KENCAN

Satu kata untuk kalian yang masih jomblo atau belum memiliki pasangan. ‘Kasihan’. Saran dari aku sih mending kalian kemasi sempak kalian dan silahkan mengungsi ke planet Pluto. Jangan lupa bawa snack sneaker yang banyak supaya kalian tidak kelaparan disana. Satu lagi jika sudah sampai disana, minumlah Aqua setiap hari. Agar kalian tidak lupa dengan penderitaan kalian. Hidup menjomblo itu sengsara. SUMPAAH. Jika diibaratkan kalian para jomblowan dan jomblowati kayak sandal bekas yang tinggal satu dan dilemparkan begitu saja di tengah sungai. Kalian mengapung tanpa arah dan tujuan. Kadang ditengah jalan kalian berpapasan dengan Si kuning. Ngenes banget kan hidup kalian. Jika di sakuku ada uang receh. Aku kasih buat kalian semua, sebagai rasa dukaku atas penderitaan yang kalian alami.

Ingat yah. Di dunia ini jumlah manusia sudah ada sekitar lima milyar. Sudah LIMA MILYAR bro!! dan kalian belum juga mendapatkan pasangan? Apa ada yang salah? Tentu saja ada yang salah. Hidup kalian yang salah. Mending kalian ikutin aja saranku untuk mengungsi ke planet Pluto. Di planet itu, bulu ketek saja bisa membeku seketika. Jadi mungkin kalian para jomblo yang terbiasa kedinginan akan suka di planet tersebut. Di sana juga jarang ada cahaya. Jadi berbahagialah bagi kalian yang memiliki muka pas-pasan. Di Pluto nggak bakalan ada yang menghina kondisi fisik kalian yang pas-pasan. Jelaslah jangankan menghina, melihat muka kalian juga kagak bakalan bisa, karena disana sangat gelap. Di Pluto juga jarang ada suara berisik seperti halnya di Bumi. Yang akan kalian dengar disana hanya suara angin musim dingin yang menderu-deru dan akan meningkatkan intensitas kegalauan kalian. Di sana kalian bisa leluasa meratapi hidup kalian yang menyedihkan. Jadi kemasi barang-barang kalian. Jangan lupa bawa Sneaker dan Aqua untuk menemani perjalanan kalian. Dan terbanglah ke Pluto.

Jangan samakan Abangmu yang ganteng ini dengan kalian. Gini-gini aku sudah punya pacar. Percaya nggak percaya. Kisah cintaku seperti ada campur tangan langsung dari Yang Maha Kuasa. Belahan jiwaku seolah-olah sudah diarahkan oleh Tuhan untuk menemukan diriku. Bermula dari sebuah SMS yang nyasar di ponselku kemudian merubah hidupku selamanya, yang tadinya gersang kayak padang pasir sahara. Sekarang berubah menjadi surga tropis yang penuh dengan wanita-wanita amazon yang bahenol.

Sejak saat itu, aku selalu berhubungan dengan belahan jiwaku walaupun masih sebatas sms-an doang. Tapi tak mengapalah daripada kalian yang masih jomblo. Dapat sms kok dari operator. Apa nggak malu tuh. Asal kalian tahu berkomunikasi dengan operator itu selalu satu arah. Dia (operator) bisa ngirim sms ke kita sedangkan kita nggak bakalan bisa balas sms darinya ( kecuali sms beli paket). Nyesek nggak tuh. Jika aku jadi kalian sudah sejak lama aku pergi ke Korea buat ganti muka dan ganti kelamin sekalian.

Dengerin baik-baik. Abang punya berita gembira sekaligus nyesek buat kalian yang masih jomblo. Hari ini belahan jiwaku ngajak ketemuan.  Hebat kan hehe. Bang Panji gitu loh. Aku mau dandan yang rapi dulu, supaya pemilik hati ini semakin klepek-klepek sama Abang Panji.

