Double Post

Read previous post:  
Read next post:  
Writer iin_blue_girlz
iin_blue_girlz at Double Post (7 years 7 weeks ago)
80

Ceritanya seru, ingat " kejadian sama teman, sebelum perpisahan.

Writer cucumismello
cucumismello at Double Post (7 years 8 weeks ago)
80

:)

Writer The Smoker
The Smoker at Double Post (7 years 9 weeks ago)
80

persahabatan.. emm
endingnya? hoho mungkin karena penulis terlalu menjabarkan, memaparkan atau apa gitu sejenisnya tentang masalah takut di omelin itu, sehingga pembaca semacam saya akan menganggap itu konflik yang tak boleh dibiarin begitu saja, bahkan sampai ending gak nongol lagi malah. huuhu malah ketendang sama lagu Yesterday-nya Beatles, saya gak bisa bayangin kalau tiga sahabat itu malah mendengar Yesterday versinya Pas Band deh, mungkin malah jungkir balik terus nyulik anak pak RT #WTF
untuk penulisannya, emm rapi
ok thats all :)
maaf bila tak berkenan,
salam

Writer sabbath
sabbath at Double Post (7 years 10 weeks ago)
90

Wow.. Anak SMA yg old fashioned.. Ini keren.. :D

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Double Post (7 years 10 weeks ago)
70

cerita ini ngingetin saya sama film Catatan Akhir Sekolah. ada tiga cowok yang suka nongkrong bareng. ada kenangan pas MOS. ada salah satunya yang patah hati. ada cerita soal mimpi2. ada momen menjelang perpisahan.
sepertinya akhirannya melenceng dari masalah awalnya, ya. kan awalnya bingung soal mau pulang itu, takut dimarah mamanya Hendra, terus jadi soal persahabatan. jadi kesannya ga terpecahkan gitu masalah sama mamanya Hendra itu. ga mbulet. tapi mungkin itu cuman pemicunya aja. maksudnya, kayak di serial The Simpsons, awalannya suka nyeritain apa dulu, ga langsung berhubungan dg permasalahan utamanya walaupun tetep ada hubungan sebab akibat sampai akhir.
tapi mungkin sebetulnya ada nyambungnya juga. kekompakan takut pulang itu, haha. #hadehkomengapasih
mengalir, oke.
kalo benar dirimu masih SMA, salut pengetahuannya lintas zaman :-D kirain remaja sekarang tahunya cuman kokoreaan :-P
baca ini karena ada Shinichinya, haha. oh ya, terima kasih juga udah mampir di tempat saya :-)

Writer citapraaa
citapraaa at Double Post (7 years 10 weeks ago)

bagus.... kata "kata deni/siapapun" coba divariasiin jd "sambung deni/ujar/terserah"

Writer Shinichi
Shinichi at Double Post (7 years 10 weeks ago)
90

benar-benar freshing dirimu, bah!
saya akan ngefans. btw, udah punya buku, jangan-jangan? :p
cerita ini renyah sekali dengan dialog yang mengalir. saya salut juga dengan kepiawaianmu mengemas topik di percakapan tsb, yang seolah-olah menjadi simpul kuat bagi percakapan lainnya. itu skill bagus. saya sulit mengemasnya.
.
btw, mungkin saya nggak begitu suka dengan adanya lirik-lirik lagu tsb. cuma soal selera. hal lain, yang kepikiran, saya penasaran anak-anak kelahiran tahun berapa yang masih mendengarkan lagu The Beatles (tampaknya familiar dengan itu), menyebut MOS di kelas "sepuluh", masih remaja di jaman Ahok, dan tampaknya "tahu" juga soal Soeharto? tentu ini bukan masalah tahun berapanya, bukan angka.
.
btw, dirimu jangan bosen posting cerita yang renyah dan lebih bagus lagi. ketika saya online, saya bakal ngarep ada postingan baru darimu. sekali lagi, kip nulis.
ahak hak hak

Writer rian
rian at Double Post (7 years 10 weeks ago)

Wa haha horee, akhirnya dapet komen dari Bang Sinichi idolaku yang haibat itu! Masa sih, Bang, tulisan semacam ini sudah pantas dibukukan?

Saya sendiri masih SMA, Bang, jadi ya anak-anak ini kelahiran tahun saya. Tapi emang selera musik saya agak sedikit old fashioned (Bahkan pernah dijuluki Si Anak Tradisional sama temen-temen, disebabkan obsesi saya yang agaknya kurang sehat terhadap para musisi jaman Bapak saya), jadi ya maklum saja kalau ada lagu-lagunya The Beatles. Ternyata mengganggu, ya, lirik-liriknya?

btw, abang sendiri udah pernah nerbitin apa aja? Dan kalau ngirim cerpen ke majalah, responnya paling cepat berapa lama, ya, bang?

