Sepeda Tua Ayah

Sepeda Tua Ayah

 

ADI pulang diantar ayahnya naik sepeda. Ia berada di depan, tepat di kerangka besi sepeda, sambil duduk menyamping. Jalan di kampung Adi belum sepenuhnya diaspal. Terkadang pantat Adi terangkat naik, karena sepeda mereka melewati jalan yang penuh dengan bebatuan dan beberapa lubang. Sore itu dicerahkan oleh cahaya remang-remang dari mentari, sama seperti lampu bohlam di rumah Adi—cahayanya kuning bikin pusing—namun Adi lebih menikmati sinar matahari yang menyentuh pipi mungilnya, walau hangatnya sudah tidak terasa lagi.

          Rambut Adi dan Ayah dibelai angin yang berlawan arah laju sepeda tua mereka. Kata ayahnya, Adi harus sekolah baik-baik biar nanti bisa beli motor sendiri. Padahal waktu itu Adi masih berumur lima tahun. Adi mengiyakan dengan semangat. Ayahnya tersenyum lalu mengelus-elus rambutnya. Sore pun berlalu, ketika bapak dan anak itu masuk ke dalam rumah mereka yang dilapisi kayu.

          Adi selalu menantikan jemputan ayahnya. Ia menunggu Ayah selepas sekolah, atau ketika hari sudah mulai gelap dan ia masih bermain di rumah temannya. Bunyi bel sepeda tua Ayah seperti musik di telinga Adi, tapi itu dua puluh tahun yang lalu.

          Sekarang Adi tinggal sendirian di rumah. Tidak ada Ibu, sebab Ibu pulang duluan ke Rahmatullah sebelum Ayah menyusul seminggu yang lalu. Adi yang dulunya anak tunggal, sekarang resmi menjadi yatim piatu. Tidak ada motor baru yang diparkir di halaman. Hanya sepeda tua milik Ayah terkulai lemas di bawah pohon kapuk—sudah tidak bisa dipakai lagi.

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer eko lisysantaka
eko lisysantaka at Sepeda Tua Ayah (5 years 39 weeks ago)
90

Nice Story, menurut pendapat pribadi saya yang masih kurang ilmunya, alurnya kurang panjang, tiba-tiba sudah klimaks, padahal saya baru menikmati. hehe. salam.

Writer ibnualhusein
ibnualhusein at Sepeda Tua Ayah (5 years 40 weeks ago)
90

Aduuh ya Tuhan. Ini sedih agak ngena juga :D keren kak!

Writer chia
chia at Sepeda Tua Ayah (5 years 46 weeks ago)
80

:)

Writer wmhadjri1991
wmhadjri1991 at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)
90

Saya suka ini, Nine. Saya dapet kesannya kalo kamu lagi pengen motret sebuah adegan lama kemudian kamu kontraskan dengan keadaan masa sekarang. Tapi emosi yg kamu coba timbulkan pas banget proporsinya, enggak kurang tp juga gak berlebihan. Mungkin emang dari segi plot datar-datar aja, karakterisasi juga sekedarnya, tapi yg kamu tonjolin (asumsiku sendiri sih) emang lebih ke unsur nostalgianya, jadi menurutku fine-fine aja. Alangkah lebih baik kalo eksplorasinya lebih bisa diperdalam, kayak saran temen2 yg lain yg nganggep kalo alurnya kecepetan. Buat saya sih begini aja no problem, saya tetep bisa nikmatin (banget). Oh iya, adegan awalnya ngingetin saya sama Laskar Pelangi, btw (bukan protes, cuman komen aja). Keep writing yak :)

Writer FaraniD
FaraniD at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)
90

Halo Bang, ini cerita udah dipost lama sekali ya? Wah, saya telat berarti jadinya.
-
Walaupun cuma narasi, cerita ini sangat enak dibaca, tapi masih ada beberapa yang kurang, seperti flashback adi-ayah yang alurnya terlalu cepat, dan ibu. Mungkin kehadiran ibu bisa dipancing oleh paragraf-paragraf sebelumnya? Jadi tidak seperti hantu yang muncul tiba-tiba ./eh? Mungkin jika beberapa hal dijelaskan lebih, cerpen ini mungkin bisa menjadi lebih baik.
-
Segitu dulu, semoga berkenan, salam :))

Writer Deka
Deka at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)
100

saya suka ceritanya kak

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)

Halo Deka :)

Saya juga suka ceritanya ^^

Makasih sudah mampir yah...

