[Hero] Gabriel - Piut Iblis Nomor Tujuh

            Sesungguhnya, Gabriel bukanlah nama aslinya. Ia telah lupa nama apa yang Sang Iblis berikan sebenarnya. Tepatnya sengaja lupa, berharap agar ‘Iblis’ menghilang selama-lamanya dari kehidupannya.

            Pernah lihat stickman dalam versi lebih gemuk? Kedua kaki, tangan dan kepalanya tidak lebih dari sekali goresan bila ingin digambarkan. Bulat dan melengkung adalah formula untuk mengimajinasikannya. Sesederhana itulah rupa Gabriel, cucu dari cucu Sang Iblis.

            Tidak lupa goresan sederhana tersebut ditambahkan dua bola mata bulat sempurna dengan iris hitam yang juga bulat sempurna. Ia tidak punya mulut, hidung dan rambut. Gabriel tidak bisa bicara, dia bisu. Dia berinteraksi dengan tatapan matanya. Maksudnya, lawan bicaranya akan bisa memahami apa yang Gabriel sampaikan dengan saling ‘berbicara’ empat mata.

            Tidak seperti kakek buyutnya Iblis yang dominan berwarna merah dibandingkan hitam, Gabriel berwarna hitam pekat. Saking pekatnya, cahaya yang menerpanya bahkan tidak mampu untuk memudarkannya, setidaknya menyilaukan kehitamannya. Hanya bola matanya yang putih.

            Gabriel bergerak dengan melayang. Ia punya kaki, namun tidak pernah menginjak tanah. Kalau diam dan berjalan santai, dia terkatung di udara. Kalau berlari, dia melesat bak burung elang yang hendak memburu mangsanya, cepat dan gesit. Itupun kalau dia ingin berlari.

            Soal umur, Gabriel tidak ingin ambil pusing untuk mengingatnya. Ia hanya tahu dari sesepuhnya bahwa umurnya jauh lebih tua daripada umur Bumi. Soal umur, usahlah dipikirkan terlalu serius, apalah arti sejumlah umur bila kawan-kawan tahu tahu akan hidup sampai akhir zaman.

            Jenis kelamin? Iblis seperti Gabriel tidak punya jenis kelamin.

Kepribadian

            Sosok Gabriel diketahui hampir seluruh penghuni kerajaan Iblis karena sifatnya yang pemalas dan polos. Gabriel lebih senang melayang-layang diudara tidak melakukan apa-apa alias diam tanpa alasan jelas. Ia juga tidak jarang ditemukan tidur dalam posisi berdiri, kemudian bangun dua hari kemudian.

            Selain pemalas, dia juga polos. Gabriel tampil sangat apa adanya dan sederhana dalam tingkah laku dan perbuatannya. Ia juga selalu berusaha jujur dan ingin berbuat baik kepada orang lain alih-alih berlaku jahat karena ia keturunan Iblis.

            Namun, dibalik kepolosannya, tersembunyi keteguhan hati yang tangguhnya seperti tembok. Ia berpendirian konsisten dan tidak mudah untuk ditipu dan dihasut. Maka apa jadinya bila kejujuran hati ditambah teguhnya pendirian?

Latar Belakang

            Gabriel adalah keturunan dari Sang Iblis, penguasa kejahatan diseluruh alam semesta. Sifat Sang Iblis yang jahat terus menurun kepada anak-cucunya. Mereka memiliki spesialisasi kejahatan masing-masing dan ditugaskan untuk merusak kehidupan manusia. Semua keturunan Sang Iblis sangat loyal pada kejahatan, kecuali Gabriel.

            Gabriel awalnya diharapkan—dengan spesialisasi merusak pemikiran manusia untuk melakukan kejahatan—dapat membantu kerajaan Iblis. Namun akhirnya tidak sesuai rencana, Gabriel memberontak. Ia terang-terangan membangkang dan menolak perintah Sang Iblis. Hasilnya, Sang Iblis marah besar dan menghukum Gabriel dengan hukuman pengasingan di Kaki Gunung Eldur.

            Gabriel memberontak karena menyadari kejahatan telah menghitamkan manusia dengan sejarah-sejarah kelamnya. Bencana, rusaknya moral dan memudarnya cahaya kehidupan di muka Bumi ini dialamatkan pada kejahatan. Kejahatan adalah musuh Alam Semesta, musuh kebaikan dan musuh segala-galanya.

