Death System Eleven Days

"Hhaaahh haahh!"

 

TRAANG TRANGG

 

Sebilah pisau saling beradu. Kedua orang saling bertarung dengan tatapan niat membunuh. Langkah kaki yang cepat dan gerakan gesit dari pertarungan sangat jelas terasa.

"Sial, mau sampai kapan kau menghindar. Shiota!"

"Heh kau juga sama Ren!"

Kota ASO (Association Of Scientists) adalah kota para ilmuwan dari seluruh dunia. Mereka berkembang biak dan hidup di sini. Populasi kota ini seluruhnya 2000 orang. Namun menyusut menjadi 700 orang, banyak yang menyangka ilmuwan mencoba malapraktek terhadap warga kota. Apa tanggapan ilmuwan? Mereka membantahnya dan mengatakan kota ini sudah mulai ditinggalkan.

Namaku shiota dan berumur 22 tahun. Aku memang orang biasa tanpa ada aliran darah seorang pembunuh dan kejadian ini sangat tidak terduga. Dalam pikiranku, kenapa semua ini bisa terjadi.

"Sebaiknya kau serahkan flasdisk itu, Shiota."

Pria yang dihadapanku terus menyerang dengan pisau di tangan kanannya. Aku menghindari pisau yang hampir mengenai hidung, tapi helai rambut di dahiku terpotong.

"Ambillah," ujarku sembari melempar benda di tangan kiriku ke atas kepalanya.

[Kesempatan]

Ren lengah, dia memfokuskan pandangannya ke arah benda yang kulempar. Dengan cepat aku mendekatinya sembari menunduk agar tidak menarik perhatiannya. Aku hujamkan pisau ke perutnya lalu merobeknya dan tidak hanya itu. Aku memutari tubuhnya lalu serangan ke dua menuju punggungnya dan menyayatnya hingga tulang sedikit terlihat.

"Aaaaggghhh!"

Suaranya sangat nyaring di telinga. Tubuh yang besar akhirnya terhempas ke tanah. Perlahan benda yang terlempar aku tangkap ketika benda itu mengikuti hukum gravitasi. Aku menusuknya dalam hitungan detik seperti pembunuh profesional.

"Brengsek kau Shiotaaa!" Ujar ren sembari masih terbaring dengan dada menghadap tanah.

"Ren, terimalah hukuman dariku."

Aku mengganti arah mata pisau ke bawah kemudian menghujamkannya tepat di atas kepala Ren. Serangan ketiga berhasil dan sesuai angka yang diinginkan. Tiga merupakan angka favoritku berdasarkan tanggal lahir: hari ketiga, bulan ketiga, tahun 2993.  Aku tidak mendengar suara lagi darinya. Kuhusapkan cairan kental yang terasa menempel di pipi menggunakan lengan bajuku. Kejadian yang benar-benar membuatku terkejut, serasa ini baru kualami tadi.

 

-10 jam sebelumnya pukul 09.00 AM

 

"Aaahh!" Aku terhempas ke tanah dengan keras.

"Ha ha kenapa kau bersuara seperti cewek?"

"Diam kau! Berikutnya aku pasti bisa." Aku menantang pria di depanku lalu gerakan kuda-kuda yang akan menerkamnya telah disiapkan.

"Cukup latihan hari ini Shiota."

"Hiyaaah!" Tanpa mendengar ocehannya aku maju menyerang. Saat aku melayangkan tinju, dia menangkapnya lalu memutar pergelangan tanganku. Aku terjatuh seketika tapi serangan berikutnya lebih ganas. Kakinya menyentuh wajahku.

"B-baauuu!" Ucapku sembari terus berteriak.

"Sudah kukatakan cukup tapi kau..."

"Hentikan Kirk dan lepaskan Shiota!" Sesosok bapak berbadan tegap dan kumisnya yang lebat, menghentikan pertarungan kami.

"Haik Sempai!" Akhirnya aku terlepas dari kaki Kirk Tapi masih merasakan masam di lidah.

[Suatu saat aku balas]

Aku berada di Dojo, sebuah bangunan yang khusus untuk latihan karate. Hari yang melelahkan dan pahit di lidah seakan menjadi satu.

"Hay Shi, ada apa denganmu?"

"..."

Kirk Kurama pria berumur 24 tahun, dia guru karate sekaligus orang yang selalu melatihku tanpa sebab dan aku merasa kesal dengan perlakuannya tadi.

"Apa karena wanita itu?"

Seorang wanita berambut pirang dengan lekuk tubuh yang menawan, terlihat menuju kearah mataku. Sontak aku terkejut ketika melihatnya.

"Sesuai janji, setelah latihan kau akan membantuku."

"Tunggu Amy?"

Aku sangat letih dan menyesal mengucap janji akan membantunya membersihkan rumahnya, tapi dia berjanji akan memberi upah.

Amy rose wanita berumur 21 tahun, seorang ilmuwan dan teman masa SMP. Dia cantik dengan rambutnya yang berkibar terkena angin.

Sebenarnya Aku tidak mau upah darinya tapi karena butuh uang terpaksa kuterima. Nasib yang menyedihkan bagi pengangguran.

"Kenapa kau minta tolong padaku?" ujarku sembari menatapnya.

"Karena kau kuat dan pandai karate hi hi." Jawab Amy dengan senyuman yang mengesalkan.

"Yang benar saja, itu tidak masuk akal dan biarkan aku berganti pakaian dulu!"

Perjalanan menuju rumahnya tidak jauh dari tempat dojo, sekitar 7 ½ meter dari lokasi. Sesampai di tempat tujuan. Mataku yang bulat menyaksikan sebuah kotak besar yang banyak. Sepertinya Amy merenovasi rumahnya secara besar-besaran.

“Sepertinya sangat berat?” gumamku

"Seorang pria tidak boleh merengek."

Aku menoleh ke arah suara itu. Seorang pria tegap dengan rambut pendeknya menatapku dan tersenyum.Rentaro pria berumur 23 tahun, berpostur badan sedikit besar dan teman kerja Amy yang sesame ilmuwan aneh.