Writer niNEFOur
niNEFOur at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)
90

saya gak tau mau nulis komentar apa, bukan karna malas, tapi ini cerita keren, undah itu aja..
terlepas dari kesalah2 kecilnya
ahahah :D

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)

Halo bang niNEFOur, makasih banyak sudah mampir yah? Hehehe

Makasih juga syudah bilang ceritanya keren, hihihi ^^

Writer niNEFOur
niNEFOur at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)

yup..
sama sama.. :D

Writer vinegar
vinegar at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)
70

Ketinggalan

Writer vinegar
vinegar at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)

Halo, mau komen dikit soal ini: ...bapak dan anak itu masuk ke dalam rumah mereka yang dilapisi kayu.

Kesan pembacaan saya itu lantainya dilapisi kayu, alias plywood..dan itu bisa dibilang rumah yg gak sederhana. Mungkin maksudnya begitu, ato maksudnya rumah papan? lantai papan? Maksudnya saya, beda diksi beda arti walopun cuma satu biji. Soal ceritanya saya gak ada koreksi, karena ini memang penulis sepertinya sengaja pengen berironi semata.

Maaf kalo komennya gak ngenakin. Keep writing ;)

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)

Komen itu selalu penting kok buat saya, asal jangan promosi jualan di sini, mbak Vin. :)
.
Untuk rumah yang dilapisi kayu, mungkin pengaruh persepsi aja kali yak, mba vin? saya pribadi, di daerah saya, rumah yang dilapisi kayu itu terbilang murah, karena kayunya sekedar diolah di tukang kayu aja. Ngak dimodif supaya jadi plywood yang elegan (?). Intinya rumah kayu sederhana. Makasih udah mampir dan memberi komentar yak? mba vin yg cantips. :)

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)

hm, iya, ya. soalnya kayu sekarang udah langka jadi makin mahal, ya, bude? apalagi yang bersertifikasi. mungkin bisa diperjelas itu kayu jati atau kayu sengon, atau tripleks?
jadi belajar untuk membaca lebih cermat....

Writer vinegar
vinegar at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)

Mama day pernah mandorin tempat pemotongan kayu? Tahu banget ada kayu bersertifikasi mhaha.. Kayu sengon yg buat buku bukan?

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)

mwahaha... malah saya kira Bude Vin mantan aspernya....
kayu sengon saya tahunya sih ... fast growong species. kita investasi jabon aja yuk, Bude, wehe....
*lah malah ngobrolin perkayuan di lapak orang

Writer vinegar
vinegar at Sepeda Tua Ayah (5 years 50 weeks ago)

Haha..iya, kenapa mesti bahas kayunya coba? Kenapa gak bahas sepedanya yang terkulai lemah tiada daya itu #halah *dislepet sarung yg punya lapak

Writer sachunzakabane
sachunzakabane at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 days ago)

hallo semua :) gua baru disini , salam kenal yah :) mohon bimbingannya :)

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 days ago)

Salam kenal,
Mari kita saling membimbing :)

Writer sachunzakabane
sachunzakabane at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 days ago)

thanks senpai :D
mampir ya kalo ada waktu ke postingan aku :) mau posting lagi tapi point belum cukup >.<

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Sepeda Tua Ayah (6 years 5 days ago)
50

ini Ayah dan Adi dari Ppsdnt bukan? hehe.
dua paragraf pertama suasananya dapet. asoi. tapi sejak akhir paragraf ketiga that escalated fast. barangkali di situlah kurangnya. selama dua puluh tahun itu, Adi ngapain aja? kenapa dia enggak berusaha mewujudkan bayangan ayahnya itu bahwa dia akan bisa membeli motor setelah sekolah baik-baik? apa mungkin Adi memiliki kekurangan tertentu, entahkah secara mental atau fisik, sehingga dia enggak bisa ngapa2in lagi selain menjadi yatim piatu tak berdaya dua puluh tahun kemudian, yang bahkan untuk memperbaiki sepeda tua ayahnya aja enggak mampu? atau mungkin dia menjadi seorang idealis/antimaterialis yang memandang motor sbg barang mewah, simbol status, kebutuhan tersier yang enggak urgent betul untuk dimiliki? adakah hubungan sebab-akibat itu di sini? bukankah plot (salah satu elemen yang lazim ada pd cerita) itu berarti adanya hubungan sebab-akibat yang kuat? banyak skenario yang mungkin untuk mengisi loncatan besar selama dua puluh tahun itu. cerita ini masih sangat mungkin untuk dipanjangkan lagi, dan hasilnya saya kira akan lebih bagus, lebih menyayat atau lebih gereget. pesan moralnya ada dan jelas. itu kalau penulisnya mau ;)
atau jangan2 kekurangan itu sengaja diadakan biar pembaca yang mengisinya sendiri?
genre "short story" yang dimaksud hidden pen itu mungkin maksudnya "short short story" kali yah, atau "flash fiction" (kalo di dunia barat kriterianya 1000 kata ke bawah).
kalimat ini bikin saya bingung:
// ... Ibu pulang duluan ke Rahmatullah sebelum Ayah menyusul seminggu yang lalu.//
mungkin karena ada "duluan" dan "sebelum" dl satu kalimat, kesannya berlebihan gitu. misalkan "sebelum" diganti dg "dan" ( ... Ibu pulang duluan ke Rahmatullah dan Ayah menyusulnya seminggu yang lalu), saya rasa itu lebih efektif.

