[Round 4] Edward Kalashnikov - Ironical Life

Aino Leminkainen.

Seorang gadis keturunan Finlandia berusia 17 tahun dengan wajah cantik namun bersifat pemarah. Aino—atau yang biasa disapa Ai adalah gadis yang lahir dari keluarga berada. Ayahnya seorang pebisnis yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Sedangkan Ibunya adalah pebisnis lokal yang sering membawa pasangan kencan berbeda ke rumahnya. Ai memiliki seorang adik yang sebenarnya sangat ia sayangi, namun karena ia jarang berada di rumah, ia hampir tidak pernah bertemu dengan adiknya.

Ironis.

Ai berpura menjadi gadis urakan hanya untuk menarik perhatian kedua orang tuanya yang terkesan tidak peduli pada dirinya maupun Mia—adiknya. Padahal kedua orang tuanya memberi nama dengan arti yang sangat kontras dengan kenyataan yang ia hadapi. The Beloved One. Orang kesayangan. Huh, untuk apa memiliki nama seperti itu jika orang tuanya bahkan tidak peduli meski ia mati kelaparan di pinggir jalan?

Ai dan Mia dibesarkan secara berbeda oleh orang tuanya. Mia diberikan izin untuk bersekolah di sekolah asrama dan mendapatkan kesempatan untuk berteman dengan banyak orang, sedangkan dirinya terpaksa tinggal di rumah yang seperti tidak menginginkan dia. Orang tua yang tidak pernah di rumah, teman yang enggan mengunjunginya. Tak peduli seberapa sering ia protes, namun tidak ada tanggapan berarti di rumah itu.

Lalu kenapa ia dilahirkan?

Untuk apa ia diminta tetap tinggal?

Meski sekarang dirinya memilih hidup sebagai pemberontak, namun ia tidak bisa meninggalkan Mia. Adik yang seharusnya ia benci itu, masih menganggapnya ada. Setiap akhir pekan, Mia pulang ke rumah orang tuanya, hanya untuk menemui kakak semata wayangnya. Ai tahu seharusnya ia membenci Mia yang mendapatkan sesuatu yang ia harapkan. Namun kenyataannya, ia sangat mencintai Mia.

Bahkan bukan hanya Mia—

—Ia juga mencintai orang tua yang tidak pernah menganggapnya ada.

 

***

Read previous post:  
Read next post:  
80

seperti yang sebelumnya~ hhoho
SoL nya mantap, , tp sebab battle'a jd rancu
gegara ada dialog, , "bunuh siapa aja kan bisa, udah beres~"
`
Ferrumnya suruh iket aja si Ai biar ndak kabur~
hhohoho~
#ampoooniii saia guruuuu~
#sungkem!
`
`
titipi +3 di mari untuk pengincaran Ai

80

Iya nih Dee. Tokoh utamanya beneran kayak si Ai, dan Ed jadi kayak villain yang kebetulan aja ini ceritanya bad end #plak
.
Tapi seperti biasa emang dari awal enak dibaca. Soal cerita ya kebebasan penulis lah~
.
+3

Eh beneran ini si Ai yang terasa jadi tokoh utama?
.
Yey,I did it~
.
X3
.
Makasih banyak Kak Sam udah mau mampir

70

Wah si Edward emang kejam, salah satu yg penjahat beneran nih dari Heretik. Utk flashback dan bahan cerita Mia dan Ai, kuliat Mas Dee udah jago nih bikin slice of life. Cuma aja porsi tarungnya Edward ngelawan Ferrum, apakah itu deskripsi jurus, atau emosinya, atau aliran alasan entah kenapa jadi kurang ditonjolkan atau ketutup dibanding ceritanya sang target itu sendiri. Jadi titip +3 dolo hehe

Makasih udah mau mampir plus kasih nilainya pak po...
:D
.
Seperti yang saya katakan di chatroom. Kali ini, saya lebih nonjolin si Target daripada Ferrum. Dan ya, memang itu yang saya lakukan.
.
I have no regret actually. :3

70

Izin komentar...
.
Saya suka bagian awalnya yang penjelasan tentang Ai, begitu mengalir dan mudah diresapi. Ceritanya tegang sampe Edward mau nebas cewek itu.
.
Tapi, semua berubah saat negara api menyerang. #plak
.
Dialog Ai dengan Ferrum itu agak ganjil rasanya, trus cewek itu jadi berasa nyantai sampe debat segala padahal beberapa detik sebelumnya uda deg-degan sampe tak bisa berkata-kata.
.
Hmm, sekarang waktunya menulis.

namanya juga cewek galau. Mau mati aja mikir-mikir.
.
Gimana ngga tenang kalau si cewek udah geer Ferrum bakal nolong dia?
.
Sana nulis :v

50

Yo'i...

wups maap dobel

80

hiks, Edward kamu memang gk manusiawi.. membunuh tanpa penyesalan sama sekali... :'(
.
+4

"Kan manusia ngga nguna. buat apa disesali?"
.
Thanks ya ann, udah mau mampir...