“Terserah kau saja,” ucapku sembari ikut mengangkat kotak-kotak yang akan dimasukkan ke dalam rumah.

Setelah beberapa menit akhirnya bersih-bersih selesai. Dengan cepat kulangkahkan kaki ini untuk meninggalkan tempat ini.

"aku pulang dulu," ucapku sembari meninggalkan tempat ini.

"Hati-hati di jalan." Ujar Amy

Aku berjalan seperti orang mabuk yang baru berpesta. Rumahku tidak jauh dari Amy, jaraknya mungkin 10 meter darinya. Tak berapa lama aku sampai di tujuan. Membuka pintu lalu menuju kamar dan merebahkan diri di kasur yang empuk.

"Hee? Bagaimana dengan upahku?"

Aku melupakan sesuatu tapi rasa letih dan lamunan yang dalam seakan melupakan hasil kerja tadi.

Kriing kriing

Suara handphone membuatku kaget, dengan nguapan dari mulut yang menandakan terbangun dari tidur. Aku mengangkatnya dengan rasa malas.

"Halo?" Rasa kantuk masih menderaku seperti sedang mabuk.

TUUTT

Mendadak sambungan terputus lalu aku menatap layar Handphone. "Apa ini?" ucapku yang terkejut ketika membuka SMS. Aku berusaha bangun dari tempat tidur dan segera meninggalkan tempat ini.

[Shiota, aku diincar seseorang jadi segeralah ke rumahku. Code 'berhati-hatilah']

Aku tidak mengerti isi pesan itu tetapi Amy dalam bahaya dan harus menolongnya. Sebenarnya ini bukan kali pertama terjadi. Dulu ada orang aneh masuk ke rumahnya tapi untunglah dia tidak apa-apa.

Tak berapa lama aku sampai lalu membuka pintu perlahan sembari memegang pisau di tangan kanan. Sengaja kubawa untuk menakut-nakuti pencuri.

"jjjaaanggaann, aku mohon~"

"Serahkan atau mati!"

[Di kamar itu? Apa mungkin mereka bercumbu?]

“HIIYYAAAHH  Aku datang!”

Aku menendang pintu itu tapi tanpa sadar hal yang tidak mengenakkan terjadi. Aku menatap Ren yang mengacungkan pisau ke arah Amy.

 “Shiota, tangkapp!” Ujar Amy

“Hhaaa llooohh?” aku mencoba menangkap benda yang dilempar Amy. “Flasdisk?”

“Sialan kau!”

“AAAAGGGHHHH!”

Aku terdiam sejenak ketika Amy di tusuk pisau oleh Ren ke arah perutnya. “AAMMYY!” Ujarku sembari berteriak.

“Serahkan Flasdisk itu!” Ujar Ren.

Akhirnya pertarunganku dengan Ren terjadi dan dengan rasa marah yang muncul. Aku berusaha membunuhnya demi membalas tusukan yang dia berikan ke gadis itu. Entahlah mengapa aku bisa mengalami kejadian ini. Sesuatu yang benar-benar di luar akal sehatku.

-          Pukul 08.15 PM

 Aku menuju ke arah Amy yang memegangi perutnya yang mengeluarkan cairan kental berwarna merah. “Amy kau tidak apa-apa?”ucapku ketika melihatnya dan menundukkan lututku ke  arah samping badannya.

“Shiota dengarkan? Mungkin ini terdengar gila tapi serahkan benda itu ke orang yang akan menjemputmu beberapa menit lagi.” Ujar Amy. “Kau masih ingat code itu?”

“Maksudmu kata aneh itu?” ucapku sembari menahan rasa sedih.

“Tunggu dia mengucapkannya lalu pergilah dengannya-”

Suaranya tidak kudengar lagi untuk waktu yang lama. Rasa ini sudah tidak tertahankan lagi dan air mengucur deras dari mataku seakan ini sebuah adegan perpisahan dari seseorang yang berharga. Aku menutup matanya secara perlahan dengan jari yang masih belumuran cairan kental yang lengket.

Tiinnn tiiinnn

Sontak aku terkejut ketika mendengar sesuatu seperti bel. Suara itu seakan memanggilku untuk segera meninggalkan tempat ini. Aku bangkit dari tempat Amy lalu menuju pintu yang didobrak tadi. Sesekali aku menatap tubuh yang belumuran cairan kental berwarna merah dan seorang teman yang tidak sempat tertolong.

“Selamat tinggal Amy,” ucapku sembari menuju suara yang memanggilku.

Setelah keluar aku menatap seorang berpakaian serba hitam dengan jaket dan motor besar bagaikan seorang cowok. Aku mendekatinya dengan pisau di tangan kanan dan benda yang kubawa di tangan kiri. Aku terus bersikap waspada terhadap orang yang membawa motor.

“Code berhati-hatilah,” ujar orang yang mengendarai motor.

“Suara itu? Kirk?” ujarku seakan tidak percaya dengan suaranya.

BRRRMMM

“Hey cepatlah!” Ujar orang yang orang itu.

Aku terpaksa mengikuti kemauannya karena Amy mengatakan cepat pergilah dengan orang yang telah berhasil mengucapkan code. Perjalanan kali ini seakan penuh keanaehan: baju belumuran darah, pisau yang kugenggam dan benda aneh yang kubawa. Aku membunuh seseorang dengan tanpa terluka sedikitpun. Apakah aku seorang yang ditakdirkan untuk membunuh?

Tidak berapa lama motor ini berhenti pada sebuah bangunan jelek. Lingkungan ini serasa asing dan seperti sudah di tinggalkan pemiliknya. Orang ini memerintahkanku untuk turun dan mengatakan penjelasan akan dilanjutkan pada bangunan itu. Dia membuka helmnya dan dugaanku ternyata benar. Kirk Kurama.