***

Aku perhatikan secara seksama wajah setiap wanita yang kutemui di alun-alun kota. Aku menunggu dengan sabar sms darinya. Dari tadi tanganku gemetaran terus. Sumpah aku gugup sekali. Aku tidak tahu harus berbuat apa jika dia ada di hadapanku. Mudah-mudahan dia cakep dan mukanya tidak absurd serta yang terpenting dia belum pernah ganti kelamin.

Tiba-tiba saja ponselku berkicau.

“Abang di mana?” sms dari belahan jiwaku

“Abang udah ada di alun-alun nih. Yayang di mana?” balasku

“Aku juga udah sampai di alun-alun. Abang di sebelah mana?”

“Abang lagi duduk nih di alun-alun barat deket parkiran”

“Ok. Aku kesana. Btw Abang pake baju apa?”

“Abang pake kemeja polkadot warna-warni. Kalau yayang sih pake baju apa?”

“Aku pake Toga warna item”

Eh busyet nih cewek mau kencan apa wisuda-an.

“Ok, Abang tunggu” balasku.

Tidak lama kemudian, belahan jiwaku tiba dan menghampiriku. Dia memakai toga yang menjuntai sampai telapak kakinya. Di kepalanya terdapat topi koboi berwarna coklat muda. Mungkin nih cewek ketika bayi syarafnya ketuker sama kabel gameboy kali yah. Pakaiannya aneh sekali. Pakaian yang dikenakannya lebih cocok untuk orang-orangan sawah. Tidak pantas jika dipakai oleh manusia normal. Itu juga kalau dia masih normal. Apa cewek ini lupa minum aqua? Meskipun begitu wajahnya imut dan menggemaskan, mirip sekali dengan salah satu member dari JeKaTe Angkatan 45. Ya udahlah aku nggak masalah dengan cara berpakaiannya yang unik itu, yang penting dia cakep dan wanita tulen.

Tanganku sudah tidak gemetaran lagi. Aku merasa tenang sekarang. Aku hanya terkejut dengan keunikan belahan jiwaku. Aku tidak menyangka sebelumnya kalau dia mempunyai kepribadian yang sangat unik. Padahal kalau sms-an dia sangat normal. Sumpah!! Akan tetapi aku tidak memungkiri kecantikannya, ibarat kata kalau diajak kondangan nggak malu-maluin amat.

“Hai” sapaku. Sebelum aku selesai menutup mulutku. Tiba-tiba saja, dia jatuh tersungkur dan tidak bergerak selama beberapa saat. Topi koboinya menggelinding di sisi kanan. Sedangkan tubuhnya menghantam lantai semen dengan posisi tertelungkup.

Aku berusaha menguncang-guncang kan tubuhnya. Tapi tetap saja dia masih tidak sadarkan diri. Aku panik sekali. Coba saja kalian bayangkan, ketika kalian lagi asyik di kamar sambil nonton bokep di ponsel kesayangan kalian. Tiba-tiba saja, tanpa sengaja. Kalian mengeraskan volume ponsel kalian sampai full. Hasilnya suara-suara aneh dari ponsel kalian, bisa didengar oleh semua anggota keluarga yang kebetulan pada hari itu, sedang berkumpul semua. Kira-kira seperti itulah perasaan panik yang sedang kualami sekarang.

Singkat cerita. Aku memutuskan membawa kekasih tercintaku ke rumah sakit terdekat. Aku sangat takut jika kutukan sinetron Mak Ijah Pengen ke Amerika season 400, menimpa kehidupan cintaku yang baru tumbuh. Aku sudah bosan hidup menjomblo. Seandainya kisah cintaku kali ini gagal lagi. Lebih baik aku ganti kelamin saja dan memulai kehidupan baru di planet Pluto.

