Rapuh

            Demikian cinta ingin dicukupkan

            Pada ranting-ranting pohon di bulan Januari gelak diterpa angin

            Berguguran daun satu-persatu

            Seperti cinta kadang hilang kadang tumbuh

            Rapuh siap menggerogoti masaku

           

            Tenanglah…

            Tidak ada siapa-siapa

            Hanya ada seekor kunang-kunang sejenak mampir di dindingku

            Sebentar hinggap kemudian pergi lagi

            Hati kembali padam

           

            Bertanya pada malam,

            Hati ini milik siapa?

            Tak ada yang tahu jawabnya
 

           

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer kazturi
kazturi at Rapuh (8 years 31 weeks ago)
80

sepi.. hitam..

Writer arbi bianglala
arbi bianglala at Rapuh (8 years 34 weeks ago)

puisi galau, hehe

Writer pandekaapi
pandekaapi at Rapuh (8 years 38 weeks ago)
90

benar-benar dalam keraguan sepertinya. :D

Writer Zulf_One
Zulf_One at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

seekor kunang - kunang ?
jaman sekarang seekor kunang kunang merupakan hal langka , dan saat melihatnya seperti nostalgia masa lau

Writer khairani
khairani at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

hanya kak nita yang tahu jawabnya :)

Writer pecundang jalanan
pecundang jalanan at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

jawabannya mungkin besok-besok.

Writer irayukii
irayukii at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

Hanya ada sesekor kunang-kunang sejenak mampir di dindingku. *sesekor itu apa ya Nit?*
Hati ini milik siapa? benar-benar misteri :)

Writer muras
muras at Rapuh (8 years 40 weeks ago)

mana mana? :p

yup! misteri... :)

Writer SuryLaxmi
SuryLaxmi at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

Begitu juga cinta, kadang-kadang rapuh

Writer Favemale
Favemale at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
80

Milik siapa Nit? :D

Writer iman
iman at Rapuh (8 years 40 weeks ago)
90

yah aku pun tak tahu apa jawabnya