“Sejak kapan kau-” suaraku terhenti ketika dia memegang lengan kanan yang membawa pisau dan menariknya untuk segera memasuki bangunan itu.

“Cepat nanti kita ketahuan?” ujarnya sembari terus menarikku.

Setelah masuk ke bangunan. Aku melihat sebuah pintu besi dan Kirk menarik lengan yang masih belumuran darah untuk memasuki pintu itu yang ternyata adalah lift. Kirk menekan tombol lalu lift turun seakan masuk ke ruangan rahasia di bawah tanah. Aku sedikit kagum tapi masih merasa sedih dengan kejadian yang menimpa gadis itu. Akhirnya sampai di batasnya lift.

Sebuah pintu berganggang dengan cahaya lampu berwarna merah seperti ruangan rahasia dan Kirk membuka pintu lalu tetap menarik lengan kananku yang masih memegang pisau belumuran darah.

“Akhirnya kalian datang, lama sekali!” Ujar seseorang yang duduk di kursi berputar layaknya bos di perusahaan.

[Suara itu jangan-jangan]

 “Hayyy Shiota!”

Aku seakan tidak percaya dengan apa yang dilihat. Seorang wanita berambut pirang dengan lekuk tubuh itu dan baju putih ala seorang ilmuwan. “Amy?” Aku menjatuhkan pisau yang digenggam seakan tidak percaya dengan penglihatan ini. “Bagaimana bisa kau hidup lagi?”

“Mudah saja karena yang mati itu cloningku, sudahlah tidak usah dipikirkan. Terlalu awam untukmu.” Ucap Amy. “Baiklah mari kita diskusikan rencana Death System Eleven Days!”

Perasaan senang dan bingung seakan menjadi satu. Aku menganggap ini hanyalah mimpi ataukah kebetulan semata. Entahlah, keanehan ini mungkin akan terjawab pada waktunya.

 

KETERANGAN:

Association Of Scientists : perkumpulan ilmuwan. Kira-kira seperti kota yang dikuasai oleh para ilmuwan dan penduduknya ilmuwan juga. Semacam itulah

Ilmuwan: ahli kimia dan pencipta teknologi untuk membantu manusia atau menghancurkan manusia.

Flasdisk: sebuah benda berukuran panjang 5 cm dengan ketebalan 1 cm dan lebar 3 cm. di gunakan untuk menyimpan data-data yang telah di akses menggunakan computer.

Professional : seorang yang ahli dalam bidang tertentu, baik berkelahi maupun dalam hal pengalaman hidup.

Gravitasi : Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Seperti ketika kita melompat ke jurang. Di mana tupai melompat di situ pasti jatuh juga.

Dojo : tempat latihan bagi pencak silat ataupun olah  raga lain yang mengedepankan latihan fisik yang keras. Kurang lebih begitu.

Cloning : Kloning dalam biologi adalah proses menghasilkan individu-individu dari jenis yang sama (populasi) yang identik secara genetik. Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bakteriaserangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gensel, atau organisme. (Wikipedia.org)

 

Next episode: Rencana kehancuran

Read previous post:  
Read next post:  
Writer Zarra14
Zarra14 at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)
90

Halo Hidden saya mampir ya :D
Sepertinya sudah banyak yang dibahas di komen-komen dibawah saya ya, paling menurut saya gambaran futuristiknya kurang terasa, padahal ini tahun 2993. Kecuali kalau ini adalah dunia dystopia, maka bisa dimengerti kalau ada hambatan kemajuan teknologi.
Banyak yang ngebahas 'sempai' ya, sebenernya walaupun umumnya ditulis senpai, pengucapannya ada dua cara, 'sempai' pake m dan 'senpai' pakai n (fyi aja :D)
Flasdisk harusnya ditulis flashdisk, dan bbrp typo lainnya.

Penasaran sama lanjutannya, semangat menulis :D

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

hayyy zarra14 , aduh maaf merepotkan ya. di sini agak berantakan hahahah
gak apa-apa kalo mau bahas lagi. santai aja di lapakku ok
yaa karakter utamanya seorang psikopat. suka berlebihan
nti tahun aslinya ya (2157)
oohh okk kesalahan penulisan akibat terburu-buru sangat terasa ya hiks hiks

dan juga terima kasih udah berkunjung. jangan kapok datang ke sini ya.

Writer nycto28
nycto28 at Death System Eleven Days (6 years 37 weeks ago)
60

Ehem, mampir ke ceritamu yang lain, masih diperbolehkan kan?
Saya mau memuji karena kemampuan berceritamu sudah meningkat. Yey! Sudah tidak seperti teks di buku lagi. Meski, ya, ceritanya masih loncat-loncat. Namun, lagi-lagi, EyD-mu masih banyak yang salah. Agak menganggu jadinya. Eh tapi soal EyD kak Thiya sudah komen panjang di atas.
Kalau kemarin di dialog nggak dapat emosinya, sekarang kebalikannya. Saya sudah dapat merasakan emosi ceritanya. Nggak kentara betul tapi sudah bagus kok. Action-nya juga dapat.
Saya punya pertanyaan, yang ternyata sudah dijawab di akhir, mengapa kata gravitasi dan profesional dicetak miring? Setahu saya, yang dicetak miring itu kata-kata bahasa asing dan kedua kata itu bukan bahasa asing. Setelah baca sampai habis, ternyata untuk bagian keterangan. Kalau begitu, harusnya pakai angka kecil yang diletakkan di pojok kanan atas kata (seingat saya, ada kok fitur seperti itu).
Penggunaan tanda kurung juga. Di awal, penggunaan tanda kurung dimaksudkan sebagai benak Shiota namun di akhir bisa berubah menjadi bentuk pesan singkat. Kalau bisa, dibedakan saja.
Terakhir, flashdisk?? Nggak salah tuh? Setting tahunnya kurang pas dan.. kalaupun settingnya tahun sekarang, kurasa, organisasi-apapun-itu yang diikuti Amy tidak akan menggunakan flashdisk. Microchip, mungkin?
Maaf kalau ada yang kurang berkenan :)

