[Round 6] Edward Kalashnikov - Last Piece of Memory

Edward merentangkan tangannya, melepaskan lelahnya saat kereta yang melaju di padang pasir waktu perlahan berhenti. Sebuah portal terbuka di atas kepalanya, menariknya dari atas lokomotif dan kembali ke Oase.

Derap langkah sang pemuda terdengar sedikit menghentak di ruang serba guna. Hanya ada Xia San Loo dan Link Arturo yang berada di dalam ruang serba guna. Sama seperti sebelumnya, tidak ada sosok hitam yang menjadi pemimpin faksinya.

“KEMANA DIA?!”

Edward tertatih dan menendang sebuah kursi dengan kesal.

“KEMANA ORANG YANG SEENAKNYA MEMASUKKAN PENYIHIR UNTUK MENGACAK-ACAK INGATANKU?!” Dengan kasar Edward menarik kerah baju Xia Loo, membuat wanita itu terkejut sesaat.  

Detik berikutnya, Edward tersungkur hampir pingsan karena  sengatan listrik dari senjata kejut yang diarahkan Link pada tengkuknya.

“Terima kasih,” sahut Xia merapikan pakaiannya. “Jadi, bagaimana sekarang?”

“Kita masih harus menunggu mereka keluar dari dalam portal terlebih dahulu.”

Portal mengecil, berkedut sesaat dan sesosok besar kelabu keluar dari sana. Menapakkan kakinya ke dalam ruang serba guna, Altem sedikit menggeram saat tahu Edward bukannya mati dalam ledakan yang ia lihat saat ronde lima berlangsung.

“Jadi, ia selamat?”

Link mengangguk.

Sesosok perempuan muda berbaju putih dengan semi twintail di rambutnya juga ikut keluar dari dalam portal. Alisnya bertaut, sama seperti biasanya. Bibirnya tertekuk ke atas dan duah buah senjata api berada di kedua tangannya. Ia bersiap menarik pelatuk, namun diurungkan.

Altem mendengus saat melihat sosok Rexanne. Gadis itu juga belum mati, pikirnya. Rexanne hanya melirik Altem sejenak, dan kembali memusatkan perhatian pada Edward.

“ARGH! Kubunuh kau, penyihir tuli!” Rexanne bersiap menarik pelatuk pada kedua senjatanya, namun Link menghalaunya.

“Jangan sekarang, Rexanne. Masih ada kesempatan lain di arena saat kau benar-benar akan membunuhnya.”

Rexanne melengos.  Perlahan ia menyimpan senjatanya dan menghentakkan kaki melewati Edward.

Altem berusaha tidak peduli. Ia berjalan melangkahi Edward yang masih tersungkur di lantai. Sementara itu, Edward yang masih belum kehilangan kesadaran, hanya mampu melihat sosok kaki yang berukuran cukup besar melintasinya.

“Sial,” gumamnya pelan sebelum kesadarannya hilang.

 

Read previous post:  
56
points
(6497 words) posted by dismyname 6 years 45 weeks ago
70
Tags: Cerita | Cerita Bersambung | fantasi | Battle of Realms | HxH
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

Uyeeaahh, slamat Eddie masuk final !! >__<
Saya suka endingnyah, penasaran gmana nasip si sombong inih aawkwk
Akankah dia tobat? Atau sang penulis memberinya azab?? #plakk
.
Minusnya pertarungan dgn Altem berasa gitu doang...
Berantem krn gk ada hero yg dateng, apa2an itu!! Q_Q
Tp mending krn ada penjelasannya knp mereka bertarung si wkwk
.
Trus pas regenerasi.. Terlalu tell ah, show dong~!
Dan lagi2 Rexie mati mengenaskan QwQ

90

Hukum militer yang diterapkan Edward bagus sekali.
.
Kalau nyawa sudah di ujung tanduk, segera pakai senjata pamungkas supaya nyawamu masih bisa diperpanjang entah beberapa jam atau beberapa hari.
.
So ... saya juga sudah baca Altem. Tapi opini saya hampir sama seperti Sam. Altem dan Edward sama-sama melakukan kilas balik pada teman-temannya, tapi Altem kali ini memasukkan unsur Amelia (Herotic), jadi ... saya rasa Edward lebih sesuai dengan kanon panitia.
.
Saya VOTE EDWARD.

80

Keliatannya saya minoritas di sini yang seneng sama gimana cerita versi Edward selalu bikin kontinuitas buat jelasin nasib entrant lain dan ga berasa putus kayak cerita episodik
Semuanya emang fast-paced, dan saya ngerti banyak yang ngeluh soal battle yang begitu aja. Itu emang nilai minus, tapi Ed dapet satu nilai plus dari saya - karakternya dapet. Kerasa gimana dia makin lama makin broken, sampe akhirnya keliatan worth untuk disebut seorang Heretic yang stray from the right path
Dan karena saya ngeliat semifinal bukan cuma semifinalnya tapi juga what lies ahead, secara pribadi saya lebih penasaran sama Edward - saya udah kurang lebih bisa nebak versi Altem kaya gimana
VOTE Edward

70

#kuhuuk~
reason yg bikin mereka berantem terasa kurang greget dan terlalu cepat, ,
`
`
dan final move-nya kurang terasa impact!
(╥﹏╥)
`
`
tapi Ed-nya udah Move-on! #yeay!
dia ndak terika sama melody lagi, ,
#pukpukpuk~
`
`
(づ。◕‿‿◕。)づ

70

Hmm, pertarungannya kurang dahsyat nih, tau-tau uda make jurus terlarang aja... Altem nya tau-tau uda kalah sebelum jurus nuntak mautnya keluar, hehehe.
.
Baca punya Altem dulu sebelum vote~

20

nice story :)