[Round 3] Albiero Keith - Gagal WO!

Hideya Tobari terkejut karena tiba-tiba lawannya mulai berkomunikasi dalam bahasa isyarat, mulai dari morse, isyarat tubuh, hingga tarian aneh seperti orang yang ingin memanggil hujan.

Sepertinya dia ingin mengatakan sesuatu, begitulah batin Hideya berkata, lalu tanpa monoglog lagi, sang pria ansos melemparkan secarik kertas yang sudah diremas hingga membentuk bola kecil pada Keith.

Keith yang agak terkejut perlahan berjalan mendekati bola kertas yang tergeletak tidak jauh darinya itu dan membukanya.

“Kertas kosong?”

Baru saja Keith berucap, kata-kata yang barusan keluar dari mulutnya tiba-tiba muncul di atas kertas tersebut, sungguh sebuah fenomena yang ajaib.

Perlahan tulisan yang ada pada kertas tersebut menghilang dan mulai berganti dengan tulisan lain.

“[Pikirkan apa yang ingin kau katakana, maka isi pikiranmu akan muncul di kertas ini. Gunakan cara ini jika ingin berkomunikasi denganku]”

“Benarkah?”

“[Coba saja]”

Keith yang terlihat penasaran mulai memikirkan berbagai hal random dalam kepalanya, perlahan isi pikirannya tersebut mulai muncul di atas kertas.

“[(`ヘ´)(´・ω・`)( ´Д`)( ゚Д゚) ┐('~`;)┌ (´∀`) ( ´_ゝ`) Σ(゜д゜;) (*´Д`) (─▽─) (゚∀゚)]”

“[….]”

“[Wah beneran muncul, keren sekali benda ini!!]”

“[Kau tidak bisa memikirkan hal yang lebih baik apa?]”

“[Biar kucoba sekali lagi!]”

“Hentikan, daripada berbasa-basi seperti ini, lebih baik kita segera selesaikan pertarungan sebelum warnet di rumah sebelah tutup.]”

“[Ah, benar juga ,karena penulis pertarungan ini belum ngisi pulsa smartfren jadi dia tidak bisa internetan di rumah, kalau begitu ayo kita mulai saja!!]”

Secara tiba-tiba keith maju menerjang Hideya seraya mengayunkan kaki kanannya.

“[Tendangan sinar!! (,,#゚Д゚)/]”

“[Lamban( ̄ー ̄)]” Dengan mudah Hideya menghindari serangan tersebut dengan membungkukan badan, membuat tendangan sakti Keith hanya mengenai udara kosong.

Hideya tidak membiarkan kesempatan saat Keith masih melayang di udara setelah melakukan tendangan melompat dan langsung mengayunkan lengan kanannya untuk melakukan uppercut yang menghantam dagu Keith dengan keras, membuatnya kembali terlempar ke belakang.

“[Su-sungguh kosmo yang luar biasa...!!]” Sahut Keith dengan wajah super serius.

“[Sekarang giliranku!]” Hideya meraih sebilah katana yang tergeletak tidak jauh dibelakangnya dan langung berlari menerjang Keith sambil mengayunkan pedang tersebut.

“[Pedang cahaya kemilau!!]”

Keith kebingungan melihat Hideya yang berlari menerjangnya dengan sebilah pedang panjang, dalam keadaan panik tersebut dia menengok ke kanan dan kiri berusaha menemukan sesuatu yang bisa digunakannya untuk menghalau serangan tersebut, dan kedua matanya terhenti pada sebuah benda tergeletak agak jauh darinya.

Keith bangkit dan berlari sekuat tenaga sedangkan Hideya terus mengerjarnya dari belakang, saat jarak antara keduanya hanya tinggal beberapa meter, Hideya segera mengayunkan pedang saktinya tepat ke leher Keith.

“[Rantai Nebulaaaa..!!]” Keith melemparkan seutas rantai yang langsung membelit pedang Hideya dan menahan serangannya. Hideya yang sama sekali tidak menyangka perbuatan Keith berusaha menarik pedangnya, namun Keith terus menahan pedang tersebut dengan rantai saktinya sekuat tenaga.

“[Sial, lepaskan pedangku! ヽ(o`皿′o)ノ]”

“Mwahahahaha!! Tidak ada yang bisa lepas dari rantai nebula saktiku!! ( ̄▽ ̄)ノ]”

Keith menarik rantai nebula sekuat tenaga hingga pedang Hideya terlepas dari genggamannya, dan sebelum Hideya sempat melakukan apa-apa, Keith kembali melempar rantainya dan membelit tubuh Hideya kuat.

“Sial!! Σ(゜д゜;)]”

Keith menarik tubuh Hideya yang terikat rantai ke arahnya dan langsung menyambut si pria ansos dengan sebuah pukulan keras di wajah.

“[Pukulan Pegasus!!]”

BUAAAAGH!!

Google yang melindungi wajah hideya pecah akibat  pukulan tersebut dan tubuhnya pun seketika jatuh berdebam dengan keras ke lantai ruangan.

Untuk beberapa detik Hideya sama sekali tidak bergerak, entah karena kehilangan kesadaran atau karena tubuhnya terikat rantai, yang jelas akhir dari pertarungan ini sudah dapat ditebak dengan jatuhnya Hideya akibat serangan tadi.

 

*

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
80

Albiero, kupercayakan kemenangan faksi hero padamu.
.
+4

90

+3
.

Karena meski ceritanya bikin saya ngakak, aturan soal kemenangan timnya nggak dicantumkan di sini. Selain itu ... konsistenlah, kalau emang mau bikin parodi moe, bikinlah itu :v
.
Jangan diganti kalkulus dong :v

90

Janken ujung-ujungnya..
XD
.
Ada apa ini dengan Hero?
.
_+4
.
suka twistnya

80

parodi moe-moe, , saia tidak menonton anime series sii~ jd tidak tahu sdng bahas apa di mari~ TnT #kuhu~ #kemplank~
`
lol~ kok jd jankenpon, , #yasudahlah memang begitu tulisannya XD
~
nice titip +4

Writer uyuu
uyuu at [Round 3] Albiero Keith - Gagal WO! (6 years 41 weeks ago)

Asli twistnya keren! Langsung +4 !

80

the fool!
.
#praangg
.
#JLEB!
.
wakwakkaaw XDD
.
kocak sumpah, Hideya dibully, cma yg sy sayangkan cuma bawa2 penulisnya kali ya #jleb
.
kmarin uda kasi +2 jadi +3 nih
rsanya Keith hrus slalu ada utk 4th wall breaker wkwkwk