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 37 weeks ago)

YYAAAYYY terima kasih udah berkunjung lagi, ayooo berkunjung di lapak berikutnya ya. hihi
saya masih mendalami EYD yang dibicarakan Thiya rahmah. teman berantem waktu di watty dan sayang-sayangan waktu di kemudian
penyebab ku berantem samar-samar kurang di ketahui loh koq curhat ya
udah gak seperti teks di buku ya hiks hiks gak cuma bcanda
dialog udah dapat emosi ya, horee akhirnya lagi-lagi aku bisa membawa pembaca larut dalam emosi.
pertanyaan grafitasi dan profesional kupikir serapan bahasa asing karena pengertiannya dan artinya saat di yunani kuno. jadi yaa gitu saya cetak mirip karena kupikir serapan asing an perlu dibahas lewat keterangan agar pembaca paham < walau udah paham sih
penggunaan tanda kurung akhirnya ada yang bertanya setelah sekian lama aku menunggu.
itu percobaan yaaahh semacam kreasi
tapi kalo kk bilang tidak bagus, tidak akan kuulangi di smester depan
tahunnya maaf terlalu banyak, wehehe akibat terlalu semangat, ya dech akan kuedit.
emangnya masa depan gak punya flasdisk?
darimana taunya? dari film? itumah boleh nanti kuperbaiki
yaappss terima kasih udah berkunjung kesini ya
nanti balasannya aku berkunjung juga di lapakmu, walau saya gak pandai komentar sih kebiasaan bilang nice post
eehh yyaa salam kenal

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

Apa toh Kak Hidden sayang-sayangan?
Hakakaka :D
Hahah, padahal saya pertama kali dari Kemudian lho. Ke wattpad hanya karena ajakan teman-teman saya aja. Habis mereka maksa aku untuk baca cerita di sana. Padahal saya udah promosiin Kemudian ke mereka. Tapi mereka gak mau dengan alasan kritikan di sini pedas-pedas dan nyelekit di hati. Ya sudahlah, jadi saya buat wattpad hanya untuk formalitas belaka. Aslinya jiwa saya masih di sini #eeeaaa
Kapan nih Kak Hidden kita berantem lagi? Suka aku hina-hinaan dengan Kakak. Gak bikin dosa. Hakakaka....
Btw, aku suka sama ava kakak
Kyaaaaa!!!! Karma-kun. Watashi wa honto ni suki desu yo... >///<

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

hahaha ayo sayang-sayangan lagi agar ada yang cemburu
oohh curhatnya di sini? ayo ketempat nyampah haha okk kuijinkan lagi pula saya butuh curhatan sesseorang apalagi curahan hatinya dalam kayak uhk uhk gak terlalu dalam XD
udah-udah sabar ya kalo di sini kritiknya pedas. tapi aku suka koq. itu kan untuk membantu tumbuh kembang lebih cepet walau imajinasiku kalah dengan senior di sini uhk uhk
ayoo dah kapan maunya, udah berhenti galau belum. kalo udah kita berantem yang lebih seru.

ehh ava apa? saya melihat koq gambar pulpen?

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

Siapa yang bakal cemburu? ._.
Waks! Kelepasan saya, maaf kalau lapaknya jadi tempat curhat. Hakakaka :D
.
Berantemnya nanti aja, sampai deadline pertama Tantanganku selesei. Hehehe :D Biar fokusnya gak kemana-mana.
.
Pulpen?
ITU JELAS-JELAS GAMBAR KARMA-KUN!!!
*nembak beruntun dengan peluru anti-sensei*

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

eehh ya sekarang muncul
kyaaa kenapa saya baru lihat sekarang? kenaapppaaa!!

okk kita selesaikan setelah tantangan beratmu itu. uhk uhk
aduh baru sentengah selesai

Writer nycto28
nycto28 at Death System Eleven Days (6 years 37 weeks ago)

Ternyata kalian dari watty, saya sih nggak ada seminggu di sana. Haha. Waktu itu masih kepincut Thumby. Nggak tau deh apa ada kawan saya di Thumby yang juga main di K.com.
Selama ada di KBBI, menurut saya tidak perlu dicetak miring. Kalau dalam satu kalimat banyak penggunaan kata serapan, bisa-bisa satu kalimat dicetak miring semua.
Bukannya nggak bagus bagian tanda kurungnya, namun konsistensinya saja. Kalau memang jadi ingin benaknya si Shiota, ya sudah benak Shiota saja. Jangan dibuat modelnya sama buat pesan singkat.
Menurut logika saya sih, perangkat penyimpan data semakin lama semakin kecil, dan flashdisk itu rasanya kurang efisien karena terlalu besar (menurut saya loh), berarti mudah jadi perhatian dong? Kalau microchip kan tidak terlalu menarik perhatian dan mudah diselipkan di mana saja (maksudnya mudah disembunyikan).
Salam kenal juga :)

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 36 weeks ago)

saya baru 2 minggu sih, awalnya gak pernah mikir gabung di sana. cuma karena ada temen dari ka*ri aja baru mau gabung.
awaalnya juga mikir cerita di sana beraneka macam dan lumayan susah buat komen dan posting. gak tau apakah masalah ama sistem watty atau gimana.
thumby? KBBI? jujur belum tau, aduhh maaf ini akibat GAPTEK
kalo begitu kata hati di cetak miring aja ya :)
menurut logika saya juga dan maaf ikutan. perangkat keras boleh semakin kecil tapi body harus agak besar. yaahh biar gampang dilihat. (menurut saya juga ). yaahh akan kuperhatikan dan kucoba membuat bila pembaca menginginkan yang futureristik. (walau orang gaptek sih)
microchip memang gampang disembunyikan ya, eehh entah kenapa itu mirip namaku. hahaha
terima kasih udah berkunjung kemari
jangan bosan kritik dan ngasi saran di ceritaku :)

Writer Naomi Amaris
Naomi Amaris at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)
100

Halo, Kak Hidden, saya baru tahu lho, kalau Kakak sudah membuat cerita baru. Ceritanya seru, apalagi pas action-nya itu. Pakai pisau aja, udah kebunuh. Jadi, Shiota itu juga belajar karate ya? Disini, hampir saya menganggap si Shiota keturunan Jepang. Terus Amy dari barat. Soalnya, katanya ASO kumpulan ilmuwan dari berbagai negara. Ok, tetep semangat Kak :)

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Pertama-tama kuucapkan selamat datang Naomi. Aku hanya mau menunggu teman-teman yang mau komentarin karyaku hiks hiks
Awalnya bukan pisau dapur loh. Hehhe
Berikutnya pedang agar lebih dramatis potong dagingnya.