Aku membawa belahan jiwaku ke rumah sakit dengan menyewa angkot. Aku taruh kepalanya di pangkuanku sedangkan kakinya aku sejajarkan di kursi angkot. Pak supir mukanya kayak preman. Serem banget. Kumisnya tebel trus ada cambangnya lagi. Badannya kekar seperti tukang pukul professional. Suaranya menggelagar mirip petir.

“Mau kemana Om?” tanya si supir dengan suara yang nyeremin

“Ke rumah sakit ‘SIAP BANGKRUTIN’ pak” kataku

“Ongkosnya 150 ribu yah Om”

“Iyah pak”

“Itu majikannya kenapa?” tanyanya lagi

Busyet dah, dia pikir aku pembantunya kali yah. Untung aja dia serem.

“Cewek ini pacar saya pak”

“Oh” lanjutnya dengan nada yang tidak percaya “pake pelet apa Om?”

Kampreet!!. Lama-lama nih supir omongannya ngeselin juga.

“Saya nggak pake cara yang aneh-aneh untuk mendapatkan cintanya. Saya hanya percaya sama takdir Tuhan Pak”

“Oh” jawabnya dengan nada masih tidak percaya.

***

Belahan jiwaku langsung ditangani oleh dokter dan perawat di rumah sakit tersebut. Kekasih tercintaku langsung di bawa ke unit gawat darurat. Barang-barang kepunyaan nya di titipkan kepadaku, mulai dari dompet sampai ponselnya. Semuanya aku yang pegang. Hal pertama yang terlintas di pikiranku yaitu menghubungi keluarganya dan memberitahukan kondisi kekasihku yang kini berada di rumah sakit. Aku coba mencari kontak keluarganya melalui ponsel samsul kepunyaan kekasihku. Akan tetapi ponselnya terkunci dengan sandi pattern. Aku coba-coba dengan menggunakan sandi yang umum digunakan, tetep tidak berhasil. Dan akhirnya si samsul terkunci permanen. Aku tidak kehabisan ide. Aku geledah isi dompetnya. Mudah-mudahan ada informasi yang bisa kugunakan untuk menghubungi keluarganya. Tidak satupun benda berguna yang kutemukan di dompetnya semisal KTP. Yang kutemukan hanyalah kartu Timezone, kartu digimon dan kartu member sebuah MLM. Bener-benar dah. Sekarang aku yakin 100% kekasih tercintaku otaknya memang sudah somplak.

Beberapa jam kemudian, aku diminta untuk menghadap dokter yang merawatnya. Dokter tersebut mukanya mirip Chuck Norris komplit dengan senyum munafiknya yang khas. Jika kalian tidak tahu siapa itu Chuck Norris silahkan bertanyalah pada Mbah Google. Kalian beruntung bisa hidup di zaman ini. Kalian bisa bertanya apapun padanya. Pasti ia jawab dengan disertai ilustrasi gambar dan video. Beda dengan jamanku, nanya kapan hujan saja. Aku harus menyiapkan sesajen yang super aneh.

“Bapak siapanya?” tanya si dokter

“Aku pacarnya pak?” kataku

Dokter itu memandangiku dari ujung kaki sampai ujung rambut. Lalu, ia berkata “bapak pakai pelet apa?”

Sumpah ngeselin banget. Hari ini sudah dua orang yang bertanya seperti itu. Kenapa nggak ada yang percaya dengan cinta murni yang tidak memandang kondisi fisik. Apakah manusia yang ada di dunia ini sudah pada sakit semua yah?

“Kekasihku kenapa dok?” tanyaku

“Hmm” lanjut si dokter seraya memegang mulutnya “dia harus segera di operasi secepatnya pak”

“Emang apa penyakitnya dok?”

“Dengerin yah.. Penyakit ini dalam istilah kedokteran disebut pitchecantropus kageticus bikinmus dompetifilia bokekligus”

“Penyakit apaan tuh dok?”

“Pokoknya kalau mau nyawanya selamat. Dia harus segera di operasi”

“Kira-kira. Berapa biayanya yah?”

