam Kemudian (8 years 41 weeks ago)

Waah keknya puas banget tuh yg ikutan khukhukhu...
Ar..mau atuh rekaman tumpengnya ...kan aku ga kebagi yg aslinya :P
Ngomongin games, kelar semua ga siy kartunya? Seru keknya...
Aku coba ikut nebak yg 3 ntu boleh yak? Yg kiri aku belon nemu tp aku curiganya itu tante dindin, yg tengah itu kamu, dan yg kanan itu aku curiga ke kak vai,,,,hahaha ngasal banget siy yak!!!!#digetoksakingsoktoynya:P
ah, apapun lah yg pasti selamat aja buat kemudian, moga makin ijo, makin bisa nyejukin, makin bikin nyaman kami-kami buat belajar membaca, menulis dan mengapresiasi karya-karya anak bangsa*jiahhhhhh*, yg pasti lagi sukses buat kita semua.....!!!!!!