[Round 5] Last Cart Standing.

Golden Realm IV

 

Aku menatap ke padang pasir kosong,  para prajuritku belum kembali dari pertarungan mereka. saat aku menatap ke danau, menatap ke pertarungan yang terjadi.

Dua buah [realitas] terdistorsi, pada akhirnya dua buah esensi karakter berwarna hitam keluar melayang dari gerbang dimensi tersebut ke tanganku. Aku menggenggam kedua orang tidak berpotensi tersebut. Kehilangan tukang umpet dan pemilik api abadi itu tidak berpengaruh kepada rencanaku.

Ketiga prajurit lainnya masih bertarung dengan sengit. perperangan ini sudah hampir mencapai klimaks tidak ada salahnya aku mengunjungi hadiah dari peperangan ini.

“Xia, kau sambut para petarung yang kembali, jika nanti ada yang menanyakan keberadaanku karanglah sesuatu!”

“Siap master?” Xia bergeming, ia tetap menatap ke arah danau, melihat semua realita pertarungan dari prajurit-prajuritku.

“Kau akan mengajakku?” Link berdiri dari beranda pondok melihat aku mulai melayang.

“Tidak, tempat yang akan aku kunjungi, tidak boleh tercemar oleh [karakter] untuk saat ini!”

Tepat di atasku aku membuat gerbang keluar dari [antar-realitas] ini, lalu menerbangkan diriku menuju ke arah [Realitas Emas]

Ketika aku tiba di tempat itu, aku terkejut bukan main. [Realitas] yang seharusnya belum memiliki isi sama sekali ini sudah membentuk garis eksposisi, memiliki Mana dan juga esensi dari karakter utama. Sebuah [Realitas] yang hampir terbentuk.

Tapi masih jauh dari sempurna, bahkan bisa dibilang sebuah kerusakan. Dari yang aku lihat saat ini terdapat enam buah bagian realitas yang tertumpuk secara berantakan.

Tiga bagian tidak asing di mataku, dunia penuh perang antar makhluk beda ras, dunia abad pertengahan dalam masa perburuan penyihir, dan penyerangan Alien ke planet lain. [Realitas Emas] tengah menyalin dunia para prajuritku.

“Seharusnya bukan menjadi sebuah kejutan untuk kita, Blackz!”

[Moon] berjalan dengan santai ke arahku.

“Tidak seharusnya, kita mengesampingkan kekuatan sebuah [Realitas Emas] segel yang kita gunakan, ternyata merupakan sumber hidup Realitas ini, dan mengetahui bahwa kita menggunakan salinan untuk memperebutkannya, Ia memposisikan diri menjadi [Realitas] para petarung. Bahkan, kemungkinan menggantikan [Realitas] asli mereka.”

“Tidak! Ini adalah [Realitas Emas] milikku. Aku akan memastikan tidak ada yang pantas memiliki Realitas emas ini kecuali aku. Tidak dirimu, tidak para Prajurit Salinan tersebut.”

Naruhodo, aku terbuka untuk segala saranmu!” [Moon] menancapkan sekopnya ke tanah dan berpangku satu tangan seakan menungguku.

“Jika Realitas Emas ini, membentuk dirinya dengan kekuatan kita. aku ingin lihat apa yang terjadi jika Semua salinan itu saling bertarung. Tidak peduli kawan atau lawan. Kekuatanku melawan kekuatanku!”

“Aku tidak yakin itu jalan terbaik, Blackz. Tapi aku juga menginginkan Realitas ini. Jika itu yang diperlukan untuk kembali memurnikannya. Aku ikut, dan aku punya lokasi yang tepat untuk ini!”

[Moon] menghilang dalam gerbang dimensi, kurasa ia telah kembali ke kapalnya dan memberikan tempat untuk pertempuran selanjutnya!

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Kuroangel21
Kuroangel21 at [Round 5] Last Cart Standing. (6 years 31 weeks ago)

Mantap gan

80

orz
.
.
saya pundung deh om yakuza...
#yah itulah yang terjadi tiap kali pengumuman nilai dan ronde baru...
.
.
tapi ini harus diselesaikan sampai akhir!!
*iket rambut