TAHUKAH KAMU?

               Hai, bagaimana kabarmu? Aku ingin menceritakan tentang seorang bocah. Bocah yang tak akan pernah melupakanmu. Dia bahkan masih mengingat saat itu, kala itu kau tersenyum. Bukan padanya tapi pada temannya. Tapi dialah yang terkena efek itu, efek yang para gamer sepertinya kenal dengan istilah “Palralized”. Dia yakin saat itu dia merasakan hal wajar yang bernama cinta pada seyuman pertama. Dak lama setelahnya dia tahu kalau namamu adalah Riany. Apakah dia berkenalan dengan mu saat itu? Oh, tentu saja tidak. Calon Detektif sepertinya tidak perlu melakukan hal mengerikan seperti itu. Cukup menunggu Ibu Guru menyuruhmu memperkenalkan dirimu sendiri. Yah, waktu itu kalian baru saja menempati kelas 1 SMP. Kau duduk di barisan paling depan, dengan seorang temanmu sejak SD, sedangkan dia duduk di barisan paling belakang agar mudah menyontek dan memperhatikan rambut buntut kudamu. Ingatkah kau saat itu? mungkin saja tidak. Tapi mungkin kau ingat dengan sorang bocah kumal yang selalu membuntutimu saat pulang atau pergi sekolah? Yang selalu pura-pura memperbaiki sepatu atau pura-pura menghitung kendaraan saat kau berbalik? Atau seorang bocah paling konyol dikelasmu yang selalu melakukan hal-hal bodoh? Tahukah kamu kalau saat itu dia melakukannya cuma demi satu hal, tawamu. Kau mungkin tidak menyadarinya, tapi di saat kau tertawa, diam-diam dia melirikmu, tersenyum dan bersukur karena hari ini kau tetap tersenyum.

                Ingatkah kau kalau setahun setelahnya kalian semakin akrab? Kalian bahkan sudah mulai bercakap-cakap. Menurutmu mungkin itu hal yang wajar, mengingat kalian sekelas. Tapi tahukah kamu kalau dia mengingat setiap kata yang kau ucapkan ke dia dan akan tersenyum sambil berguling-guling di kasur setiap mengingat percakapan kalian di sekolah. Kalian bahkan pernah foto bersama, kau ingat itu? bahkan dia merangkul bahumu di foto itu sambil tersenyum dengan senyum yang lebih mengerikan dari senyum Penampakan. Dia masih menyimpan foto itu, juga masih di bingkai yang dulu, di bingkai termahal yang bisa dicapai uang jajannya.

                Kau mungkin masih tidak mengingatnya tapi mungkin kau mengenal sahabatnya. Sorang bocah berkulit gelap dan juga menyukaimu? Kau pasti mengingat dia. Karena bocah itu lebih bisa berterus terang. Dia bahkan mengatakan perasaannya padamu. Ingat? Dengan setangkai bunga mawar di dalam sebuah kelas yang kosong. Kau pasti mengingatnya, kau pasti mengingat bahwa kau menolak bocah itu. Tapi tahukah kamu kalau bunga mawar itu bukan dipetik oleh bocah yang mengutarakan perasaannya padamu, melainkan bocah konyol yang selalu meperhatikanmu. Tahu pulakan kamu kalau diluar pintu kelas yang kosong itu berdiri bocah konyol itu. berjaga agar tak ada satu pun orang yang mengganggu kalian berdua sambil melawan egonya sendiri, berharap agar kau bisa menerima cinta sahabatnya. Kau mungkin bertanya kenapa dia melakukan itu. Apakah dia sudah tidak mencintaimu lagi? Tentu aja dia mecintaimu. Tentu saja dia mencintaimu. Karena cinta itulah dia rela melepasmu ke seseorang yang dia yakin lebih baik darinya. Dan tentu saja banyak sekali orang di luar sana yang lebih baik darinya.

                Kau mulai bisa mengingat bocah itu? yah, sampai kelas 2 SMA pun kalian masih tetap sekelas. Itulah peruntungan paling besar yang dirasakan bocah itu. Kalian bahkan semakin dekat hanya saja kalian sering bertengkar, ingat? Kau ingat dia sering mongolok-olok teman yang lain dan hanya kamulah yang bisa membuat dia berhenti, hanya kamulah yang bisa memarahinya. Kau ingat kau sering mengatakannya kekanak-kanakan, mesum dan bodoh. Tahukah kamu kalau sebenarnya dia cuma melakukannya agar bisa memperoleh perhatianmu tapi yah, kau benar, dia terlalu kekanak-kanakan untuk menyadari kalau yang dilakukannya sudah keterlaluan.