Pengamatan dan kejelian Naomi sungguh luar biasa. Yapz benar shiota emang keturunan jepang tapi kirk juga. Saya memilihnya karenacerita ini terinspirasi dari anime. Apa ayo animenya. Itu yang jadi avatarku di forum.
Berikutnya akan kutetapkan keturunan indonesia (aku) nyahaha

Terima kasih ya semangatnya. Jujur banyak yang kurang di cerita ini. Berikutnya mudahan aku bisa.

Cayyoooo. FIRE

Writer Ryu.fernandes
Ryu.fernandes at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)
70

ceritanya gue banget...action dan ada adegan bunuh membunuhnya

Tapi gue mau mengkoreksi kata sempai di atas...kalo sempai yang di maksud adalah guru dalam bhasa jepang,harus nya penulisan nya itu ''SENPAI''

Hnya itu.yg lain nya gue cukup puasa membacanya

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Guru itu bukannya Sensei?
Senpai itu sebutan untuk senior. Sama seperti Sunbae dalam bahasa Korea.

Writer Ryu.fernandes
Ryu.fernandes at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Maksudnya senpai itu senior...jadi di tulisnya bukan sempai...

Mian,salpok

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Yaaa aku baru perhatikan. Terima kasih sudah mengingatkan kk dan terima kasih sudah berkunjung hihi

Loh avatar itu? Battosaiiiiiii

Writer Ryu.fernandes
Ryu.fernandes at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Sama''.....iya rurouni kenshin alias hitokiri battousai versi live action

Udah nonton belum??

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Ya saya sudah nonton, adegan pertarungan cerita ini terinspirasi dari film itu.

Hmmmm (orangnya udah gak ada ya. Tak apalah. Ini jawaban terakhirku padanya) selamat jalan kk :(

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)
100

Kok saya gak tahu Kak Hidden udah posting cerita lagi. Aduh... ini nih efek kelamaan gak online. Hohoho :D Oke deh Kak, akan saya komentar. Tapi kayaknya, gak panjang-panjang amat deh komentarnya. Soalnya, saya sudah lihat Kakak memiliki banyak kemajuan di sini. Bagus! Pertahankan itu.
.
Nah, saya akan me-review cerpen Kakak, mohon maaf bila ada kata yang tidak berkenan. Kalau ada yang mau dijelasin, monggo di kotak reply. Hehehe :D
.
Dimulai dengan kalimat-kalimat yang mengganjal.
.