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 5 days ago)

Gmna kabarmu mba dyh? udah lama ngak mampir ke lapakku nih, heheheh.
.
Mendekati paragraf akhir emang temponya jadi cepat sekali. Saya waktu mau panjangin cerita ini--mengisi kekosongan selama dua puluh tahun itu--malah kehabisan kata. Saya stuck. Ngak tahu mau nulis apa.
.
Memang waktu nulis ini, agak-agak kebawa sama suanana yang sedang saya alami, mba. Kuliah belum kelar-kelar. Banyak membuang-buang waktu. Jadi, si Adi ini juga kayak gitu. Banyak membuang waktu. Makanya buat perbaiki sepeda Ayah aja dia ngak bisa, apalagi mau beli motor. Itu kesan cerita ini buat saya. Soal kekosongan yang ada di dua puluh tahun yang lalu, sama apa yang akan terjadi ke depannya, biarlah itu menjadi kebebasan berimajinasi buat yang baca. Yang dapat kesan Alhamdulillah, yang ngak dapat kesan semata karena saya yang ngak becus pas nulis. :)
.
Oh iya. Ayah dan Adi itu kan yang di iklan ppsdnt? Hehehe, saya baru nyadar... haddeeeuuww -_-
Makasih banyak udah mampir ke sini, mba dyh. Mohon maaf lahir batin. :)
.
Hehehehehe

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Sepeda Tua Ayah (6 years 2 days ago)

kenapa kesan "banyak membuang waktu" itu ga dirimu sempilin aja dalam cerita, buat menjelaskan sedikitnya kekosongan selama dua puluh tahun itu, daripada diberitahukan secara langsung ke pembaca di komentar? he....
mohon maaf juga, ya Nine, met idul fitri :D

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 2 days ago)

Saya ngak ksi tahu, spya cerpennya mungkin--niat saya--bisa dpat kesan yg berbeda-beda buat tiap pembaca mba... hehehe (walaupun sebenarnya pembaca lebih sering bingung dripada dpat kesan -_-)
.
Gitu, mba dyh... anu mba, kita lgi buat grup kemudian di Line (thiya, arsenal, wmhadjri, naomi, azura, zarra14, anggita, sama farah) siapa tau mba dyh mau gabung... kalo mau, minta id Line-mu mba, :)

Writer FaraniD
FaraniD at Sepeda Tua Ayah (5 years 49 weeks ago)

Nama saya Fara tanpa H ya Bang, sekedar mengingatkan hehe

Writer d.a.y.e.u.h.
d.a.y.e.u.h. at Sepeda Tua Ayah (5 years 51 weeks ago)

hahaha, ya udah, gimana penulisnya aja deh... hehehe....
semoga urusan di kampusnya bisa sgr diatasi dn baik2 aja seterusnya, ya :)
.
.
.
.
.
coba cari: haloday

Writer azura_caelestis
azura_caelestis at Sepeda Tua Ayah (6 years 1 week ago)
80

Halo, salam kenal.
Ceritanya sederhana tapi sangat menyentuh. Narasinya enak dibaca. Saya suka dengan penggunaan nama Adi dan Ayah yang direptisi. Tidak diganti dengan pemuda itu, sang ayah, dsb. Kesannya menjadi lebih spesial saat dibaca.