“Untuk tahap awal sekitar 10 juta pak. Lalu sekitar 50 juta untuk perawatan selanjutnya”

Banyak bener. Darimana aku mendapatkan uang sebanyak itu. Lagipula aku tidak bisa menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan.

“Apakah nggak ada keringanan untuk orang yang kurang mampu”

“Ada pak, kebetulan rumah sakit ini. Ada program BePeJeEs dari pemerintah. Mudah-mudahan bisa membantu orang-orang seperti anda”

“Benarkah?” kataku kegirangan

“Kalau mau bapak bisa mengurusnya ke ibu dibyo di sana” lanjut si dokter sambil menunjuk ke salah satu ruangan.

“Makasih banyak dok”

“Oh Ya” Tukas si dokter “Jangan lebih dari 24 jam pak yah mengurus administrasinya. Supaya kekasih anda bisa kami operasi. Kalau tidak segera ditangani, nyawanya bisa-bisa tidak tertolong”

Aku langsung menuju ruangan yang ditunjuk dokter tersebut. Ketika aku memasuki ruangan itu. Suara seorang perempuan langsung menyambutku

“Mau mengurus BePeJeEs yah?” sambutnya

“Iyah bu” kataku

“Silahkan duduk dulu” ujar ibu 50 tahunan itu ramah “bisa lihat formulirnya pak?”

“Nih” lanjutku sambil menyodorkan formulir yang diberikan oleh dokter yang mirip Chuck Norris itu.

“Ini mah penyakit serius pak. Harus segera ditangani”

“Iyah bu. Pak dokter tadi juga bilang begitu”

“Kalau mau mengurus BePeJeEs bapak harus mengisi formulir-formulirnya terlebih dahulu”

Aku hanya mengganggukan kepala. Kemudian, ibu itu memberiku 10 berkas yang harus kuisi.

“Setelah saya ikut program BePeJeEs, kira-kira berapa lagi biaya yang harus saya bayarkan”

Ibu itu terdiam sejenak, sambil menulis di sebuah kertas. Kemudian, ia berkata “Jadi total biaya yang harus bapak bayar setelah ikut program ini. untuk tahap awal yaitu sekitar Rp 9.995.000

“Cuma dikurangi 5 ribu bu?”

“Yups. Anda benar”

Dasar sial!!.

Mau tidak mau aku harus meminta pertolongan keluargaku. Maka kutelpon papiku

“Assamualaikum” kataku di telpon

“Wa alaikum salam” jawab papiku yang entah ada dimana

“Papi ada duit 10 juta nggak, aku pinjem dulu?”

“Buat apa uang sebanyak itu?”

“Ini menyangkut masa depanku, nanti aku jelaskan”

“Papi nggak ada duit sebanyak itu?”

“Tolong dong Pih usahain. Pinjemin dulu ke tetangga. Aku sudah frustasi nih”

“Bentar yah, papi nanya dulu ke Pak haji Jaka. Mudah-mudahan dia bisa bantu”

“Iyah. Ditunggu kabar baiknya”

Kemudian, setelah beberapa saat Papiku menelpon balik ke ponselku

“Gimana? Ada nggak uang 10 jutanya” tanyaku

“Alhamdulilah pak haji Jaka mau meminjamkan uang 10 juta. Tapi dengan satu syarat”

“Apaan syaratnya”

“Kamu harus mau dinikahkah sama kebo bule punyanya pak haji Jaka”

“Yang bener dong Pih. Masa aku harus nikah sama kebo”

“Pak haji Jaka mintanya kayak gitu. Mau apa nggaknya itu urusan kamu”

“Ya udah Pih aku nggak punya pilihan lagi. Bilang sama pak haji aku bersedia menikahi kebonya yang penting uang 10 jutanya tolong transferin ke rekeningku saat ini juga”

“Ok bos”

***

Aku senang. Akhirnya belahan jiwaku bisa kembali sadar. Dia sedang berbaring di kasur berwarna putih jernih. Dia sangat cantik sekali. Aku merasa tidak sia-sia berkorban untuk dirinya. Kemudian aku mendekatinya dan duduk di sampingnya.