Apa tanggapan ilmuwan? Mereka membantahnya dan mengatakan kota ini sudah mulai ditinggalkan. <--- Alasan kenapa ditinggalkannya kota itu belum jelas. Walaupun itu cuma kebohongan atau alasan ilmuwan untuk menutupi kejahatan mereka (asumsiku sih). Paling tidak, biar pembaca merasa yakin gitu. Kan sci-fi, semuanya harus jelas dan logis.
.
Dalam pikiranku, kenapa semua ini bisa terjadi. <--- mana tanda tanyanya.
.Pria yang dihadapanku terus menyerang dengan pisau di tangan kanannya. <--- itu seharusnya “di hadapanku”
.
"Brengsek kau Shiotaaa!" Ujar ren sembari masih terbaring dengan dada menghadap tanah. ---> kok nama “ren” tidak dikasih huruf kapital depannya?
.
Kuhusapkan cairan kental yang terasa menempel di pipi menggunakan lengan bajuku. Kejadian yang benar-benar membuatku terkejut, serasa ini baru kualami tadi. <--- yang benar itu “kuusap” terus kenapa heran dengan pengalaman yang baru terjadi? Kan emang baru saja terjadi.
.
"Diam kau! Berikutnya aku pasti bisa." Aku menantang pria di depanku lalu gerakan kuda-kuda yang akan menerkamnya telah disiapkan. <--- gak ada yang salah sih. Cuma, saya agak ganjal di kalimat terakhir. Alangkah baiknya dibuat “Aku menantang pria di depanku sambil menyiapkan kuda-kuda untuk menerkamnya.” Jadi lebih singkat, padat, dan efektif. Pelajari kalimat efektif, itu sangat berguna dalam cerita action. Tapi sejauh ini, adegan bertarungnya bagus. Saya suka bacanya. Oke, lanjut komentar lagi.
.
Aku terjatuh seketika tapi serangan berikutnya lebih ganas. Kakinya menyentuh wajahku. <--- menyentuh? Kakinya nempel ke pipinya gitu? Saya gagal paham. Bisa jelasin.
.
"Haik Sempai!" Akhirnya aku terlepas dari kaki Kirk Tapi masih merasakan masam di lidah. <--- yang benar itu “Hai, Senpai!” tapi, setelah kubaca sampai bawah ternyata Kirk ini guru. Oalah, yang benar bukan Senpai tapi Sensei. Senpai itu sebutan untuk senior, kalau guru baru sensei.
.
Seorang wanita berambut pirang dengan lekuk tubuh yang menawan, terlihat menuju kearah mataku. <--- “ke arahku” lebih tepatnya.
.
Amy rose wanita berumur 21 tahun, seorang ilmuwan dan teman masa SMP. Dia cantik dengan rambutnya yang berkibar terkena angin. <--- nama orang harus pakai huruf kapital depannya. Jadi yang benar, Amy Rose.
.
Rentaro pria berumur 23 tahun, berpostur badan sedikit besar dan teman kerja Amy yang sesame ilmuwan aneh. <--- kok sesame? Macam nak bahasa melayu. Yang betul, betul, betul itu sesama.
.
Setelah beberapa menit akhirnya bersih-bersih selesai. Dengan cepat kulangkahkan kaki ini untuk meninggalkan tempat ini. <--- memakai kata ini dua kali dalam jarak yang berdekatan membuatku tidak nyaman membacanya.
.
"jjjaaanggaann, aku mohon~" <--- terlalu lebay. Saya kok membacanya jadi berpikiran ero. Mungkin lebih baik, “Jangaann! Aku mohon...”
.
[Di kamar itu? Apa mungkin mereka bercumbu?] <--- Ya ampun Kak Hidden, masih aja bercumbunya masuk. Kurang banyak tuh, wakakakaka :D Oke, lanjut komentarnya.
.
“HIIYYAAAHH Aku datang!” <--- sejak kapan mau nolong pake bilang-bilang “Aku datang?” emang bertamu. Ini keadaan genting! Langsung aja ““Hiyyaaah!” BRAK! Kutendang pintu hingga ambruk.” Simpel kan?
.
Aku terdiam sejenak ketika Amy di tusuk pisau oleh Ren ke arah perutnya. “AAMMYY!” Ujarku sembari berteriak. <--- “Ditusuk” Kak, perhatikan awalan “di-“ lain kali dengan cermat. Oke?
.
Suaranya tidak kudengar lagi untuk waktu yang lama. Rasa ini sudah tidak tertahankan lagi dan air mengucur deras dari mataku seakan ini sebuah adegan perpisahan dari seseorang yang berharga <--- “Seakan”? situ emang udah pisah. Lanjut.
.
“Selamat tinggal Amy,” ucapku sembari menuju suara yang memanggilku. <--- gak nelpon polisi dulu. Ambulance kek minimal. Itu ada orang sekarat (walaupun sudah mati) dibiarin aja.
.
“Hey cepatlah!” Ujar orang yang orang itu. <--- kok ini kalimat belibet sendiri. Ketik aja “”Hey cepatlah!” ujarnya tidak sabaran.” See? Lebih simpel dan enak dibaca.
.
Lingkungan ini serasa asing dan seperti sudah di tinggalkan pemiliknya. <--- “ditinggalkan”.
.
Sepertinya, sekian komentar saya. Untuk cerita udah saya komentari sambil jalan kan, beserta Eyd-nya. Member lain, kalau ada yang mau nambahin atau memperbaiki silahkan.
Untuk Kak Hidden, maaf ya kalau ada kata-kata yang tidak berkenan. Hehe :D Ini komentar terpanjang untukmu.

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Haaayyyy thiya, sebenarnya kedatanganmu sudah sangat berkenan koq hehehe
Kenapa gak ngasi tau ya mungkin efect masih malu dengan kejadian kemaren

Ehm ya saya buat kisah ini dalam waktu 1 hari lalu posting. Jadi gak memperhatikan lagi kekurangannya. Ehh bagaimana kalo 1 minggu ya Auk ah gelap
Terima kasih sarannya dan perbaikannya thiya. Ehh komenku sedikit. Baiklah akan kucoba panjangkan.
Kisah berikutnya akan lebih kuperhatikan walaupun memakan berbulan-bulan
Tetap komen aku ya sebelum menjadikan ini novel #ngarep .

Udah itu aja. Saya masih pengen ngumpet dari kesalahanku. Tapi akan kutunggu bila ada yang pengen komen lagi dan menambahkan kritikan juga sarannya pada postingan ini.

Sekali lagi kuucapkan terima kasih yaa thiya. Aduhh malu heheheh

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Sama-sama Kak Hidden^^ <---tumben pendek balasannya.

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Ok anak muda <~sekarang siapa yang paling pendek hehe

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

^_^ <---semakin pendek

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

:D aku nyerah

Writer Ryu.fernandes
Ryu.fernandes at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Dek thiya tolong koreksi cerita kaka

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Wow sabar Kak X_X
Asal Kakak tahu, saya ini seorang pembaca yang teliti. Butuh tenaga dan perhatian ekstra lebih dalam membaca sebuah cerpen di atas 1000 atau 2000 kata. Itu sebabnya komentar saya sering panjang. Oke? Sabar. Butuh proses penenangan diri dulu.

Writer Ryu.fernandes
Ryu.fernandes at Death System Eleven Days (6 years 38 weeks ago)

