Bapak

Ia kurang ingat kapan terakhir kali melihat wajah bapak. Kehilangan sosok panutan membuat jiwanya menjadi terguncang. “Saya tidak dekat dengan bapak,” akunya.

            Setelahnya ia bagai sendirian. Kesepian. Laki-laki baginya seolah makhluk asing. Rival yang akan selalu mengancam hidupnya. Tak pernah ia temui laki-laki impian keluar dari dalam buku cerita. Laki-laki yang teramat menghormati wanita.

            Tak punya pelindung membuatnya selalu merasa tak aman. Kerap laki-laki yang ditemuinya bak srigagala. Apalagi saat malam-malam terpaksa ia harus keluar. Menemani ibu menjaga warung di dekat terminal. Setelah ditinggal bapak, ia kerap dibuat berdarah oleh banyak lelaki.

            “Bu, kenapa bapak meninggalkan kita?”

            Sembari membenarkan polesan gincu, bibir ibu terlihat tambah berdarah. Beliau pun berujar, “bapakmu wis bali dadi asu, Nduk.”

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer scarlet_dedek
scarlet_dedek at Bapak (7 years 17 weeks ago)
70

titip baca :)

Writer DarknessIndeed
DarknessIndeed at Bapak (7 years 18 weeks ago)
80

maksudnya berdarah itu lipstik kan? eh >.<

Writer oktaf
oktaf at Bapak (7 years 18 weeks ago)

betul :)

Writer irayukii
irayukii at Bapak (7 years 18 weeks ago)
70

Bapak yang tidak bertanggungjawab :( ceritanya mengalir oktaf

Writer irayukii
irayukii at Bapak (7 years 18 weeks ago)
70

Bapak yang tidak bertanggungjawab :( ceritanya mengalir oktaf

Writer oktaf
oktaf at Bapak (7 years 18 weeks ago)

bapaknya yang mana juga ga tau. #eh

trims, Ira :)

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Bapak (7 years 18 weeks ago)
70

sepenggal momen yang kelam. tapi dia dan ibunya dibikin sampai berdarah itu gara2 diapain ya... :-?

Writer oktaf
oktaf at Bapak (7 years 18 weeks ago)

bebas mau bayangin mereka diapain :) ini sekedar permisalan aja.