            Beberapa puluh tahun sebelum pembangkangan, Gabriel adalah iblis yang sangat loyal dan patuh kepada perintah Sang Iblis. Semua tugas dan misi dapat ia kerjakan dengan lancar. Sang Iblis sangat bangga dan kagum pada Gabriel waktu itu. Pun Gabriel sangat senang mendapatkan hati Sang Iblis

            Hingga semuanya berubah ketika Gabriel mendapatkan tugas menggoda seorang pria muda yang miskin. Ia dipercaya oleh Sang Iblis untuk menghasut dan menggoda pria muda tersebut agar membunuh istrinya yang hamil di luar nikah.

            Gabriel taat dan patuh mengingat itu adalah tugas yang tidak terlalu sulit. Ia telah belajar banyak dari pengalaman-pengalamannya bahwa manusia itu adalah makhluk yang serakah dan egois. Membunuh demi ego sendiri adalah mahfum bagi manusia, pikir Gabriel.

            Maka Gabriel datang ke permukaan Bumi dan mendatangi pria muda tadi, menggoda dan menghasutnya untuk membunuh istrinya yang hamil di luar nikah. Gabriel memberi iming-iming kebebasan tanggung jawab dan nama baik.

            Gabriel merasa selangkah lebih maju ketika merasakan hati pria muda tersebut sepertinya patuh terhadap godaan dan hasutan Gabriel. Pria muda tersebut kemudian mendatangi istrinya yang tengah hamil muda, menatapnya dengan bengis dan aura mematikan.

            Istri pria muda tersebut bertanya ada apa yang terjadi dengan suami tidak sahnya. Gabriel, sembari terus membisiki pria muda tersebut, menatap wajah sang istri. Ia tampak takut tapi menyembunyikan ketakutannya.

            “Kita tidak makan lagi hari ini?” ujar istrinya mencoba menebak suaminya.

            Gabriel semakin menekankan bisikannya pada pria muda tersebut agar secepatnya merenggut nyawa istrinya dan anak haram mereka. Mata pria muda tersebut nanar, keringat bercucuran dari pelipisnya.

            Cekik dia!

            Tangan pria tersebut bergetar, Gabriel menekankan lagi bisikanya

            Matikan dia!

            Wajah sang istri ketakutan. Ia memegangi perutnya dengan gemetar.

            Cabut!

            Cabut nyawanya!

            Bunuh dia atas nama Sang Iblis!

            Namun tangan pria muda tersebut tidak diangkat sedikitpun, alih-alih mencekik istrinya, ia malah merangkulkan kedua lengannya pada leher istrinya. Sang istri terkejut, sang suami menangis tersedu-sedu. Lalu Gabriel terus mencoba membisikinya lagi.

            Istri dan anakmu akan menambah beban hidupmu! Untuk makan kau sudah susah! Bunuh dia! Selamatkan namamu! Mau diletakkan dimana wajahmu diantara masyarakat!

            Pria muda masih bersikukuh, tangisannya makin keras dan semakin keras. Ia kemudian berteriak kencang, lalu sebuah sontakan keras keluar dari tubuh pria muda tersebut. Gabriel terlempar keras.

            “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu! Tidak akan pernah!”

            Disusul sontakan keras lagi sehingga Gabriel terlempar jauh. Gabriel terheran-heran dan bingung, tidak pernah dalam sejarahnya ia gagal dalam tugasnya menghasut manusia, apalagi malah kalah telak seperti ini.

            Ditengah-tengah keheranan dan kebingungannya, sebuah cahaya terang berpendar dari atas pria muda dan istrinya yang sedang berpelukan. Cahaya tersebut bersinar menyilaukan, mengalahkan matahari yang terik di atas ubun-ubun.

            Cahaya tersebut tampak bersiap-siap untuk naik ke langit sebelum melihat Gabriel yang tadinya terlempar. Ia datangi Gabriel sampai jaraknya keduanya sangat dekat. Kehadiran cahaya tersebut membuat Gabriel risih, dari tubuhnya keluar asap. Gabriel ingin lari dan menyelamatkan dirinya, namun rasa penasaran akibat keheranan dan kebingungan tadi memaksanya untuk bergeming.

            Benarkah kekuatan yang lemparkan aku tadi kekuatanmu

            Cahaya tersebut terdiam, namun sebenarnya dia sedang berbicara kepada Gabriel. Dan Gabriel tampak mengerti.