Kaka ga bikin cerpen sekarang

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
80

Hi hidden, sebelumnya mohon maaf soal miskomunikasi yg terjadi :(
Mohon lanjutan cerita ini km posting lagi ya, soalnya menarik. Ini ngingetin aku Bloody Monday btw, entah kenapa :p
Hmm, aku bingung mau komen apa sebenernya, soalnya aku setuju sm temen2 lain yg ada di sini. Mungkin satu tambahanku, kisahnya ini melaju dari satu setting ke setting lain secaa kurang pas. Artinya begini, tiga tempat/waktu berbeda penuh aksi yang padat tapi cuman dijelasin menggunakan 1500 an kata menurutku hasilnya kurang maksimal, kurang detail n kesannya terburu2 dieksekusi, padahal banyak yg masih bisa dijabarkan. Saran, lain kali mungkin entah kamu cut adegan2 tersebut atau kamu tambahin penjelasannya. Pokoknya supaya ada detail yg tertangkap di kisahmu.
Satu lagi, soal komennya alcyon di poin ketujuh, itu satu hal yg pertama aku sadarin pas baca ini. Coba deh perhatikan paragraf awal2. Pas Ren sama Shiota lg seru2nya bertarung, pembaca malah diajak berbelok buat dikasih info ttg ASO dan Shiota. Itu bener2 ngecut flow adegan aksinya itu. Jadi enggak smooth n ngurangin ketegangannya. Saranku, kako mau ngejelasin hal2 itu mending di adegan lain aja yg lebih "dingin". Jangan pas adegan2 " panas". Kecuali kl km mau kasih efek biar adegan pertarungannya temponya pelan, ga masalah pake dialog ato monolog internal, cman disesuaikan sm adegan. Misalnya, orang kalo bertarung satu lawan satu gak terus2an kontak fisik kok, kadang mereka mundur, ambil jarak, mikir buat rencana, gitu2. Pas itu boleh km ngelambatin temponya dengan penjelasan singkat ttg apa gitu, atau monolog internal, atau km ngejelasin emosinya karakter gmn. Jangan sampe flow nya adegan itu putus Begitu.
Selain itu, aku idem ama temen2 lain. Bener katanya Nine, kita2 cuman kasih saran n komentar, tetep kamunya sendiri yg menimbang n memilah2 mana saran yg bakal km pake mana yg enggak, soalnya tiap saran atau komen itu kan pendapat subjektif, jadi dikembalikan ke penulis ceritanya sendiri hehe. Oh iya, aku penasaran dengan Death System Eleven Days n isi flashdisk itu apa. Masih banyak pertanyaan. Kayaknya ini ala2 organisasi terlarang, terus misi rahasia berbahaya n misteri2 gitu deh. Tone nya kayak Bloody Monday gt deh hehe. Aku suka genre cerita ini. Lanjut yah :) Sekian, maaf kalau ada salah2 kata. Yuk belajar bareng.

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

HAYY bang. maaf bila miskomunikasi di beranda. aku masih sedih dan kurang ngeh jika ngelanjutin bila cerita temen-temen belum selesai.

mengapa aku menginginkan cerita ini. dan kenapa gak akhir aja. itu agar tampil beda aja. jika kurang ngeh maaf ya bang. psykologis, saya ingin menyampaikan genre ini dulu. tentang mental karakter utama yang bagaimana perasaannya dan keebingungan apa yang dirasakan

tapi masih kurang ya. tak apalah aku lanjutkan suatu saat nanti.
ya udah gini aja hahaah

me

Writer alcyon
alcyon at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
100

Ini yg mau dikolabkan?
masih banyak hal yang menurutku blm jelas sebagai awal sebuah cerita kolab. mengenai tokoh, setting, karakteristik, dsb... atau mungkin, bisa jadi, memang dibuat se-misterius ini agar penerusnya bisa bebas berkreasi sesukanya. sebenarnya bukan masalah, tapi mungkin nanti akan berdampak pada kelanjutan ceritanya yang akan lari-lari kemana-mana tanpa kontrol, tapi kembali pada tujuan awal kalo memang pengennya seperti ini, juga bukan masalah karena intinya kan mengasah kemampuan kita, toh?
Mengenai cerita, aku pengen komentar:
1. katanya min 1500 kata, tapi klo dilihat, itu kurang dari 1500 kata ("keterangan" bukan bagian dari cerita kan?)
2. katanya ceritanya bertema kota di indonesia yang terserang alien? tapi kq malah kayak cerita anime aja ini?
ATAU memang sengaja dibuat prolog seperti itu?
3. apa maksud penggunaan tanda kurung [ ] pada cerita? kalo itu adalah ucapan batin, kan bisa pake italic atau pake kalimat tak langsung. penggunaan [ ] terasa aneh saja karena gak baku.
4. Dan ini tahun 2993? bener kan? dan itu berarti hampir 1990 tahun dari sekarang. dan orang masih menggunakan flasdisk? masih ada yang namanya mobil? masih ada hape dengan bunyi kring kring? masih ada SMS? kurasa di tahun itu kita sudah mengembara di angkasa, sudah ada namanya transpod, sudah menggunakan hologram, komunikator neurotik, mobil terbang, koloni-koloni di Pluto, atau Bumi malah sudah ditinggalkan??
5. sudah dijelaskan kalo sang tokoh utama adalah bukan jagoan, bukan penjahat, bukan pembunuh, hanya seorang warga biasa, dan dia dengan semudah itu merobek perut lawan dan menusuk punggung seperti layaknya seorang psikopat? apalagi ketika dia tersenyum puas membentuk tanda 2993 di korbannya, gak ada warga negara normal yang bisa berbuat seperti itu??? atau dia sebenarnya psikopat tapi dia tidak menyadarinya?
6. klo isi file di flasdisk itu sangat rahasia, kenapa waktu kirk tidak mengambil flasdisk itu saja dan malah membawa siota pergi??
7. cara penyampaianmu agak melompat-lompat, kadang dalam satu paragraf cerita tidak terfokus untuk satu pembahasan. kadang malah sebuah narasi dicampur dengan deskripsi emosi tokoh utama, kurang rapi kalo aku menyimpulkan.
sekian dari saya, terima kasih.

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

gaaakkkk gaaaakkk . tidak mau di kolab. bataalll baatttaall

terima kasih kunjungannya. baiklah mumpung jari ini masih bergerak akan kucoba menjawabnya hahaha

1.eennnaaaakkk ajaa. tanpa keterangan juga udah 1583 kata. haahaha

2.siiaapaa yang mau itu. siiiaaapaaa. anime drama film. semua sama. maaf tapi sebuah cerita adalah sama tiddak ada yang membedakan. hanya deskripsi karakter yang membedakan. tingkah lakunya gimana? dan sifatnya bagaimana?

3.gak bisa, aku mau tampil beda. tapi hmmm akan kupikirkan yaa kk.

