Nation Survivor - The Beginning - Chapter 1 part 2

Aku tentu saja kaget mendengar apa yang dikatakan oleh Theodor. <Nation Survivor Army>, disingkat <NSA>, merupuakan hasil mobilisasi dari para <Nation Survivor> yang tersisa. Hal ini karena, jumlah dari pasukan Gabungan yang tersisa dari setiap negara, ditambah dari <NGF>, Nation Guard Force, yang merupakan pasukan perdamaian Inter-kerajaan, jumlah tersebut hanya sekitar sejuta tentara.

 

"Hei." Theodor membangunkan lamnunanku.

"Ah, maaf." Aku menjawabnya.

"Tidak apa-apa. Jadi, apa kau mendengarkan tadi?" Theodor bertanya kembali.

"Ah, ya...." Aku menjawabnya lagi.

"Bagaimana menurutmu?" Dia menanyakan lagi padaku sambil meminum air dari botol.

"Dari mana kau mendapat informasi ini?" Aku memprotes pertanyaannya.

"Seperti biasa, Masuk ke ruangan CCC." Dia menjawabku sambil cengengesan.

"Dasar." Aku memukul lengan kananya, tapi tidak ada tenaga yang kukeluarkan.

CCC, merupakan singkatan <City Chief in Charge>. Biasanya merupakan seorang jenderal. Ia akan menerima laporan dari berbagai kota dan dari pusat, yaitu kota Konstantinopel. Karena aku sudah mengenal Theodor, bagiku bukan masalah besar ia menyelinap ke ruang CCC. Theodor, aku tidak tahu bagaimana caranya, merupakan seorang prajurit, tapi dia sepertinya lebih bagus sebagai mata-mata. Dia bisa masuk ke sebuah tempat tanpa diketahui , mendapatkan yang dia cari lalu keluar hidup-hidup.

 

"Kau tahu berapa jumlah yang tersisa?" Aku mencoba mencari tahu.

"Sekarang? katanya........  tinggal sekitar delapan jutaan tentara lagi yang tersisa."Dia membalasku.

"APA??!!!" Aku kaget bukan kepalang. Aku langsung berdiri dan menggoyang-goyangkan badan Theodor.

"HANYA DALAM EMPAT TAHUN DAN JUMLAH TENTARA KITA TINGGAL SETENGAHNYA??!!"

"Tenang, tenang Douglas. Menurutku mereka diculik." Theodor berusaha menenangkanku.

"Diculik? oleh pimpinan <Living Death>?" Aku mengkerutkan keningku.

"Kurasa bukan. Untuk subjek percobaan untuk membuat tipe baru tidak membutuhkan jumlah sebanyak itu." Dia menjawabku.

 

Aku menghela napas. Walaupun aku tidak sepenuhnya mempercayai kata-katanya, itu lebih baik daripada untuk mendapatkan berbagai tipe monster baru untuk dilawan.

 

"Tidurlah. Kau tahu besok kita harus ke Konstantinopel untuk rapat akbar." dia tersenyum kepadaku.

"Baiklah, jaga kota ini dengan baik,ya." Aku membalasnya bercanda.

"Siap, Komandan!" Dia langsung berdiri dengan sigap, berpura-pura memberi hormat padaku.

"Berhentilah berbuat seperti itu." Aku tersenyum padanya.

Aku lalu turun dari menara sambil melambaikan tanganku ke Theodor, menuju ruang tidurku di Barrack.

 

Bersambung..........

 

Tolong Kasih saran dan Comment buat tulisanya, yaaa. Masih Newbie..

Read previous post:  
Read next post:  
60

Tanda <...> ini saya asumsikam adalah tanda 「。。。」, sebagaimana jamak ditemukan dalam LN sebagai pengganti tanda petik?

Saya agak menanyakan setting. Kan katanya kerajaan, tapi mengapa "nation" (bangsa)? Jadi agak mendistorsi set, apakah modern atau ancient.

Temanya menjanjikan, tapi agak kurang detail dalam penggambaran setting.

Hehehe.... Mungkin karena baru chapter pertama jadi kurang detail. Lalu, ini Acient, kok. Kata "Nation" (bangsa) disini maksudnya adalah Banyaknya suku bangsa yang akan terlibat disini. Mereka berasal dari seluruh eropa plus daerah utara Afrika dan Barat daya Asia.

Nah, itu maksudnya. Kalau Ancient kok semua suku bangsa bisa bersatu. Padahal kan mereka terpisah secara geografis, dan peralatan komunikasi pastinya belum secanggih sekarang.

Kecuali kalau ini setting-nya bukan dunia nyata, di mana teknologi dan pedang/sihir eksis berdampangan (kayak FF series).

Ummm........ FF? Saya nggak tau apa itu FF, kak herjuno. Kalo soal komunikasi, nanti dikasih tau rahasianya beberapa chapter kedepan. Sementara kalo soal ancient, ini tipenya medieval Ancient, jadi penggunaan pedang masih normal. Terus kalo bisa bersatu, contohnya bisa kita lihat di perang Paderi. Kaum adat dan paderi yang awalnya saling berperang menjadi bersatu karena gempuran belanda. Hal yang sama juga terjadi di sini. Untuk sihir, bisa dibilang adalah 'teknologi rahasia' pada waktu itu. Terus kayaknya saya salah katehori deh..... Tapi karena terlanjut fanfic nulisnya, ya, sudahlah '_'