“Terima kasih sudah merawatku?” ujar kekasihku dengan suara yang lemah dan pelan

“Tidak usah dipikirin. Yang penting kamu bisa sembuh” ujarku dengan bangga

“Sebenarnya tujuanku mengajakmu ketemuan. Aku ingin meminta satu hal kepadamu?”

“Apa itu?” tanyaku penasaran

“Tolong jangan hubungi aku lagi. Dan lupakanlah aku?”

Aku sangat terkejut dengan perkataanya itu. Lalu, aku pun berkata “kenapa kamu bicara seperti itu?”

“Aku memang kurang waras. Namun aku masih bisa membedakan mana Kingkong dan mana manusia. Aku tidak mau punya hubungan spesial dengan bapaknya kingkong. Maaf “

Dasar cewek somplak!! Jadi kamu pikir mukaku ini mirip Kingkong. Ah sudahlah. Aku hanya tersenyum membalas perkataannya. Senyum terpalsu yang pernah aku buat. Kemudian aku meninggalkannya tanpa sepatah kata pun.

Aku membuat sebuah surat terakhir untuk diberikan kepadanya. Yang isinya merupakan curahan hatiku yang sudah hancur berkeping-keping. Aku titipkan surat itu kepada seorang perawat. Kira-kira isi suratnya begini.

Dear

Yayang Siti Peres

Yang sedang berbaring di tempat tidur

Dengan datangnya surat ini. saya mau memberitahukan bahwa yayang Siti Peres masih berhutang biaya rumah sakit dan biaya-biaya lainnya kepada Abang. Dan dimohon dalam waktu kurang dari 3x24 jam untuk segera melunasinya. Adapun rincian biayanya adalah sebagai berikut

  • Biaya angkot               : Rp 150.000
  • Biaya pulsa                 : Rp 350.000
  • Biaya administrasi      : Rp   50.000
  • Biaya rumah sakit       : Rp 10.000.000
  • Biaya sakit hati            : Rp 999.999.999.999.999.999

Dimohon pengertiannya. Kalau sampai batas waktu tidak ada itikad baik dari yayang Siti Peres, maka dengan sangat terpaksa. Abang akan menyantet yayang Siti.

Terima kasih

Salam sayang

Panji Tengkorak.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer hadiantoko
hadiantoko at KENCAN (6 years 36 weeks ago)
70

hmmmmmmm

Writer Zarra14
Zarra14 at KENCAN (6 years 36 weeks ago)
90

Halo arifin :)
Menurut saya ini lumayan lucu, tapi bagian awalnya ngerendahin jomblo banget, cukup menyinggung :'))
Di beberapa kalimat masih kurang tanda titik di akhir kalimat, jangan lupa perhatikan penggunaan huruf kapitalnya juga.
Btw sneaker itu plesetan dari snicker? XD

Writer A.Arifin
A.Arifin at KENCAN (6 years 36 weeks ago)

Thanks udah mampir.. Btw klo boleh sy tahu bagian mana yg menurut mbak zahra paling lucu?. Buat sy jadikan reverensi hehe

Writer benmi
benmi at KENCAN (6 years 36 weeks ago)
70

Penulisan di paragraf awal sangat merendahkan umat manusia.. terutama yg membaca. Pendapat subjektif saya yach... hahahha.. beberapa humor.. cenderung dipaksakan.. n kritikan awal mulanya agak sedikit berlebihan. Padahal di tengah2 menurutku lumayan lucu.. sayang sekali.. coba diedit lagi.. tktnya pas baca awal2.. byk yg sakit hati jd ga nerusin baca ampe akhir.. hahahhah... anw.. cintanya abang panji ga tulus ternyata.. masa pake ditagih balik..
Sekian koment saya... maaf jikalau ga berkenan..

