Isi Kosong

Bukan aku tidak mengingat semua yang telah terjadi

Hati masih enggan melepas tentang kamu

Harap saja masih sama

 

; itukah kebenaran itu

 

Bukan sayang, ini lebih dari semua tentang kamu. Melebih dari semesta kata yang pernah terucap padamu. Bukan lagi jengah, enggan, acuh tak acuh. Kini aku menenangkan hati menunggu sebuah jawaban. Berlari mengejar sebuah angan tentang kenyataan.

Dibawah kaki Crux aku pernah mendengar keadaan nan bila kau dengar konyol. Namun di sanalah bintang-bintang baru mungkin kelak bertebaran. Sedari dahulu dikatakan bahwa pada setiap ketiadaan kelak terlahir sebuah keadaan. Dan dalam ketiadaan selalu ada ruang untukmu.

Pun hati dan rasa.

Ada membuat diri sadar bahwa itu cukup sudah.

Usai boleh dikata

 

Di sini, seperginya dirimu dari hati aku menemukan ketiadaan, sebuah kesempatan menciptakan keadaan itu sendiri.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer pecundang jalanan
pecundang jalanan at Isi Kosong (8 years 36 weeks ago)
70

Sepertinya kurang menyatuh. Mungkin pengaruh 'galau' x yah.

Writer ida
ida at Isi Kosong (8 years 36 weeks ago)
80

Bingung mau komen apa... :)

Writer aries
aries at Isi Kosong (8 years 36 weeks ago)
80

Endapkan dulu emosi, semoga yang kosong terisi lagi :)

Writer arudoshirogane
arudoshirogane at Isi Kosong (8 years 36 weeks ago)

hmm, mungkin apa ini bisa masuk golongan cerpen ya?

Writer cnt_69
cnt_69 at Isi Kosong (8 years 36 weeks ago)

"itukah kebenaran itu"
kalimatnya ga jelas gini.