Bawah dan Ke Atas

Kawan,
Kamu tahu kalau kehidupan itu,
Seiring dengan langkah kakimu,
Namun, di depanmu ada lubang,
Menganga, siap menerkammu?

Kawan,
Tahukah dirimu,
Lubang menganga itu,
Sebuah kegelapan tak berujung,
Atau cahaya dengan semua bahagia?

Masihkah kamu,
Menyerang sesamamu,
Hancurkan sekitarmu?

Masih adakah otak di kepalamu,
Masihkah rasamu berjalan,
Pernahkah kamu merasakan,
Tangis peluh ayah bundamu tertumpah,
Seperti darah yang yang mengalir,
Di badikmu, di golokmu, di tongkatmu!?

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Alexis Iggy
Alexis Iggy at Bawah dan Ke Atas (7 years 3 weeks ago)
40

Life is hard, and getting harder

Writer mylovelyluna
mylovelyluna at Bawah dan Ke Atas (7 years 9 weeks ago)
80

life is journey, not a destination..

lebih menyenangkan jika kita optimis bersama dibandingkan dengan skeptis bersama..

salam pena

Writer Jojoo
Jojoo at Bawah dan Ke Atas (7 years 9 weeks ago)
90

suka banget jenis puisi gini *salim