Writer A.Arifin
A.Arifin at KENCAN (6 years 36 weeks ago)

Makasih banget komennya.. Btw emang beneran cerpen absurd sy ini lucu yak?.. Hehe. Klo boleh tau bagian mananya.. yak yg menurut sis paling lucu. Buat sy jadikan pelajaran dn referensi.. Sekali lagi thanks udah mampir dan menyempatkan membaca karya sy yg masih berantakan

Writer benmi
benmi at KENCAN (6 years 36 weeks ago)

Pas yg supir angkotnya ty.. trus dokter jg ty... pas disitu uda mulai penasaran.. mank sejelek apa.. kok cewenya mau kencan.. wkkwkwk.. eh pas uda sadar ternyata cewenya malah mau putus.. wkwkkwkw... disitu saya merasa lucu sekaligus kasian.. uda cape2 gr.. eh ternyata... hahahahha...itu part apa ya? Saya jg kurang ngerti..

Writer A.Arifin
A.Arifin at KENCAN (6 years 36 weeks ago)

Part apa yah.. Sy yg nulis aja bingung.. Hehe.. Thanks ya pendapatnya. Sekarang otak sy mendapat pencerahan untuk membuat cerita bergenre komedi

Writer kemalbarca
kemalbarca at KENCAN (6 years 37 weeks ago)
60

oke, ini pertama kalinya aku baca ceritamu, jadi aku gak tau apa emang gaya nulismu selalu gini atau gmana
menurut pendapatku, banyak banget perumpamaan komedi yang terlalu berlebihan dan kebanyakan, terutama di narasi awal2
aku juga sering nulis cerita komedi, dan biasanya yang kulakukan sih cuma menyelipkan humor, bukannya membuat satu paragraf berisi perumpamaan komedi karena itu kayak kebanyakan, itulah yang kurasain banget saat membaca cerita ini
lalu aku kurang suka humor yang mengejek pembaca, aku tau cuma buat komedi, tapi yaah yang itu soal selera pribadi aja sih
soal teknis, beberapa kalimat langsung di akhiri tanda tanya padahal bukan kalimat tanya, sisanya malah gak diakhiri tanda baca sama skali tuh
terus ada beberapa kalimat yang kayaknya lebih bagus dikasih koma, tapi kamu memisahkannya jadi dua kalimat, seperti ini :
'yang tadinya gersang kayak padang pasir sahara. Sekarang berubah menjadi surga tropis yang penuh dengan wanita-wanita amazon yang bahenol.'
ceritanya sendiri lumayan lucu kok, tapi plot-nya terkesan dipaksain
nikah sama kebo itu terlalu mengada-ada, jadi gak enak aja (ini bagiku lho)
sori ya kalo kata-kataku ada yang menyinggung, kip nulis :D

Writer A.Arifin
A.Arifin at KENCAN (6 years 36 weeks ago)

Iya nih.. Mas. Ceritanya absurd yah.. Hehe.. Sebenarnya cerita dengan gy seperti ini bukan gaya sy.. Sy cuman suka aja cerita komedi.. Mungkin sy lagi kebawa suasana kali yah saat sedang baca2 situs humor. Singkat cerita jadilah cerita ini.. Terus terang saja. Sy tidak terlalu suka certa sy ini. Tpi daripada kesimpen di hdd. Mending sy posting disini. Sapa tahu bisa bermanfaat.. Btw thanks udah mampir.. Yg mas katakan itu sy setuju cerita ini masih.. Mentah menurut pribadi sy

Writer samuel11
samuel11 at KENCAN (6 years 37 weeks ago)

cerita sekaligus informasi ya ini

Harga Treadmill | Jasa Jahit Baju