Makasih banyak buat komennya!

Writer Shinichi
Shinichi at Double Post (7 years 6 weeks ago)

ahak hak hak
kalok dirimu mempertanyakan kepantasan tulisan ini dijadikan buku, saya pasti menjawab ya. ada banyak tulisan di kerajaan ini yang pantas jadi buku, untuk kemudian dijualin di toko-toko buku se-Indonesia. hohohoho.
.
itu dari segi teknik. namun redaksi penerbitan tentu saja punya pendapat berbeda, yang karena saya sama sekali bukan di bidang tersebut, jadi enggak tahu-menahu :)
.
soal lirik, saya nggak bilang mengganggu. namun, mungkin akan saya terangkan sejelas mungkin kenapa saya berkomentar "demikian" dan kamu balas "demikian" jugak.
.
ini bukan ketentuan, namun hanya selintas di pikiran saya saat membaca tulisanmu ini, beberapa minggu yang lalu. jadi ceritanya begini: saya menemukan tokoh yang masih SMA, kita anggap umurnya 17 tahun. hobinya mendengarkan lagu-lagu The Beatles. dirimu bisa saja menjelaskan bagaimana sebabnya anak SMA tahun "kini" (2005-2014) menyukai lagu-lagu "tradisional" begitu. kenapa saya buat rentang tahun segitu? sebenarnya bisa lebih dipadatkan lagi menjadi 2010-2014. alasannya karena dirimu memuatkan unsur kekinian, yakni keberadaan Ahok. nah, ini soal kekinian.
.
lalu dirimu memuat Soeharto yang mana, dalam ruang lingkup cerita-cerita remaja tokoh belasan tahun dengan setting kekinian, menjadi timpang dengan keadaan yang pada umumnya terjadi di cerita-cerita begitu. ah, ini hanya penelitian kasar. anak SMA "jaman Ahok" mana yang "tampaknya" melek "jaman Soeharto"? itu doang kok dasar pemikiran saya sampai berkomentar "begitu" di komentar pertama.
.
namun itu tak seharusnya kita jabarkan panjang lebar, karena saya pikir kamu cukup mengerti. ehehehehe. dan soal pemuatan lirik lagu dalam cerita, memang sebuah pekerjaan besar bagi penulis. sebab, lirik sebuah lagu itu belum tentu dikenal pembaca (yang notabene, kita anggap penikmat "tulisan). lalu bagaimana penulis menyampaikan "pesan" atau katakanlah "bagusnya" jalinan narasi, ide, konflik, dengan lirik lagu, jika pembacamu tak mengenal lagu tersebut? makanya, nggak banyak karya yang memuat lirik lagu yang sukses, apalagi nggak hanya satu lagu. namun, ya, namanya penulis: mereka memang seharusnya mengambil apa yang mereka tahu, di sekitarnya, untuk dijadikan unsur pelengkap yang tepat sebagai pembungkus "ide" tulisannya. nggak ada yang salah dengan itu.
.
pertanyaan pamungkas: saya tak pernah menerbitkan buku pun mengirimkan tulisan ke majalah :)
.
kip nulis dan maaf karena saya pasti akan jarang sekali online.

Writer Gechil
Gechil at Double Post (7 years 10 weeks ago)
90

Keren bahasanya :) friendship never die

Writer kukuhniam
kukuhniam at Double Post (7 years 10 weeks ago)
20

seru-seru ceritanya
waktu memang berjalan dengan cepat, atau kita yang nggak sadar sibuk ngapain aja

Writer alcyon
alcyon at Double Post (7 years 10 weeks ago)
60

Avanza itu gk masuk kelas kijang, masbro. Kijang itu cuman ada Inova, kapsul, grand, super, rover, jantan, buaya, dan kijanh doyok. Avanza itu mobil keluaran perdana tahun 2004, meski sebenarnya dia regenerasi dari kijang short class, dia ttp tdk masuk keluarga besar kijang.

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Double Post (7 years 10 weeks ago)

malah jadi inget sama kijang yang lain. kijang jawa dan kijang bawean.
eh, itu mah rusa deng :-P

Writer rian
rian at Double Post (7 years 10 weeks ago)

Aduh, ketahuan saya nggak ngerjain PR