4.zaman modern emangnya harus serba canggih. bila tidak bagaimana? apa bisa dibuktikan? bissaa? aduhhh maaf pengen cerita kayak gini. okk next episode ada robotnya.
hp kringg kringg. maunya ringtone anime tapi kepanjangan hahaha

5.ada deh next episode ini cuma awalnya. hehe

6. sama kayak poin 5

7 aku sedang menjelaskan sikap dan mental karakter utama. tapi jika kurang sreg gak apa dech. maaf ya

sekian dari saya. ternyata lelah juga ngetik. hihih

Writer alcyon
alcyon at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

Gapapa masbro, jgn marah, bercanda kq. Menulis kan gk harus sempurna jg kan, yg penting hati senang dan gembira dlm menjalaninya. Hehehe ;D
Btw tinggal lanjut ke peserta brktnya hehehe

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

Nganu saya kelihatan marah ya. Aduh maaf cuma lebay dikit tadi hehe

Yapzz mari peserta berikutnya. Silahkan berkarya.
Ehh saya bukan peserta kk. Jadi masih illegal postingan ini.

Kaabbuurrr

Writer ilham damanik
ilham damanik at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
100

ceritanya menarik. uda itu aja :D

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

haaayyyy kk. terima kasih udah berkunjung

kk bilang cerita menarik tapi ngasi vote banyak bener. pasti ada maunya. auk ah gelap.

Writer latophia
latophia at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
2550

menurutku cukup enak nggambarin pertarungannya, mengalir..
cuma sedikit saran pas ngegambarin letak rumahnya aja.. "sekitar 7,5m" dan "sekitar 10 m" pas ngebayangin latarnya agak kurang sreg.. soalnya rumah yg kecil aja lebar depan sekitaran 6-10 m lah..jd kl jarak cm sekitar 7-10 kurasa lebih enak kl dibilang "selisih satu rumah, atau dibatasi halaman samping dojo" ..gitu aja saran dr newbie..semoga berkenan ya :)

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

salam kenal. hehee MAAF rumahnya emang jauhh jadi jika menggunakan cm kagak jauh lagi hihi. luas rumah tidak kudeskripsikan. mengapa? ribet kk.
pasti ujung-ujungnya kamar juga apalagi ruang tamu, teras, taman beehhh ribet. hihih

terima kasih udah berkunjung.

Writer benmi
benmi at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
70

Ide ceritanya menarik.. cuma ada bbrp kata yg aneh. Sebilah pisau.. sebilah.. satu... satu pisau doank gmn mau beradu.. di otakku langsung wow.. mgkn lebih tpt bilangnya sepasang.. trus pisau itu panjang ato pendek? (Penasaran)...
Ren dan shiota.. jepang bgt namanya... ren diceritakan ilmuwan... apa dy mmg jago pake pedang jg? Aneh aja.. amy uda ditusuk lama masih bisa ngomong panjang.. trus mati.. wow.. kalimatnya terlalu panjang untung sebuah dying messages.
Trus beberapa kata yg agak aneh jg.. cuma aku uda lupa... soalnya ga begitu kerasa... maksudnya masihlah ngerti.. hahahhah...
Sekian komentnya.. ceritanya menarik.. dtggu lanjutannya

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

HAAYYY KK. aku sudah menunggu loh. weezz apaan coba
sebilah pisau agak kurang enak ya dan maaf ini bukan pedaang atau katana. pisau ala militer gitu atau pisau dapur juga bisa. yang penting pisau. hehe

cuma ikut-ikutan film tentang penusukan itu. judulnya haunted ghost. hheeemmm maaf promo.
saya mencoba menceritakan kondisi psikologis karakter utama hehe dan mmafkan diriku ya kk kalo kurang mantap.
aduh koq lupa sih kk. kalo ingat kasi tau yaaa.

Writer Nine
Nine at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)
100

Halo bang hidden, ceritamu menarik bang. (y)
Hanya saja menurutku, ada beberapa kalimat yang terasa janggal dan kurang enak. contoh:
-Bangunan jelek. <--- ini tidak salah, tapi mungkin lebih enak kalo ditulis "bangunan reyot" atau "bangunan rusak".
-Akhirnya sampai di batasnya lift. <--- saya ngerti maksudnya bang, mungkin lebih enak kalo ditulis "Terasa lift berhenti bergerak turun"
Mungkin bang hidden bisa cek lagi.
Trus yang kedua adalah bagian "Keterangan" yang bang hidden tulis di akhir cerita. Menurutku di sini tidak usah dimasukkan penjelasan tentang flashdisk, professional, atau gravitasi. Kolom keterangan ini menurutku hanya untuk menjelaskan istilah-istilah yang bang hidden punya bukan yang sudah umum dikenal masyarakat. contoh:
Association Of Scientist, ini bisa dimasukkan ke dalam kolom keterangan. Karena ini adalah istilah milik bang hidden, yang di mana masyarakat luas tidak tahu. jadi hal-hal seperti gravitasi, flashdisk, dll, itu ngak perlu dimasukkan karena umumnya orang sudah tahu. :)

Terlepas dari itu semua, ini hanya saran bang. hak asasi penuh tetap ada padamu bang hidden. ini tulisanmu, berarti ini duniamu, di mana bang hidden bisa menulis dan berbuat sesuka bang hidden. saran hanyalah sebuah saran. :)

Untuk keseluruhan bang, saya suka ceritanya. kalau kalimat yang digunakan dibuat lebih enak lagi, pasti ceritanya bakal lebih keren. mungkin ini saja dari saya. siap-siap aja bang kalau Thiya dan Bang Hadjri nongol. hehehe :)

Salam olahraga (y)

Writer hidden pen
hidden pen at Death System Eleven Days (6 years 39 weeks ago)

haaayyy Nine
ya mana Thiya maannnnaa. bang Hadjri udah walau kelihatannya dia masih marah karena aku terobos. kabuurrr

tujuan keterangan agar jumlahnya menjadi 1700 kata yyaaaayyy kaburrr

aku tau perbbedaan karakteristik cerita. semua penulis tau. tapi yang membedakan tentang diriku pasti tau dong Nine. ciieeee pura-pura luuupppaa padahal kita sering ngobrol berduaan. apaan coba haha

keren ya. menurutku gak keren cerita ini. udah terlalu umum. kkaabbbuuurrr