Membakar Jalanan

Membakar Jalanan
-- Aydi R. --
 
Wajah-wajah terjajah
Semangatku kuat
Dahi terikat ketat
Hendak apa, kuperbuat?
 
Wajah-wajah tertindas
Takutku bencana
Coreng tulisan di pipi kiri kanan
Kutuju hendak ke mana?
 
Dahi diikat kain ketat
Coreng tulisan di pipi kiri kanan
Muka penuh debu jalanan
Kami sudah mirip siapa?
 
Tak harus ada peluru
Tidak juga batu, itu semua tak perlu
Senjataku, teriakan saja
Membakar jalanan
 
Kami pengontrol kebijakan
Yang telah diketok palu
Kami pemberi saran, pembawa pesan
Suara lantang kami berpengaruh, bukan?
 
Kalian Berpengaruh?
Itu kalau sadar!
Bila hilang kesadaran
Lain lagi ceritanya
 
Batu kembali di tangan
Mengena muka, memukul dahi dan pipi
Berteriak serak, lantas pergi
Membakar jalanan
 
Kami, bukan lagi pengontrol kebijakan
Bukan lagi pemberi saran, pembawa pesan
Bukan lagi
 
-- 2014-09-01 06:52 --
 
http://rainkarnichi.my.id/blog/membakar-jalanan

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nia agustin
nia agustin at Membakar Jalanan (4 years 4 weeks ago)

bagus banget karya puisinya

Layanan Jual Beli Perfect Money mata uang online internet.

Writer samalona
samalona at Membakar Jalanan (5 years 43 weeks ago)
90

Saya melihat awalnya ada usaha membuat pola atau mempertahankan rima, tetapi setelah itu ditinggalkan. Dan setelah itu, lebih fokus ke isinya. Terlepas dari dugaan saya keliru atau benar, saya menyukai bagaimana puisi ini memandang topik yang diusung; tidak menghakimi, tetapi juga tetap tegas bahwa yang salah itu salah.
Ngomong-ngomong, terima kasih sudah follow twitter saya, walaupun saya jarang ke sana. Barusan buka lagi, makanya sampai ke sini.

Writer aydiriku
aydiriku at Membakar Jalanan (5 years 44 weeks ago)

makasih kunjungannya bro..

Writer eko lisysantaka
eko lisysantaka at Membakar Jalanan (5 years 44 weeks ago)
60

Nice!