                Ingatkah kau bahwa saat SMA itulah kaupun sudah mulai mengenal cinta, bukan kepada bocah itu tapi kepada seorang kakak kelaas berwajah tampan. Kau ingat? Kalian bahkan sempat berpacaran. Tahukah kamu betapa sakit yang dirasakannya saat itu? Bahkan dia tak pernah lagi bercanda saat itu, kau ingat? Namun bocah itu sadar kalau pria itu lebih baik darinya, lebih tampan, lebih pintar, bahkan mungkin lebih rajin beribadah. Namun dia tetap mencintaimu, dia tahu cintanya padamu akan habis jika waktunya pun di dunia telah habis.

                Kau mungkin mulai mengira-ngira siapa bocah itu. selulus SMA kalian terpisah sangat jauh. Namun tak ada perubahan akan cinta bocah itu kepadamu. Profil Facebookmu sudah menjadi langganan layar laptopnya. Dia ingin menghubungimu, walau mungkin hanya sekedar menanyakan kabar. Namun dia takut mengganggu kuliahmu. Akhirnya, dia hanya bisa berdoa kepada Dia yang mempertemukan kalian. Berharap mendaparkan yang terbaik, berharap jalannya diluruskan dan tentu saja tetap menjadi seorang wanita yang dia cintai. tahukah kau betapa bahagianya dia ketika mengetahui bahwa kau sudah mendapatkan gelar sarjana dan sudah selangkah lebih dekat dari mimpimu.

                Kini kalian berdua telah kembali ke kota kalian pertama kali bertemu, dia pun bisa kembali melihat senyummu secara lansung lagi. Diapun mungkin bukan lagi sorang bocah kekanak-kanakan, mesum dan bodoh seperti yang lagi. Tapi dia masih tetap mencintaimu dan terus berusaha agar menjadi layak denganmu.

                Pasti kau sudah mengingat siapa dia tapi aku hanya ingin mengingatkan bahwa bocah itu bernama Rhets. Dia baru saja menyelesaikan program bea siswanya di Jepang. Hari ini hari pertama dia sampai di kota pertama kali kalian bertemu. Jadi berdirilah, berjalanlah menuju balkon karena di luar sana dia berdiri, tersenyum tolol sambil memegang tulisan “MENIKALAH DENGANKU”

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer citapraaa
citapraaa at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)
80

:0 ikut terharu

Writer Shikamaru
Shikamaru at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)

Makasih dah komen...

Writer aichaa
aichaa at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)
100

nice :')

Writer Shikamaru
Shikamaru at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)

Mkasih dah komen...

Writer nusantara
nusantara at TAHUKAH KAMU? (7 years 32 weeks ago)
50

heump

Writer azraelsalvatore
azraelsalvatore at TAHUKAH KAMU? (7 years 32 weeks ago)
80

Ceritanya hampir saya banget, cuman saya gak kucel kaya c dia hehe..
Nice story

Writer Shikamaru
Shikamaru at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)

Waduh. Ayo bro. perjuangkan... hahahaha...

Writer dash300882
dash300882 at TAHUKAH KAMU? (7 years 32 weeks ago)
80

hmm...benarnya paralize atau yang “Palralized”...btw cool je.... hehe

Writer Shikamaru
Shikamaru at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)

Aduh, g yakin deh yang benar yang mana. hehehe...
btw, makasih dah mampir...

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at TAHUKAH KAMU? (7 years 33 weeks ago)
60

waah...
cinta sejati ya. menanti terus-menerus. tidak kehilangan perasaan. bukan cerita yang baru, sepertinya, tapi tetap terasa mengagumkan kalau ada yang seperti itu. bagusnya lagi, tidak begitu banyak penggambaran tentang si perempuan, waha. jadi orang bisa membayangkan sesukanya. kecuali untuk pembaca perempuan, mereka mungkin akan senang kalau tokoh lelakinya dikatakan tampan :P
pembacaan cerita ini akan lebih nyaman apabila penulisannya diperbaiki. mulai dari penggunaan huruf kapital dulu deh. banyak kalimat yang belum diawali oleh huruf kapital. lalu ada kata yang hurufnya tidak lengkap, semisal di paragraf terakhir. dan seterusnya.
mungkin yang lain akan menambahkan.

Writer Shikamaru
Shikamaru at TAHUKAH KAMU? (7 years 30 weeks ago)

Maaf klu masih banyak yang saltik ^^
Nnti diperbaiki deh...