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 5 days ago)

Makasih sudah mampir, Mba. :)

Writer Naomi Amaris
Naomi Amaris at Sepeda Tua Ayah (6 years 1 week ago)
100

Aah, halo Kak Nine.
Kalimatnya ringan, manis, sederhana. Diawali dengan indah, dan seketika diakhiri dengan sedih. Bagus deh Kak. Sehabis baca, masih meninggalkan kesan. Tetap semangat nulis, salam! :D

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 5 days ago)

Makasih sudah mampir Naomi, Hehehehe :)

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Sepeda Tua Ayah (6 years 1 week ago)
100

Sederhana. Manis. Sedih. Cokelat (?). Konflik datar. Ngalir. Dan ending berasa pehape.
.
Saya merasa ada yang kurang, tapi entah apa? Apakah kurang panjang? Atau kurang ngena? Atau kurang kurang kurang... saya tidak tahu. Biarkan itu menjadi misteri tersendiri untuk pembaca :)

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 5 days ago)

Yang kurang itu pengertian kamu ke aku, Thiya. T^T
Makasih udah mampir yah? Hehehe

Writer hidden pen
hidden pen at Sepeda Tua Ayah (6 years 3 weeks ago)
2550

haallloo bradha. maaf lama komenz wkwkwkw

TUMBEN bang nine membuat cerita pendek bingitzz
tapi bang saran aja neh
tambahkan aja genre short story
yaahh kalo mau sih hehehe

oohh ceritanya cukup sedih walau singkat padat dan jelas waktu perjalanan hidup adi. sekarang dia jadi apa ya.
mati juga ?
sang ibu yang terkesan terlalu mendadak dan dibuat terburu-buru matinya sebelum sang ayah.
yaahh tapi seru koq ceritanya bang.
bisa nemu aja ide seperti ini.dapatnya dimaneee

okk bang ehm ehm

salam
tersembunyi

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 6 days ago)

Hola, Bung. :)
Hapemu gimana kabar? Cepat diambil, bang, biar join gerup kemudian di line.
Saranmu untuk tag "short story" hmmmm, ini kan cerpen, bang. Cerpen kan cerita pendek, masa saya kasih tag lgi -_-, hehehe :)
.
Ini idenya dapat dari kenangan di masa lampau,
Makasih udah mampir, bung hidden :) hehehe

Writer rian
rian at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
80

Bagus, Bang. Sederhana. Tapi sayang kependekan:(

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Mohon maap kependekan, ini waktu nulis sy ketik di catatan hp, soalnya idenya tiba2, trus pas di edit mau dipanjangin, eh malah kehabisan kata saya.. hehehe
Jadinya kyak gini doank :)
.
Makasih sdh mampir di sini bang ryan, (y)

Writer djava_wong
djava_wong at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
80

singkat dan ngena.
mantap ceritanya

salam kenal

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Salam kenal bang djava, mkasih sdh mampir :)

Writer unluckycat
unluckycat at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
30

wah klo mau ngepost cerita disini harus komen dulu ya
bagus sih tapi kurang gmana gitu...
mungkin karena kurang panjang kali ya

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Salam kenal Lucat, :)
Mohon maap kalau ceritanya kurang memuaskan,
.
Makasih sudah mampir yah? Hehehe

Writer unluckycat
unluckycat at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

sama-sama
sorry nih gw ngasih bintang/poinnya kecil
masih belum tau sistemnya...
maklum newbie

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Woles cat, woles :)

Writer Zarra14
Zarra14 at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
100

Ini isinya narasi aja, tapi kenapa saya jadi baper bacanya T^T
Karena awalnya dibawa indah, lalu ternyata ending-nya sedih...
Segitu dulu aja bang *cari tisu*

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Makasih udah mampir Zarr... :)

Writer latophia
latophia at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
80

Ide ceritanya sih nangkep, tapi feelnya kurang dapet deh.. aku pribadi ngerasa datar-datar aja di ending.. entah karena ceritanya kurang panjang atau aku yg heartless ya^^

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Halo latophia :)
.
Sepertinya karena ceritanya yg kurang panjang, dan sayanya yg heartless ^^"
.
Mohon maap kalo ceritanya tidak bagus, mudah2an kedepannya lebih baik lgi, mkasih sudah mampir latophia,
:)

Writer latophia
latophia at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Bukan ga bagus kok, saya suka idenya.. cuma giringannya kayaknya kurang panjang, jadi endingnya kurang menjebret hati saya ^^
Keep nulis ya Nine^^

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Iya emang bener, saya pas mo panjangin malah kehabisan kata-kata, hehehe :)
Kamu juga latophia, tetap semangat nulis ^^

Writer hidden pen
hidden pen at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)
60

titip panah di sini. ntar saya komen ya bang.
tetapi aku semakin kesem-seman / malu malu dengan tiap paragraf buatanmu.

ehh gak koq bukan apa-apa. titip aja panah ini. LEBARAN NANTI AKU AMBIL

Writer Nine
Nine at Sepeda Tua Ayah (6 years 4 weeks ago)

Hahahaha :)
,
Bung hidden, titip uang lebih bgus bang hehehe,
Sip sip, sy mo mampir ke lapakmu dulu