            Sesungguhnya aku terlambat datang ke sisinya.

            Pria itu bagian darimu?

            Pria muda itu mengeluarkan cahaya kebaikan jauh dari dalam hatinya.

            ...

            Pria muda itu awam, meskipun begitu, ia berhasil temukan kebenaran sesungguhnya.

            Tidak ada manusia seperti kau katakan.

            Kau lihat sendiri.

            Tubuh Gabriel dipenuhi oleh asap. Namun Gabriel masih menatap cahaya tersebut dan sesekali melirik pada sepasang manusia yang berpelukan dibelakang.

            Setiap entitas punya kebaikan. Datang dan carilah kebaikanmu sendiri, Gabriel.

            Cahaya tersebut kemudian naik ke langit dengan cepat, meninggalkan Gabriel yang tubuhnya menipis dimakan asap.

           

            1000 tahun telah berlalu, Sang Iblis memprediksi Gabriel akan kembali kepada kejahatan dan kembali menjadi iblis kepercayaannya. Ia memerintahkan prajuritnya agar membawa Gabriel dari pengasingan. Namun, Gabriel ditemukan menghilang tanpa jejak.

Faksi

Heroes

Kemampuan

  • ·         Kasat Mata. Manusia, hewan dan tumbuhan tidak dapat melihatnya.
  • ·         Dapat Merasuki Hati dan Pikiran Manusia. Gabriel dapat menyusup kedalam diri manusia dan menghasutnya untuk melakukan kejahatan. Sebagai keturunan Iblis, menghasut manusia melalui hati dan pikiran jauh lebih efektif dibandingkan dari luar.
  • ·         Kekal. Gabriel kekal sampai akhir waktu, kecuali Tuhan dan Sang Iblis memerintahkannya untuk mati, serta bila Gabriel terlalu banyak dipapar cahaya..
  • ·         Tidak dapat disentuh oleh makhluk hidup di muka bumi.

            Namun, semuanya tidak aktif bila tidak berada dalam jangkauan Sang Iblis. Realm Battle of Realms tidak teridentifikasi oleh Sang Iblis, maka Gabriel sebagai keturunan Sang Iblis hanya sebagai nama dan julukan. Kecuali kemampuannya untuk mati oleh Tuhan dan akibat paparan cahaya, serta kemampuannya untuk melayang.

            Dalam Battle of Realms, Gabriel hanyalah gumpalan hitam pekat yang melayang. Meskipun begitu, keberadaan Gabriel nyata. Misalnya, dia dapat memegang ranting pohon dengan lengannya.

Kelemahan

  • ·         Cahaya yang menyilaukan. Gabriel akan lemas bila terus menerus dipapar cahaya.
  • ·         Malas Bergerak
  • ·         Kekuatan Kebaikan Hati dan Pikiran. Walaupun ingin bersikap baik, Gabriel tetap saja Iblis yang masih saja dapat dilemahkan oleh kebaikan hati dan pikiran makhluk lain.

Read previous post:  
138
points
(755 words) posted by Ivan Rampengan 9 years 18 weeks ago
92
Tags: Cerita | Cerita Pendek | petualangan | Battle of Realms | HxH
Read next post:  
100

Saved di notes,

**lagi ngoleksi profile member erotics**

90

gila, ini masuk ke hero? o.O
saya juga penasaran cara tarungnya :D

100

um... kayak di constantine aja, gabriel-nya jahat :p
tapi hey, ini keren, ada keturunan iblis di faksi hero

100

khidupan sblm turnamen udh diatas ya kak?
klo dlihat sama makhluk yg bs mendeteksi aura ato sama pengendali hantu gitu ttp bakal g keliatan kak?
tp keren akhirnya ada oc yg bukan manusia lg \^.^/

tiba-tiba mikir, kalau gabriel dapet stage lawan Gabriel kaayaknya bakalan heboh x_X

100

penasaran gimana bertarungnya ini OC

100

bintang-bintang

widiiiihhhhh, ampuunn.. keren, keren, kereennn~~!!! >,<
.
btw kekuatan utk merasuk hati itu jd non aktif ? :o

90

... Cucu generasi kelima Iblis ...

Namanya kok kayak Archangel? :v

Btw ... kemampuannya rada imba nih kalau nggak dibatasi :v